alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Polres Jembrana Amankan 4 Penyu Hijau dari Ibu Rumah Tangga

NEGARA, BALI EXPRESS – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Jembrana berhasil menggagalkan upaya penjualan empat ekor penyu hijau di Jembrana. 

Penyu langka itu diamankan petugas, Senin (19/4) dari tangan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal di Dusun Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

“Hari ini (Senin), Kami berhasil amankan empat ekor penyu hijau dari rumah tersangka ibu SH di Dusun Pebuahan,” ujar Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita seizin Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa.

Dari keterangan tersangka, lanjut Yogie, penyu hijau itu dibeli dari seorang nelayan asal Jawa Tengah seharga Rp 2 juta. Untuk selanjutnya penyu itu akan dijual kepada seseorang di Bali.

“Saat ditemukan, penyu ditaruh di dalam rumahnya, menunggu pembeli yang akan membeli penyu tersebut dan kebetulan saat itu belum ada pembeli,” terang perwira yang sebentar lagi akan pindah tugas ke Polres Buleleng itu.

Selanjutnya, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih mendalam apakah tersangka merupakan sindikat penjual penyu di Bali atau bukan. Karena dari keterangan tersangka mengaku baru pertama kali membeli penyu dari nelayan di Jawa.

Agar penyu-penyu itu tidak mati, petugas selanjutnya memindahkan penyu hijau itu ke tempat konservasi penyu di Desa Perancak, Kecamatan/Kabupaten Jembrana untuk dilakukan observasi sebelum nantinya dilepasliarkan kembali.

Sementara itu, atas perbuatannya, tersangka SH dijerat dengan pasal dengan Pasal 21 ayat 2 huruf (a) jo Pasal 40 ayat 4 Undang-undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. 


NEGARA, BALI EXPRESS – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Jembrana berhasil menggagalkan upaya penjualan empat ekor penyu hijau di Jembrana. 

Penyu langka itu diamankan petugas, Senin (19/4) dari tangan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal di Dusun Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

“Hari ini (Senin), Kami berhasil amankan empat ekor penyu hijau dari rumah tersangka ibu SH di Dusun Pebuahan,” ujar Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita seizin Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa.

Dari keterangan tersangka, lanjut Yogie, penyu hijau itu dibeli dari seorang nelayan asal Jawa Tengah seharga Rp 2 juta. Untuk selanjutnya penyu itu akan dijual kepada seseorang di Bali.

“Saat ditemukan, penyu ditaruh di dalam rumahnya, menunggu pembeli yang akan membeli penyu tersebut dan kebetulan saat itu belum ada pembeli,” terang perwira yang sebentar lagi akan pindah tugas ke Polres Buleleng itu.

Selanjutnya, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih mendalam apakah tersangka merupakan sindikat penjual penyu di Bali atau bukan. Karena dari keterangan tersangka mengaku baru pertama kali membeli penyu dari nelayan di Jawa.

Agar penyu-penyu itu tidak mati, petugas selanjutnya memindahkan penyu hijau itu ke tempat konservasi penyu di Desa Perancak, Kecamatan/Kabupaten Jembrana untuk dilakukan observasi sebelum nantinya dilepasliarkan kembali.

Sementara itu, atas perbuatannya, tersangka SH dijerat dengan pasal dengan Pasal 21 ayat 2 huruf (a) jo Pasal 40 ayat 4 Undang-undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/