alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Jelajah Bike Bali Diikuti 180 Pesepeda, Perputaran Uang Capai Rp 2,5 Miliar

DENPASAR, BALI EXPRESS – Sebanyak 180 pesepeda mengikuti kegiatan bersepeda santai yang digelar Jelajah Bike, perusahaan penyelenggara event olahraga dan petualangan, di Inna Bali Beach Resort, Sanur, Sabtu (18/6). Penyelenggaraan event ini, dalam upaya memulihkan ekonomi di Bali melalui bersepeda. Pesepeda, diajak berwisata sekaligus berolahraga. Adapun para peserta berasal dari berbagai kota di Indonesia, antara lain Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, Bandung, Semarang, Salatiga, Yogyakarta, Batam, Pontianak, Bontang (Kaltim), Gorontalo, Makassar, Nabire (Papua), Surabaya, Malang, dan Denpasar (Bali).

 

Kegiatan bersepeda ini digelar selama dua hari di Pulau Bali dengan dua rute tujuan. Yakni hari pertama rute Sanur-Kintamani-Sanur, dan hari kedua pada Minggu (19/6) rute Sanur-Uluwatu-Sanur.

 

“Jarak tempuh 116 kilometer dari Sanur menuju Kintamani melewati Landih, lalu sampai di Kintamani dan kembali finish di sini. Kintamani menjadi salah satu yang favorit sehingga kita mencoba membawa mereka ke sana,” ujar Koordinator Jelajah Bike, Jannes Eudes Wawa, saat diwawancara di lokasi.

 

Ia menjelaskan, kegiatan ini mendorong masyarakat untuk menggiatkan ekonomi. Langkah ini memberikan penghasilan bagi masyarakat sekaligus menyelamatkan Indonesia dari kepeterpurukan ekonomi.​ Sebab, sektor pariwisata merupakan salah satu andalan untuk menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat pasca pandemi Covid-19. Yang mana, kehadiran peserta mampu menghidupkan hotel, usaha makanan, sewa kendaraan dan industri kecil lainnya. Jannes menyebutkan, perputaran uang di Bali dari event Jelajah Bali Bike 2022 ini ditaksir mencapai Rp 2,5 miliar lebih.

 

“Kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya menyukseskan penyelenggaraan G20 Indonesia, yakni menggelorakan semangat bebas karbon dalam kehidupan masyarakat. Bersepeda merupakan pilihan untuk mewujudkan itu,” terangnya.

 

Dipilihnya Bali sebagai lokasi bersepeda, lantaran dinilai memiliki daya tarik di segala penjuru. Ditambah pula dengan keramahan masyarakatnya dan budaya yang ditawarkan. “Ini bukan lomba, ini sebetulnya mereka berwisata tetapi di atas sadel sepeda. Ini kan dari berbagai jenis sepeda ada, ini hanya untuk bersenang-senang saja,” katanya.

 

​Salah seorang peserta, Leontinus Alpha Edison asal Jakarta, mengatakan, ini sudah kali keempat dirinya mengikuti touring sepeda. Tujuannya, tidak salah lagi untuk memperoleh gaya hidup sehat. “Kita bersepeda untuk sehat, pandemi sudah cukup lama, dan Bali salah satu yang terkena impact yang cukup berat, ini bagian dari pemulihan untuk Bali. Saya pengalaman touring bersama Jelajah Bike juga di Bali, pada tahun 2021. Waktu itu saya masih newbie. Ini sudah kali keempat saya mengikuti touring,” kata salah satu Co-Founder Tokopedia ini.(ika)

DENPASAR, BALI EXPRESS – Sebanyak 180 pesepeda mengikuti kegiatan bersepeda santai yang digelar Jelajah Bike, perusahaan penyelenggara event olahraga dan petualangan, di Inna Bali Beach Resort, Sanur, Sabtu (18/6). Penyelenggaraan event ini, dalam upaya memulihkan ekonomi di Bali melalui bersepeda. Pesepeda, diajak berwisata sekaligus berolahraga. Adapun para peserta berasal dari berbagai kota di Indonesia, antara lain Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, Bandung, Semarang, Salatiga, Yogyakarta, Batam, Pontianak, Bontang (Kaltim), Gorontalo, Makassar, Nabire (Papua), Surabaya, Malang, dan Denpasar (Bali).

 

Kegiatan bersepeda ini digelar selama dua hari di Pulau Bali dengan dua rute tujuan. Yakni hari pertama rute Sanur-Kintamani-Sanur, dan hari kedua pada Minggu (19/6) rute Sanur-Uluwatu-Sanur.

 

“Jarak tempuh 116 kilometer dari Sanur menuju Kintamani melewati Landih, lalu sampai di Kintamani dan kembali finish di sini. Kintamani menjadi salah satu yang favorit sehingga kita mencoba membawa mereka ke sana,” ujar Koordinator Jelajah Bike, Jannes Eudes Wawa, saat diwawancara di lokasi.

 

Ia menjelaskan, kegiatan ini mendorong masyarakat untuk menggiatkan ekonomi. Langkah ini memberikan penghasilan bagi masyarakat sekaligus menyelamatkan Indonesia dari kepeterpurukan ekonomi.​ Sebab, sektor pariwisata merupakan salah satu andalan untuk menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat pasca pandemi Covid-19. Yang mana, kehadiran peserta mampu menghidupkan hotel, usaha makanan, sewa kendaraan dan industri kecil lainnya. Jannes menyebutkan, perputaran uang di Bali dari event Jelajah Bali Bike 2022 ini ditaksir mencapai Rp 2,5 miliar lebih.

