alexametrics
25.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Warga Antusias Ikut Vaksinasi yang Digelar DPD LDII Denpasar

DENPASAR, BALI EXPRESS- Vaksinasi Covid-19 massal yang digelar DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Denpasar, Minggu ( 18/7) pagi di halaman Gedung Serbaguna LDII Bali disambut antusias warga. Kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama LDII Denpasar dengan Polresta Denpasar, diikuti warga LDII dan warga umum di sekitar lokasi pelaksanaan vaksinasi.

Vaksinasi berjalan tertib dan tidak sampai menimbulkan kerumunan. Ini karena dari jauh hari panitia sudah membagikan formulir pendaftaran. Peserta yang sudah terdaftar kemudian antre dengan mengikuti protokol kesehatan (prokes). Ketua LDII Denpasar H. Kafilari mengungkapkan, peserta vaksinasi mencapai 500 orang. “Vaksinasi ini dalam rangka mendukung program pemerintah. Bahkan, sejak awal musibah ini berlangsung kami terus melalukan kampanye penerapan prokes,” ujar Kafilari.

Pengurus LDII mengapresiasi Polresta Denpasar atas bantuan dan kerjasamanya, sehingga bisa menggelar vaksinasi massal. Kesuksesan acara juga tak lepas dari peran Dinas Kesehatan Kota Denpasar, pemerintah desa hingga tingkat banjar.

Menurut Kafilari, vaksinasi ini juga upaya mendukung pemerintah menyukseskan program vaksin nasional. Ia mengingatkan warga agar tidak takut divaksin. Seluruh dunia melakukan hal yang sama untuk mencapai herd immunity atau kekebalan komunitas. “Harapan kami, krisis kesehatan ini bisa segera berakhir. Yang belum vaksin, ayo ikuti vaksinasi agar sehat dan meminimalkan risiko Covid-19,” ajaknya.

Kegiatan vaksinasi ini disaksikan aparat dari Polresta Denpasar, lingkungan Padangsambian, dan Ketua MUI Kota Denpasar, KH. Saefudin. “Saya terus terang sangat senang dan bahagia, karena LDII bisa ikut dalam pelaksanaan vaksinasi ini. Kami juga mendapatkan dukungan penuh dari LDII,” tutur Saefudin.

Menurutnya, LDII adalah ormas Islam yang dapat memberikan contoh kepada masyarakat mengenai vaksin ini. “Harapan saya, seluruh masyarakat bisa ikut dalam pelaksanaan vaksinasi dan dapat meraih herd immunity secara cepat,” tukasnya.

Sementara itu, peserta yang datang cukup menunjukkan KTP untuk mendaftar ulang. Sebelum divaksin, dilakukan skrining atau pengecekan kesehatan awal oleh tenaga kesehatan. Setelah itu baru divaksin. Selain berjalan tertib dan lancar, semua peserta juga tidak merasakan gejala berat usai divaksin.


DENPASAR, BALI EXPRESS- Vaksinasi Covid-19 massal yang digelar DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Denpasar, Minggu ( 18/7) pagi di halaman Gedung Serbaguna LDII Bali disambut antusias warga. Kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama LDII Denpasar dengan Polresta Denpasar, diikuti warga LDII dan warga umum di sekitar lokasi pelaksanaan vaksinasi.

Vaksinasi berjalan tertib dan tidak sampai menimbulkan kerumunan. Ini karena dari jauh hari panitia sudah membagikan formulir pendaftaran. Peserta yang sudah terdaftar kemudian antre dengan mengikuti protokol kesehatan (prokes). Ketua LDII Denpasar H. Kafilari mengungkapkan, peserta vaksinasi mencapai 500 orang. “Vaksinasi ini dalam rangka mendukung program pemerintah. Bahkan, sejak awal musibah ini berlangsung kami terus melalukan kampanye penerapan prokes,” ujar Kafilari.

Pengurus LDII mengapresiasi Polresta Denpasar atas bantuan dan kerjasamanya, sehingga bisa menggelar vaksinasi massal. Kesuksesan acara juga tak lepas dari peran Dinas Kesehatan Kota Denpasar, pemerintah desa hingga tingkat banjar.

Menurut Kafilari, vaksinasi ini juga upaya mendukung pemerintah menyukseskan program vaksin nasional. Ia mengingatkan warga agar tidak takut divaksin. Seluruh dunia melakukan hal yang sama untuk mencapai herd immunity atau kekebalan komunitas. “Harapan kami, krisis kesehatan ini bisa segera berakhir. Yang belum vaksin, ayo ikuti vaksinasi agar sehat dan meminimalkan risiko Covid-19,” ajaknya.

Kegiatan vaksinasi ini disaksikan aparat dari Polresta Denpasar, lingkungan Padangsambian, dan Ketua MUI Kota Denpasar, KH. Saefudin. “Saya terus terang sangat senang dan bahagia, karena LDII bisa ikut dalam pelaksanaan vaksinasi ini. Kami juga mendapatkan dukungan penuh dari LDII,” tutur Saefudin.

Menurutnya, LDII adalah ormas Islam yang dapat memberikan contoh kepada masyarakat mengenai vaksin ini. “Harapan saya, seluruh masyarakat bisa ikut dalam pelaksanaan vaksinasi dan dapat meraih herd immunity secara cepat,” tukasnya.

Sementara itu, peserta yang datang cukup menunjukkan KTP untuk mendaftar ulang. Sebelum divaksin, dilakukan skrining atau pengecekan kesehatan awal oleh tenaga kesehatan. Setelah itu baru divaksin. Selain berjalan tertib dan lancar, semua peserta juga tidak merasakan gejala berat usai divaksin.


Most Read

Artikel Terbaru

/