alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Lima Pendaki Gunung Agung Dievakuasi

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Tim Basarnas gabungan mengevakuasi lima pendaki di Gunung Agung, Karangasem, Selasa (17/8) malam.   Mereka harus dievakuasi karena kesulitan turun akibat kelelahan.

Pencarian yang dilakukan Basarnas bermula dari laporan yang diterima dari keluarga salah seorang pendaki. Lima orang yang mendaki dalam rangka memperingati HUT ke-76 Republik Indonesia (RI) itu meminta bantuan evakuasi lantaran sudah kelelahan dan kesulitan untuk turun gunung.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas di Karangasem I Gusti Ngurah Eka Widnyana mengatakan, lima pendaki tersebut di antaranya Mario, Emilio, Wulan, Bobby, dan Yohanes, masih berusia belasan tahun. Mereka naik Gunung Agung pada Senin (16/8) sekitar pukul 15.00 melalui jalur Pura Pengubengan Besakih.

Lima pendaki ini bermalam dan baru kembali turun, Selasa (17/8). Namun pihak keluarga dari salah seorang pendaki menghubungi Basarnas dan meminta bantuan evakuasi ke Gunung Agung, sekitar pukul 17.30. “Kami langsung bergerak menuju Pura Pengubengan Besakih. Usai briefing sekitar pukul 20.45 tim mulai naik,” ucap Ngurah Eka, Rabu (18/8) pagi.

Personel Basarnas turut dibantu jajaran Polsek Rendang, BPBD Karangasem, PMI Karangasem serta pemandu lokal. Pencarian dilakukan satu jam. Lima pendaki akhirnya ditemukan di ketinggian sekitar 2.000 MDPL dalam kondisi selamat, sekitar pukul 21.50.

Dia menjelaskan, saat ditemukan petugas, kelimanya dalam kondisi fisik cukup baik sehingga dapat melanjutkan perjalanan turun. “Kelimanya kami serahkan kepada pihak keluarga,” pungkas Eka Widnyana.


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Tim Basarnas gabungan mengevakuasi lima pendaki di Gunung Agung, Karangasem, Selasa (17/8) malam.   Mereka harus dievakuasi karena kesulitan turun akibat kelelahan.

Pencarian yang dilakukan Basarnas bermula dari laporan yang diterima dari keluarga salah seorang pendaki. Lima orang yang mendaki dalam rangka memperingati HUT ke-76 Republik Indonesia (RI) itu meminta bantuan evakuasi lantaran sudah kelelahan dan kesulitan untuk turun gunung.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas di Karangasem I Gusti Ngurah Eka Widnyana mengatakan, lima pendaki tersebut di antaranya Mario, Emilio, Wulan, Bobby, dan Yohanes, masih berusia belasan tahun. Mereka naik Gunung Agung pada Senin (16/8) sekitar pukul 15.00 melalui jalur Pura Pengubengan Besakih.

Lima pendaki ini bermalam dan baru kembali turun, Selasa (17/8). Namun pihak keluarga dari salah seorang pendaki menghubungi Basarnas dan meminta bantuan evakuasi ke Gunung Agung, sekitar pukul 17.30. “Kami langsung bergerak menuju Pura Pengubengan Besakih. Usai briefing sekitar pukul 20.45 tim mulai naik,” ucap Ngurah Eka, Rabu (18/8) pagi.

Personel Basarnas turut dibantu jajaran Polsek Rendang, BPBD Karangasem, PMI Karangasem serta pemandu lokal. Pencarian dilakukan satu jam. Lima pendaki akhirnya ditemukan di ketinggian sekitar 2.000 MDPL dalam kondisi selamat, sekitar pukul 21.50.

Dia menjelaskan, saat ditemukan petugas, kelimanya dalam kondisi fisik cukup baik sehingga dapat melanjutkan perjalanan turun. “Kelimanya kami serahkan kepada pihak keluarga,” pungkas Eka Widnyana.


Most Read

Artikel Terbaru

/