alexametrics
27.8 C
Denpasar
Wednesday, June 29, 2022

Selama 15 Hari Polres Tabanan Amankan Tujuh Orang Tersangka Narkoba

TABANAN, BALI EXPRESS- Selama dua minggu pertama Bulan Mei 2022, Sat Narkoba Polres Tabanan berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan tujuh orang tersangka, satu diantaranya oknum anggota TNI aktif Kodam IX/Udayana yang kini kasusnya ditangani Detasemen Polisi Militer (Denpom), dan satu orang lainnya merupakan residivis kasus serupa yang baru keluar masa tahanan tahun 2020.

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra didampingi Kasat Narkoba AKP I Gede Sudiarna Putra saat release pengungkapan kasus narkoba, Rabu (18/5) mengatakan, penangkapan terhadap I Nyoman S (44) oknum anggota TNI aktif dan rekannya I Wayan S (54) di Jalan Darmawangsa, Banjar Taman Sari, Desa Kelod Peken, dekat dengan kantor pusat Pemerintahan Tabanan ini, tidak sengaja.

“Saat itu jajaran Sat Narkoba tengah melakukan pengembangan pendalaman pada salah satu tersangka yakni Wishnu Widharsana Putra alias Wisnu (37) dengan menyisir temaot kejadian perkara (TKP). Kebetulan petugas melihat dua tersangka (I Nyoman S dan I Wayan S) berhenti di pinggir jalan sembari mencari sesuatu dengan penerangan handphone. Ketika didekati oleh petugas, mereka kabur dan sempat membuang sesuatu yang setelah dicek ternyata paket sabu seberat 0,28 gram bruto atau 0,20 gram netto,” terang Kapolres Renefli.

Setelah diamankan di Mapolres, yang bersangkutan kita serahkan kepada pihak Kodam IX/Udayana untuk proses hukum secara militer melalui Denpom IX/Udayana, sedangkan rekannya I Wayan S diproses lebih lanjut di Polres Tabanan.

Untuk dua tersangka penyalahgunaan narkotika lainnya yang diamankan, selain sebagai pengguna juga merupakan pengedar. Bahkan, saat diamankan mereka mengaku usai menyebar (tempel) paket sabu di sejumlah TKP.

Seperti tersangka I Made Agus Darma Adi Putra alias Cik (33), residivis asal Penebel yang tinggal di Desa Banjar Anyar Kediri ini, diamankan di depan Mesjid Agung Tabanan, Desa Dauh Peken Tabanan pekan lalu.

Selain menemukan satu paket sabu, tersangka mengaku menaruh sabu di empat lokasi, seperti pinggir Jalan Melati, Banjar Gerogak Tengah, Delod Peken, pinggir Jalan Teratai Desa Dauh Peken, termasuk ditemukan lagi barang bukti di rumah kontrakan tersangka yang difungsikan sebagai laundry di banjar Penyalin, Desa Samsam, Kerambitan dan rumah kos yang ditinggali tersangka di Desa Banjar Anyar Kediri.

“Dari Cik ini barang bukti yang ditemukan 40 paket sabu dengan berat keseluruhan 13,16 gram netto,”paparnya.

Selanjutnya tersangka Wishnu Widharsana Putra alias Wisnu (37) asal Desa Delod Peken, Tabanan  diamankan (12/5) di pinggir jalan Wagimin, Desa Kediri. Dari pengakuan, tersangka sebelumnya sudah menyebar barang (sabu) di beberapa titik, total ada 8 TKP.

“Jadi paket sabu ditaruh oleh tersangka di sejumlah TKP sesuai dengan kesepakatan transaksi dan menandai dengan patok dari kayu yang ujungnya diruncingi terlilit plaster warna bening, dan semua barang bukti sudah diamankan total ada 25 paket dengan berat seluruhnya 14,91 gram neto,” terangnya.

Dua tersangka lainnya I Putu Mawan Adi Putra alias Pak Mesia (31) dan I Made Adi Putra alias Gatra (29), sama sama berasal dari Desa Payangan, Marga Tabanan. Untuk kedua tersangka ini diamankan (6/5) di pinggir jalan banjar Tunjuk Selatan, Desa Tunjuk, Tabanan. “Dengan barang bukti lima paket sabu dengan total berat 1 gram netto disimpan dalam pembungkus rokok,” pungkasnya.

