alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Kapolri, Panglima TNI Tinjau Vaksinasi, Sepakat Bali Cepat Tuntas

DENPASAR, BALI EXPRESS – Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berkunjung kembali ke Bali guna meninjau proses  Covid-19 bagi anggota TNI/Polri di beberapa wilayah di Bali, Jumat (19/3). 

Sebanyak total 3112 anggota TNI Polri menjalani proses vaksinasi yang digelar serentak, tidak hanya di Bali tetapi juga di wilayah Nusra (Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur). 

Salah satu tempat yang dikunjungi adalah vaksinasi yang digelar di GOR Praja Raksaka Kepaon yang terletak di Kesatrian Praja Raksaka, Pemogan, Denpasar Selatan. Turut hadir mendampingi kedua pucuk pimpinan TNI dan Polri tersebut, Gubernur Bali I Wayan Koster. 

Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 Wita. Di lokasi ini, sebanyak 600 personel TNI dari tiga matra bersama personel polisi menjalani vaksinasi. 

Kakesdam IX/Udayana Kolonel CKM dr. I Made Mardika mengatakan, anggota TNI dan Polri yang menjalani vaksinasi serentak. “Jumlah keseluruhan anggota TNI/Polri yang menjalani vaksinasi serentak ada 3112 personel di wilayah Bali dan Nusra,” tandasnya.

Secara mendetail dijelaskan, jumlah itu itu terbagi, mulai dari yang dilaksanakan di Kepaon ada 600 personel, Singaraja RSC 200, Polda Bali dan Polres jajaran 1600, Makorem Mataram 232, Kupang 350, Atambua 8, dan Bima 50. 

Walaupun melakukan peninjauan di Bali, lanjutnya, Kapolri dan Panglima TNI tetap melakukan monitoring terhadap proses vaksinasi yang dilaksanakan di luar Bali secara virtual. Pemantauan itu likakukan melalui video conference dengan jajaran Kodam Udayana, Polda Bali, Polda NTB, dan Polda NTT dari layar monitor yang sudah disediakan panitia di lokasi. 

Listyo Sigit dan Hadi Tjahjanto menyampaikan, program vaksinasi di Bali harus cepat selesai dengan cara dikeroyok sehingga pariwisata yang menjadi ikon Bali kembali pulih dan menggeliat. 

“Program vaksin ini dikeroyok agar cepat selesai karena Bali sebagai tujuan wisata yang berdampak ekonomi. Ajak masyarakat untuk disiplin dalam memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak,” ucap Listyo.

Sementara itu, Panglima TNI meminta kepada jajaran TNI-Polri agar melaksanakan inventaris terhadap fasilitas kesehatan untuk proses vaksinasi dan membentuk vaksinator. “Tempat untuk vaksin di Kantor TNI Polri atau tempat lain. Terimakasih atas pelaksanaannya. Tetap taati protokol kesehatan seperti gunakan masker walau sudah divaksin,” tutur Hadi. 

Seusai meninjau vaksinasi di GOR Praja Raksaka Kepaon, rombongan  kemudian melanjutkan agenda selanjutnya berkunjung dan meninjau proses vaksinasi di UPTD Puskesmas II Denpasar Selatan. (ges)


DENPASAR, BALI EXPRESS – Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berkunjung kembali ke Bali guna meninjau proses  Covid-19 bagi anggota TNI/Polri di beberapa wilayah di Bali, Jumat (19/3). 

Sebanyak total 3112 anggota TNI Polri menjalani proses vaksinasi yang digelar serentak, tidak hanya di Bali tetapi juga di wilayah Nusra (Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur). 

Salah satu tempat yang dikunjungi adalah vaksinasi yang digelar di GOR Praja Raksaka Kepaon yang terletak di Kesatrian Praja Raksaka, Pemogan, Denpasar Selatan. Turut hadir mendampingi kedua pucuk pimpinan TNI dan Polri tersebut, Gubernur Bali I Wayan Koster. 

Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 Wita. Di lokasi ini, sebanyak 600 personel TNI dari tiga matra bersama personel polisi menjalani vaksinasi. 

Kakesdam IX/Udayana Kolonel CKM dr. I Made Mardika mengatakan, anggota TNI dan Polri yang menjalani vaksinasi serentak. “Jumlah keseluruhan anggota TNI/Polri yang menjalani vaksinasi serentak ada 3112 personel di wilayah Bali dan Nusra,” tandasnya.

Secara mendetail dijelaskan, jumlah itu itu terbagi, mulai dari yang dilaksanakan di Kepaon ada 600 personel, Singaraja RSC 200, Polda Bali dan Polres jajaran 1600, Makorem Mataram 232, Kupang 350, Atambua 8, dan Bima 50. 

Walaupun melakukan peninjauan di Bali, lanjutnya, Kapolri dan Panglima TNI tetap melakukan monitoring terhadap proses vaksinasi yang dilaksanakan di luar Bali secara virtual. Pemantauan itu likakukan melalui video conference dengan jajaran Kodam Udayana, Polda Bali, Polda NTB, dan Polda NTT dari layar monitor yang sudah disediakan panitia di lokasi. 

Listyo Sigit dan Hadi Tjahjanto menyampaikan, program vaksinasi di Bali harus cepat selesai dengan cara dikeroyok sehingga pariwisata yang menjadi ikon Bali kembali pulih dan menggeliat. 

“Program vaksin ini dikeroyok agar cepat selesai karena Bali sebagai tujuan wisata yang berdampak ekonomi. Ajak masyarakat untuk disiplin dalam memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak,” ucap Listyo.

Sementara itu, Panglima TNI meminta kepada jajaran TNI-Polri agar melaksanakan inventaris terhadap fasilitas kesehatan untuk proses vaksinasi dan membentuk vaksinator. “Tempat untuk vaksin di Kantor TNI Polri atau tempat lain. Terimakasih atas pelaksanaannya. Tetap taati protokol kesehatan seperti gunakan masker walau sudah divaksin,” tutur Hadi. 

Seusai meninjau vaksinasi di GOR Praja Raksaka Kepaon, rombongan  kemudian melanjutkan agenda selanjutnya berkunjung dan meninjau proses vaksinasi di UPTD Puskesmas II Denpasar Selatan. (ges)


Most Read

Artikel Terbaru

/