27.6 C
Denpasar
Friday, December 9, 2022

Pegawai Perkimta Tewas Usai Tusuk Leher Sendiri

BADUNG, BALI EXPRESS – Seorang pria bernama I Wayan Sardiasa, 53, nekat mengakhiri hidupnya dengan menusuk leher sendiri menggunakan temutik (belati). Ia ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya Banjar Pekandelan, Desa Sibanggede, Abiansemal, Badung, pada Sabtu (17/9).

Usut punya usut, korban diduga kepikiran biaya sekolah anaknya, hingga mengalami stres sejak dua bulan belakangan. Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana menjelaskan peristiwa itu awalnya diketahui oleh istri korban I Wayan Ratmini, 50. Sebelum kejadian, korban sempat memberitahu istrinya bahwa anak mereka mengirim pesan, sekitar pukul 11.00.

Isi pesan itu, anaknya yang bersekolah di salah satu SMA di Badung tersebut belum membayar uang sekolah. Bahkan terancam tak bisa ikut ujian karena hal itu. Ratmini hanya bisa menenangkan suaminya, lalu berangkat bekerja. Sepulang dari kerja sekitar pukul 20.00, istri korban langsung masuk ke dapur. Namun ketika membuka kamar tidur, Ratmini kaget karena mendapati suaminya tergeletak di lantai berlumuran darah. “Darah itu mengucur dari luka di leher korban,” ujar Sudana, Minggu (18/9).

Baca Juga :  Panwaslu Telusuri Suara Nol Mantra-Kerta di TPS 9 Darmasaba

Di samping pria yang bekerja sebagai pegawai honorer Dinas Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Kota Denpasar ini, terdapat temutik yang diduga digunakan untuk menusuk leher sendiri. Ratmini yang panik melihat keadaan suaminya pun langsung berlari menuju rumah iparnya Ni Wajan Juniati. Kejadian ini juga diketahui sepupu korban I Nyoman Marsi, 56, yang tinggal di rumah yang masih satu pekarangan dengan rumah korban.

Wanita itu lantas melaporkan ke Kelian Banjar Pekandelan dan Prebekel Sibanggede untuk diteruskan ke Polsek Abiansemal. Aparat kepolisian selanjutnya datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bahan keterangan saksi-saksi dan Olah TKP. Petugas medis dari Puskesmas III Abiansemal turut datang untuk memeriksa kondisi Sardiasa, dan dinyatakan memang sudah meninggal.

Baca Juga :  Dewa Indra Sebut Pengetatan Libur Tahun Baru untuk Jaga Bali

Selanjutnya, jenazah pria paro baya itu dibawa menuju RSD Mangusada menggunakan ambulance PMI Kabupaten Badung guna proses lebih lanjut. Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban tidak merasa keberatan, dan sudah membuat surat pernyataan tidak melakukan tuntutan di kemudian hari,” tutup Perwira Balok Dua di pundak tersebut.






Reporter: I Gede Paramasutha

BADUNG, BALI EXPRESS – Seorang pria bernama I Wayan Sardiasa, 53, nekat mengakhiri hidupnya dengan menusuk leher sendiri menggunakan temutik (belati). Ia ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya Banjar Pekandelan, Desa Sibanggede, Abiansemal, Badung, pada Sabtu (17/9).

Usut punya usut, korban diduga kepikiran biaya sekolah anaknya, hingga mengalami stres sejak dua bulan belakangan. Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana menjelaskan peristiwa itu awalnya diketahui oleh istri korban I Wayan Ratmini, 50. Sebelum kejadian, korban sempat memberitahu istrinya bahwa anak mereka mengirim pesan, sekitar pukul 11.00.

Isi pesan itu, anaknya yang bersekolah di salah satu SMA di Badung tersebut belum membayar uang sekolah. Bahkan terancam tak bisa ikut ujian karena hal itu. Ratmini hanya bisa menenangkan suaminya, lalu berangkat bekerja. Sepulang dari kerja sekitar pukul 20.00, istri korban langsung masuk ke dapur. Namun ketika membuka kamar tidur, Ratmini kaget karena mendapati suaminya tergeletak di lantai berlumuran darah. “Darah itu mengucur dari luka di leher korban,” ujar Sudana, Minggu (18/9).

Baca Juga :  Buleleng Dapat Tambahan Bedah Rumah 30 Unit

Di samping pria yang bekerja sebagai pegawai honorer Dinas Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Kota Denpasar ini, terdapat temutik yang diduga digunakan untuk menusuk leher sendiri. Ratmini yang panik melihat keadaan suaminya pun langsung berlari menuju rumah iparnya Ni Wajan Juniati. Kejadian ini juga diketahui sepupu korban I Nyoman Marsi, 56, yang tinggal di rumah yang masih satu pekarangan dengan rumah korban.

Wanita itu lantas melaporkan ke Kelian Banjar Pekandelan dan Prebekel Sibanggede untuk diteruskan ke Polsek Abiansemal. Aparat kepolisian selanjutnya datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bahan keterangan saksi-saksi dan Olah TKP. Petugas medis dari Puskesmas III Abiansemal turut datang untuk memeriksa kondisi Sardiasa, dan dinyatakan memang sudah meninggal.

Baca Juga :  Panen Padi Menurun, Distan Badung Optimis Capai Target GKG

Selanjutnya, jenazah pria paro baya itu dibawa menuju RSD Mangusada menggunakan ambulance PMI Kabupaten Badung guna proses lebih lanjut. Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban tidak merasa keberatan, dan sudah membuat surat pernyataan tidak melakukan tuntutan di kemudian hari,” tutup Perwira Balok Dua di pundak tersebut.






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/