alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Dua Buruh Bangunan Curi Motor, Ini Modalnya

TABANAN, BALI EXPRESS – Cuma bermodal kunci palsu dan untung-untungan, Loresius Kanda Kaleo,21, dan Luter M Ate,18, berhasil melakukan aksi pencurian sepeda motor.

 

Meski begitu, keberhasilan mereka sebagai pencuri amatiran tidak bertahan lama. Setelah sekian hari menyembunyikan motor hasil curian yang hendak dijual tersebut, kedua pelaku toh akhirnya tertangkap juga.

 

Kini kedua pelaku mendekam di Polsek Kediri. Menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Setelah keduanya diringkus di kawasan Kuta Utara, Badung, pada Sabtu (10/4) lalu.

 

Adapun motor yang mereka curi merek Yamaha Jupiter MX berplat DK 8756 UT. Motor itu milik Fransiskus Rebo,25, asal Sumba, Nusa Tenggara Timur.

 

“Kedua pelaku telah kami amankan. Terhadap ancaman hukumannya, perbuatan kedua pelaku dikenakan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman maksimal lima tahun kurungan,” jelas Kapolsek Kediri Kompol Fahmi Hamdani, Senin (19/4).

Baca Juga :  Sarasamuccaya (18) : Ibarat Padi Hampa Tak Ada Gunanya

 

Aksi pencurian yang dilakoni kedua pelaku tersebut terjadi pada Jumat (9/4) malam sekitar pukul 22.00.

 

Tempat kejadian perkara atau TKP aksi pencurian itu pad salah satu lokasi proyek di kawasan Banjar Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kediri.

 

Waktu itu, korban yang kebetulan bekerja di proyek tersebut hendak istirahat pada bedeng tempatnya tinggal. Motornya tersebut ditinggal tidak jauh dari bedeng tersebut dan diparkir dalam posisi stang tidak terkunci.

 

Singkat cerita, keesokan harinya saat bangun tidur, dia sudah mendapati motornya raib. Kejadian itu kemudian dia laporkan ke Polsek Kediri.

 

Sejak itulah kedua pelaku diburu. Apalagi setelah kejadian diketahui bahwa Loresius yang turut bekerja di lokasi proyek tersebut tidak kelihatan batang hidungnya. Sehingga kecurigaan mengarah kepadanya.

Baca Juga :  Anaknya Disetubuhi, Petani di Selbar Polisikan Ipar

 

Kedua pelaku akhirnya tertangkap di sebuah bedeng di kawasan Kuta Utara. Itu setelah petugas memastikan mereka adalah pelakunya. Karena barang bukti motor hasil curian tersebut rupanya ada pada bedeng tersebut.

 

Menurut Fahmi, dari hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku mengaku baru kali ini melakukan aksinya. Mereka melakukan aksinya dengan menggunakan kunci palsu.

 

Semula yang melihat motor tersebut adalah Loresius. Kemudian dia menghubungi Luter yang kebetulan tinggal di Kuta Utara agar membawakan kunci palsu.

 

“Setelah dicoba, ternyata kunci palsu itu cocok, sehingga motor itu mereka bawa kabur,” tukas Fahmi seraya menjelaskan bahwa sekalipun sama-sama buruh proyek, pelaku dan korban rupanya tidak saling kenal.


TABANAN, BALI EXPRESS – Cuma bermodal kunci palsu dan untung-untungan, Loresius Kanda Kaleo,21, dan Luter M Ate,18, berhasil melakukan aksi pencurian sepeda motor.

 

Meski begitu, keberhasilan mereka sebagai pencuri amatiran tidak bertahan lama. Setelah sekian hari menyembunyikan motor hasil curian yang hendak dijual tersebut, kedua pelaku toh akhirnya tertangkap juga.

 

Kini kedua pelaku mendekam di Polsek Kediri. Menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Setelah keduanya diringkus di kawasan Kuta Utara, Badung, pada Sabtu (10/4) lalu.

 

Adapun motor yang mereka curi merek Yamaha Jupiter MX berplat DK 8756 UT. Motor itu milik Fransiskus Rebo,25, asal Sumba, Nusa Tenggara Timur.

 

“Kedua pelaku telah kami amankan. Terhadap ancaman hukumannya, perbuatan kedua pelaku dikenakan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman maksimal lima tahun kurungan,” jelas Kapolsek Kediri Kompol Fahmi Hamdani, Senin (19/4).

Baca Juga :  Gelar Judi Kocokan di Areal Pura, Dua Bandar Digelandang Polisi

 

Aksi pencurian yang dilakoni kedua pelaku tersebut terjadi pada Jumat (9/4) malam sekitar pukul 22.00.

 

Tempat kejadian perkara atau TKP aksi pencurian itu pad salah satu lokasi proyek di kawasan Banjar Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kediri.

 

Waktu itu, korban yang kebetulan bekerja di proyek tersebut hendak istirahat pada bedeng tempatnya tinggal. Motornya tersebut ditinggal tidak jauh dari bedeng tersebut dan diparkir dalam posisi stang tidak terkunci.

 

Singkat cerita, keesokan harinya saat bangun tidur, dia sudah mendapati motornya raib. Kejadian itu kemudian dia laporkan ke Polsek Kediri.

 

Sejak itulah kedua pelaku diburu. Apalagi setelah kejadian diketahui bahwa Loresius yang turut bekerja di lokasi proyek tersebut tidak kelihatan batang hidungnya. Sehingga kecurigaan mengarah kepadanya.

Baca Juga :  Galungan, Tempat Yoga Terbakar di Ubud, Kerugian Capai 50 Juta

 

Kedua pelaku akhirnya tertangkap di sebuah bedeng di kawasan Kuta Utara. Itu setelah petugas memastikan mereka adalah pelakunya. Karena barang bukti motor hasil curian tersebut rupanya ada pada bedeng tersebut.

 

Menurut Fahmi, dari hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku mengaku baru kali ini melakukan aksinya. Mereka melakukan aksinya dengan menggunakan kunci palsu.

 

Semula yang melihat motor tersebut adalah Loresius. Kemudian dia menghubungi Luter yang kebetulan tinggal di Kuta Utara agar membawakan kunci palsu.

 

“Setelah dicoba, ternyata kunci palsu itu cocok, sehingga motor itu mereka bawa kabur,” tukas Fahmi seraya menjelaskan bahwa sekalipun sama-sama buruh proyek, pelaku dan korban rupanya tidak saling kenal.


Most Read

Artikel Terbaru

/