31.8 C
Denpasar
Wednesday, March 22, 2023

Maknai Pentingnya Hutan, Bali Safari Park Gandeng Yayasan Bali Life Foundation

GIANYAR, BALI EXPRESS – Dalam rangka memperingati International Day Of Forest yang jatuh stiap 21 Maret 2023, Bali Safari Park menggelar kegiatan sosial dengan menggandeng Yayasan Bali Life Foundation.

 

General Manager Bali Safari Park, Mr. Marcel Driessen menyampaikan bahwa Internasional Day of Forest merupakan hari dimana masyarakat diajak untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya semua jenis hutan. Dimana setiap Internasional Day of Forest, masyarakat didorong untuk melakukan upaya lokal, nasional hingga internasional untuk mengatur kegiatan yang melibatkan hutan dan pohon. “Bali Safari Park sebagai lembaga konservasi yang berfokus kepada keberlangsungan hidup satwa yang sangat erat kaitannya dengan ekosistem hutan ikut serta menyemarakkan International Day of Forest,” tegasnya saat dikonfirmasi Minggu (19/3).

 

Sehingga pada Sabtu (18/3), melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Bali Safari Park mengundang anak-anak dari Yayasan Bali Life Foundation untuk ikut serta memeriahkan International Day of Forest. Bali Safari Park yang juga berkonsentrasi kepada edukasi, melalui serangkaian Animal Educational Show juga memiliki pesan yang ingin disampaikan tentang bagaiman kehidupan dan kendala yang terjadi di alam liar yang dihadapi oleh satwa-satwa yang terancam punah. Selain itu dengan mengikuti Safari Journey, anak-anak dibawa menggunakan bus khusus ke exhibit satwa selama 30 menit dan diberikan gambaran kehidupan satwa di alam liar. “Dengan mengajak anak-anak mengenal lebih dekat tentang satwa-satwa liar yang ada, diharapkan akan meningkatkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap ekosistem hutan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Satu Motor Berlima, Terjun ke Jurang 19 M, Tiga Orang Tewas di Gitgit

 

Sebagai inti acara, Bali Safari Park mengasah kreativitas anak-anak dengan aktifitas mendekor mosaik pohon dengan tutup botol bekas yang telah dicuci bersih. Pemilihan objek pohon mewakili elemen hutan yang terpenting. Sedangkan pemilihan daur ulang tutup botol merupakan salah satu bentuk dan upaya kepedulian Bali Safari Park terhadap lingkungan.

 

 

Sementara itu, Desy selaku pendamping dari Yayasan Bali Life Foundation menuturkan bahwa anak-anak sangat antusias ketika diundang ke Bali Safari dan mengikuti aktivitas mendekor mosaik pohon dengan tutup botol. “Karena dengan ini anak-anak selain dapat belajar banyak tentang satwa juga bisa mengenal bahwa hutan sangat penting bagi seluruh makhluk hidup,” ujarnya.

Baca Juga :  Miliki Anggota Keluarga Baru, 16 Ekor Komodo Lahir di Bali Safari Park

 

Selanjutnya hasil dekorasi kegiatan ini akan diletakan diarea Lobby Barong sebagai media pesan pentingnya Hutan. Selain itu, peletakan di area masuk Park juga diharapkan agar setiap pengunjung yang datang dan melihat akan lebih peduli dengan ekosistem hutan. Sehingga pesan yang ingin disampaikan dalam peringatan International Day of Forest dapat tersampaikan dengan baik ke seluruh pengunjung. (ras)

 


GIANYAR, BALI EXPRESS – Dalam rangka memperingati International Day Of Forest yang jatuh stiap 21 Maret 2023, Bali Safari Park menggelar kegiatan sosial dengan menggandeng Yayasan Bali Life Foundation.

 

General Manager Bali Safari Park, Mr. Marcel Driessen menyampaikan bahwa Internasional Day of Forest merupakan hari dimana masyarakat diajak untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya semua jenis hutan. Dimana setiap Internasional Day of Forest, masyarakat didorong untuk melakukan upaya lokal, nasional hingga internasional untuk mengatur kegiatan yang melibatkan hutan dan pohon. “Bali Safari Park sebagai lembaga konservasi yang berfokus kepada keberlangsungan hidup satwa yang sangat erat kaitannya dengan ekosistem hutan ikut serta menyemarakkan International Day of Forest,” tegasnya saat dikonfirmasi Minggu (19/3).

 

Sehingga pada Sabtu (18/3), melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Bali Safari Park mengundang anak-anak dari Yayasan Bali Life Foundation untuk ikut serta memeriahkan International Day of Forest. Bali Safari Park yang juga berkonsentrasi kepada edukasi, melalui serangkaian Animal Educational Show juga memiliki pesan yang ingin disampaikan tentang bagaiman kehidupan dan kendala yang terjadi di alam liar yang dihadapi oleh satwa-satwa yang terancam punah. Selain itu dengan mengikuti Safari Journey, anak-anak dibawa menggunakan bus khusus ke exhibit satwa selama 30 menit dan diberikan gambaran kehidupan satwa di alam liar. “Dengan mengajak anak-anak mengenal lebih dekat tentang satwa-satwa liar yang ada, diharapkan akan meningkatkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap ekosistem hutan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Tim Gabungan Terus Turunkan Baliho Perusak Wajah Kota Gianyar

 

Sebagai inti acara, Bali Safari Park mengasah kreativitas anak-anak dengan aktifitas mendekor mosaik pohon dengan tutup botol bekas yang telah dicuci bersih. Pemilihan objek pohon mewakili elemen hutan yang terpenting. Sedangkan pemilihan daur ulang tutup botol merupakan salah satu bentuk dan upaya kepedulian Bali Safari Park terhadap lingkungan.

 

 

Sementara itu, Desy selaku pendamping dari Yayasan Bali Life Foundation menuturkan bahwa anak-anak sangat antusias ketika diundang ke Bali Safari dan mengikuti aktivitas mendekor mosaik pohon dengan tutup botol. “Karena dengan ini anak-anak selain dapat belajar banyak tentang satwa juga bisa mengenal bahwa hutan sangat penting bagi seluruh makhluk hidup,” ujarnya.

Baca Juga :  Satu Motor Berlima, Terjun ke Jurang 19 M, Tiga Orang Tewas di Gitgit

 

Selanjutnya hasil dekorasi kegiatan ini akan diletakan diarea Lobby Barong sebagai media pesan pentingnya Hutan. Selain itu, peletakan di area masuk Park juga diharapkan agar setiap pengunjung yang datang dan melihat akan lebih peduli dengan ekosistem hutan. Sehingga pesan yang ingin disampaikan dalam peringatan International Day of Forest dapat tersampaikan dengan baik ke seluruh pengunjung. (ras)

 


Most Read

Artikel Terbaru

/