alexametrics
26.5 C
Denpasar
Sunday, August 14, 2022

Vaksinasi di Denpasar Sudah Tembus 170 Ribu Lebih

DENPASAR, BALI EXPRESS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Denpasar merilis jumlah total penerima vaksin Covid-19 yang terdiri dari nakes, lansia hingga pelayan publik, sudah mencapai 174.643 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini, Senin (19/4) menjelaskan, jumlah tersebut yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama. Namun, diantara itu, sebanyak 59.603 orang telah mendapatkan vaksin dosis kedua. 

Adapun rinciannya yakni jumlah komulatif petugas medis dan non medis sebanyak 18.968 orang. Jumlah komulatif pelayanan publik sebanyak 128.563 orang dan jumlah komulatif lansia sebanyak 27.112 orang. 

“Jumlah tersebut cukup banyak yang telah tersentuh vaksin. Hal ini tak terlepas dari komitmen Pemkot Denpasar untuk percepatan penanganan Covid-19 lewat optimalisasi vaksinasi,” tegas Sri Armini.

Baca Juga :  Pemkab Gianyar Butuh 100.000 Vaksin Untuk Buka Pariwisata di Ubud

Lanjutnya, Pemkot Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali merupakan simpul pergerakan perekonomian dan berbagai sektor. Karenanya, mobilitas penduduk di Kota Denpasar dapat dikatakan tinggi. Sehingga, percepatan penaganan Covid-19 lewat optimalisasi pelaksanaan vaksinasi terus digencarkan.

“Sesuai dengan arahan bapak Walikota dan Wakil Walikota, jadi kami sepakat untuk memaksimalkan program vaksinasi sebagai salah satu upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Dan, hal tersebut terbukti mampu menurunkan tingkat penularan berdasarkan data harian,” ujarnya.

Sri Armini mengatakan, lewat vaksinasi dapat mendukung upaya pencegahan penularan Covid-19. Hal ini lantaran imunitas atau antibody tubuh telah terbentuk untuk melawan Covid-19. “Jika sudah mendapatkan vaksin, protokol kesehatan juga tetap terus diterapkan,” ujarnya. 

Baca Juga :  Hendak Lunasi Utang, Uang Rp 50 Juta Milik Warga Tojan Raib di Kamar

Sri Armini mengajak masyarakat Kota Denpasar untuk ikut mensukseskan program vaksinasi ini. Masyarakat dapat melaksanakan pendaftaran secara langsung lewat daring di aplikasi www.pedulilindungi.id  dengan memilih fasyankes yang dikehendaki. 

Di Kota Denpasar telah tersedia 40 fasyankes yang siap melayani pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga medis, petugas pelayanan publik dan lansia yang menjadi prioritas sasaran vaksinasi saat ini. 

“Bersama-sama, mari sukseskan program vaksinasi Covid-19 ini, sehingga penanganan Covid-19 dapat dipercepat dan perekonomian masyarakat dapat segera pulih,” pungkasnya. 


DENPASAR, BALI EXPRESS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Denpasar merilis jumlah total penerima vaksin Covid-19 yang terdiri dari nakes, lansia hingga pelayan publik, sudah mencapai 174.643 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini, Senin (19/4) menjelaskan, jumlah tersebut yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama. Namun, diantara itu, sebanyak 59.603 orang telah mendapatkan vaksin dosis kedua. 

Adapun rinciannya yakni jumlah komulatif petugas medis dan non medis sebanyak 18.968 orang. Jumlah komulatif pelayanan publik sebanyak 128.563 orang dan jumlah komulatif lansia sebanyak 27.112 orang. 

“Jumlah tersebut cukup banyak yang telah tersentuh vaksin. Hal ini tak terlepas dari komitmen Pemkot Denpasar untuk percepatan penanganan Covid-19 lewat optimalisasi vaksinasi,” tegas Sri Armini.

Baca Juga :  Gus Toni Kembali Terpilih Pimpin KONI Denpasar

Lanjutnya, Pemkot Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali merupakan simpul pergerakan perekonomian dan berbagai sektor. Karenanya, mobilitas penduduk di Kota Denpasar dapat dikatakan tinggi. Sehingga, percepatan penaganan Covid-19 lewat optimalisasi pelaksanaan vaksinasi terus digencarkan.

“Sesuai dengan arahan bapak Walikota dan Wakil Walikota, jadi kami sepakat untuk memaksimalkan program vaksinasi sebagai salah satu upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Dan, hal tersebut terbukti mampu menurunkan tingkat penularan berdasarkan data harian,” ujarnya.

Sri Armini mengatakan, lewat vaksinasi dapat mendukung upaya pencegahan penularan Covid-19. Hal ini lantaran imunitas atau antibody tubuh telah terbentuk untuk melawan Covid-19. “Jika sudah mendapatkan vaksin, protokol kesehatan juga tetap terus diterapkan,” ujarnya. 

Baca Juga :  Cegah Maladministrasi Saat Pilkada, Bawaslu dan ORI Mesti Kolaborasi

Sri Armini mengajak masyarakat Kota Denpasar untuk ikut mensukseskan program vaksinasi ini. Masyarakat dapat melaksanakan pendaftaran secara langsung lewat daring di aplikasi www.pedulilindungi.id  dengan memilih fasyankes yang dikehendaki. 

Di Kota Denpasar telah tersedia 40 fasyankes yang siap melayani pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga medis, petugas pelayanan publik dan lansia yang menjadi prioritas sasaran vaksinasi saat ini. 

“Bersama-sama, mari sukseskan program vaksinasi Covid-19 ini, sehingga penanganan Covid-19 dapat dipercepat dan perekonomian masyarakat dapat segera pulih,” pungkasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/