alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Dedikasi Ungkap Kasus, 22 Personil Satnarkoba Diberi Reward

DENPASAR, BALI EXPRESS – 22 personil Sat Narkoba Polresta Denpasar diganjar reward (penghargaan) dai Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan. Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolresta Denpasar pada Rabu (18/8) pagi.

Kombespol Jansen menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan lantaran personil tersebut mampu mengungkap beberapa kasus Narkoba. Reward dinilai layak diberikan dengan tujuan memberikan motivasi untuk lebih meningkatkan dedikasi dan loyalitas terhadap institusi polri khususnya Polresta Denpasar.

“Pemberian reward atau bahkan punishment (hukuman) jika ada yang melanggar atau salah, diharapkan lebih menyehatkan organisasi dan kedepan kita berlomba lomba memberikan yang terbaik kepada Polresta Denpasar khususnya Polda Bali dan Polri secara umum,” serunya lantang. 

Dalam kesempatan itu, kepada seluruh peserta yang hadir baik para pejabat utama maupun personil dari satuan lain, Jansen turut menyampaikan instruksi Kapolda Bali Irjenpol Putu Jayan Danu Putra. Pertama yang ditegaskan, bahwa tidak boleh lagi ada premanisme tumbuh di wilayah Polda Bali. Tidak ada ruang bagi oknum melakukan kegiatan premanisme yang dibungkus dengan Ormas.

“Saya minta benar-benar dicek dan deteksi yang baik dilapangan, jangan buat kucing berubah menjadi macan sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas yang akan menyulitkan kita bertindak,” tegasnya. Para personil diminta untuk terus melakukan pemantauan, namun dengan mengedepankan prinsip ‘Menyame braya (persaudaraan)’.

Instruksi selanjutnya adalah mengenai kegiatan sabung ayam yang belakangan marak berlangsung di masa PPKM. Pihaknya mewanti agar kegiatan tersebut atau yang serupa bisa dicegah pelaksanaanya. “Saat ini karena bisa melukai hati masyarakat kita sendiri, pimpinan mengingatkan kepada kami jangan sampai ada kegiatan kerumunan termasuk kegiatan adat, agama ataupun kegiatan lainya, apabila kegiatan seperti tersebut diatas tidak bisa ditunda agar menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” tutupnya. (ges)


DENPASAR, BALI EXPRESS – 22 personil Sat Narkoba Polresta Denpasar diganjar reward (penghargaan) dai Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan. Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolresta Denpasar pada Rabu (18/8) pagi.

Kombespol Jansen menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan lantaran personil tersebut mampu mengungkap beberapa kasus Narkoba. Reward dinilai layak diberikan dengan tujuan memberikan motivasi untuk lebih meningkatkan dedikasi dan loyalitas terhadap institusi polri khususnya Polresta Denpasar.

“Pemberian reward atau bahkan punishment (hukuman) jika ada yang melanggar atau salah, diharapkan lebih menyehatkan organisasi dan kedepan kita berlomba lomba memberikan yang terbaik kepada Polresta Denpasar khususnya Polda Bali dan Polri secara umum,” serunya lantang. 

Dalam kesempatan itu, kepada seluruh peserta yang hadir baik para pejabat utama maupun personil dari satuan lain, Jansen turut menyampaikan instruksi Kapolda Bali Irjenpol Putu Jayan Danu Putra. Pertama yang ditegaskan, bahwa tidak boleh lagi ada premanisme tumbuh di wilayah Polda Bali. Tidak ada ruang bagi oknum melakukan kegiatan premanisme yang dibungkus dengan Ormas.

“Saya minta benar-benar dicek dan deteksi yang baik dilapangan, jangan buat kucing berubah menjadi macan sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas yang akan menyulitkan kita bertindak,” tegasnya. Para personil diminta untuk terus melakukan pemantauan, namun dengan mengedepankan prinsip ‘Menyame braya (persaudaraan)’.

Instruksi selanjutnya adalah mengenai kegiatan sabung ayam yang belakangan marak berlangsung di masa PPKM. Pihaknya mewanti agar kegiatan tersebut atau yang serupa bisa dicegah pelaksanaanya. “Saat ini karena bisa melukai hati masyarakat kita sendiri, pimpinan mengingatkan kepada kami jangan sampai ada kegiatan kerumunan termasuk kegiatan adat, agama ataupun kegiatan lainya, apabila kegiatan seperti tersebut diatas tidak bisa ditunda agar menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” tutupnya. (ges)


Most Read

Artikel Terbaru

/