 






Reporter: IGA Kusuma Yoni

TABANAN, BALI EXPRESS- Selama dua minggu pertama Bulan Mei 2022, Sat Narkoba Polres Tabanan berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan tujuh orang tersangka, satu diantaranya oknum anggota TNI aktif Kodam IX/Udayana yang kini kasusnya ditangani Detasemen Polisi Militer (Denpom), dan satu orang lainnya merupakan residivis kasus serupa yang baru keluar masa tahanan tahun 2020.

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra didampingi Kasat Narkoba AKP I Gede Sudiarna Putra saat release pengungkapan kasus narkoba, Rabu (18/5) mengatakan, penangkapan terhadap I Nyoman S (44) oknum anggota TNI aktif dan rekannya I Wayan S (54) di Jalan Darmawangsa, Banjar Taman Sari, Desa Kelod Peken, dekat dengan kantor pusat Pemerintahan Tabanan ini, tidak sengaja.

“Saat itu jajaran Sat Narkoba tengah melakukan pengembangan pendalaman pada salah satu tersangka yakni Wishnu Widharsana Putra alias Wisnu (37) dengan menyisir temaot kejadian perkara (TKP). Kebetulan petugas melihat dua tersangka (I Nyoman S dan I Wayan S) berhenti di pinggir jalan sembari mencari sesuatu dengan penerangan handphone. Ketika didekati oleh petugas, mereka kabur dan sempat membuang sesuatu yang setelah dicek ternyata paket sabu seberat 0,28 gram bruto atau 0,20 gram netto,” terang Kapolres Renefli.

Setelah diamankan di Mapolres, yang bersangkutan kita serahkan kepada pihak Kodam IX/Udayana untuk proses hukum secara militer melalui Denpom IX/Udayana, sedangkan rekannya I Wayan S diproses lebih lanjut di Polres Tabanan.

Untuk dua tersangka penyalahgunaan narkotika lainnya yang diamankan, selain sebagai pengguna juga merupakan pengedar. Bahkan, saat diamankan mereka mengaku usai menyebar (tempel) paket sabu di sejumlah TKP.

Seperti tersangka I Made Agus Darma Adi Putra alias Cik (33), residivis asal Penebel yang tinggal di Desa Banjar Anyar Kediri ini, diamankan di depan Mesjid Agung Tabanan, Desa Dauh Peken Tabanan pekan lalu.

Selain menemukan satu paket sabu, tersangka mengaku menaruh sabu di empat lokasi, seperti pinggir Jalan Melati, Banjar Gerogak Tengah, Delod Peken, pinggir Jalan Teratai Desa Dauh Peken, termasuk ditemukan lagi barang bukti di rumah kontrakan tersangka yang difungsikan sebagai laundry di banjar Penyalin, Desa Samsam, Kerambitan dan rumah kos yang ditinggali tersangka di Desa Banjar Anyar Kediri.

“Dari Cik ini barang bukti yang ditemukan 40 paket sabu dengan berat keseluruhan 13,16 gram netto,”paparnya.

Selanjutnya tersangka Wishnu Widharsana Putra alias Wisnu (37) asal Desa Delod Peken, Tabanan  diamankan (12/5) di pinggir jalan Wagimin, Desa Kediri. Dari pengakuan, tersangka sebelumnya sudah menyebar barang (sabu) di beberapa titik, total ada 8 TKP.

“Jadi paket sabu ditaruh oleh tersangka di sejumlah TKP sesuai dengan kesepakatan transaksi dan menandai dengan patok dari kayu yang ujungnya diruncingi terlilit plaster warna bening, dan semua barang bukti sudah diamankan total ada 25 paket dengan berat seluruhnya 14,91 gram neto,” terangnya.

Dua tersangka lainnya I Putu Mawan Adi Putra alias Pak Mesia (31) dan I Made Adi Putra alias Gatra (29), sama sama berasal dari Desa Payangan, Marga Tabanan. Untuk kedua tersangka ini diamankan (6/5) di pinggir jalan banjar Tunjuk Selatan, Desa Tunjuk, Tabanan. “Dengan barang bukti lima paket sabu dengan total berat 1 gram netto disimpan dalam pembungkus rokok,” pungkasnya.

 






Reporter: IGA Kusuma Yoni

Most Read

Artikel Terbaru

/