 

“Kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya menyukseskan penyelenggaraan G20 Indonesia, yakni menggelorakan semangat bebas karbon dalam kehidupan masyarakat. Bersepeda merupakan pilihan untuk mewujudkan itu,” terangnya.

 

Dipilihnya Bali sebagai lokasi bersepeda, lantaran dinilai memiliki daya tarik di segala penjuru. Ditambah pula dengan keramahan masyarakatnya dan budaya yang ditawarkan. “Ini bukan lomba, ini sebetulnya mereka berwisata tetapi di atas sadel sepeda. Ini kan dari berbagai jenis sepeda ada, ini hanya untuk bersenang-senang saja,” katanya.

 

​Salah seorang peserta, Leontinus Alpha Edison asal Jakarta, mengatakan, ini sudah kali keempat dirinya mengikuti touring sepeda. Tujuannya, tidak salah lagi untuk memperoleh gaya hidup sehat. “Kita bersepeda untuk sehat, pandemi sudah cukup lama, dan Bali salah satu yang terkena impact yang cukup berat, ini bagian dari pemulihan untuk Bali. Saya pengalaman touring bersama Jelajah Bike juga di Bali, pada tahun 2021. Waktu itu saya masih newbie. Ini sudah kali keempat saya mengikuti touring,” kata salah satu Co-Founder Tokopedia ini.






Reporter: Rika Riyanti

DENPASAR, BALI EXPRESS – Sebanyak 180 pesepeda mengikuti kegiatan bersepeda santai yang digelar Jelajah Bike, perusahaan penyelenggara event olahraga dan petualangan, di Inna Bali Beach Resort, Sanur, Sabtu (18/6). Penyelenggaraan event ini, dalam upaya memulihkan ekonomi di Bali melalui bersepeda. Pesepeda, diajak berwisata sekaligus berolahraga. Adapun para peserta berasal dari berbagai kota di Indonesia, antara lain Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, Bandung, Semarang, Salatiga, Yogyakarta, Batam, Pontianak, Bontang (Kaltim), Gorontalo, Makassar, Nabire (Papua), Surabaya, Malang, dan Denpasar (Bali).

 

Kegiatan bersepeda ini digelar selama dua hari di Pulau Bali dengan dua rute tujuan. Yakni hari pertama rute Sanur-Kintamani-Sanur, dan hari kedua pada Minggu (19/6) rute Sanur-Uluwatu-Sanur.

 

“Jarak tempuh 116 kilometer dari Sanur menuju Kintamani melewati Landih, lalu sampai di Kintamani dan kembali finish di sini. Kintamani menjadi salah satu yang favorit sehingga kita mencoba membawa mereka ke sana,” ujar Koordinator Jelajah Bike, Jannes Eudes Wawa, saat diwawancara di lokasi.

 

Ia menjelaskan, kegiatan ini mendorong masyarakat untuk menggiatkan ekonomi. Langkah ini memberikan penghasilan bagi masyarakat sekaligus menyelamatkan Indonesia dari kepeterpurukan ekonomi.​ Sebab, sektor pariwisata merupakan salah satu andalan untuk menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat pasca pandemi Covid-19. Yang mana, kehadiran peserta mampu menghidupkan hotel, usaha makanan, sewa kendaraan dan industri kecil lainnya. Jannes menyebutkan, perputaran uang di Bali dari event Jelajah Bali Bike 2022 ini ditaksir mencapai Rp 2,5 miliar lebih.

 

“Kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya menyukseskan penyelenggaraan G20 Indonesia, yakni menggelorakan semangat bebas karbon dalam kehidupan masyarakat. Bersepeda merupakan pilihan untuk mewujudkan itu,” terangnya.

 

Dipilihnya Bali sebagai lokasi bersepeda, lantaran dinilai memiliki daya tarik di segala penjuru. Ditambah pula dengan keramahan masyarakatnya dan budaya yang ditawarkan. “Ini bukan lomba, ini sebetulnya mereka berwisata tetapi di atas sadel sepeda. Ini kan dari berbagai jenis sepeda ada, ini hanya untuk bersenang-senang saja,” katanya.

 

​Salah seorang peserta, Leontinus Alpha Edison asal Jakarta, mengatakan, ini sudah kali keempat dirinya mengikuti touring sepeda. Tujuannya, tidak salah lagi untuk memperoleh gaya hidup sehat. “Kita bersepeda untuk sehat, pandemi sudah cukup lama, dan Bali salah satu yang terkena impact yang cukup berat, ini bagian dari pemulihan untuk Bali. Saya pengalaman touring bersama Jelajah Bike juga di Bali, pada tahun 2021. Waktu itu saya masih newbie. Ini sudah kali keempat saya mengikuti touring,” kata salah satu Co-Founder Tokopedia ini.(ika)

DENPASAR, BALI EXPRESS – Sebanyak 180 pesepeda mengikuti kegiatan bersepeda santai yang digelar Jelajah Bike, perusahaan penyelenggara event olahraga dan petualangan, di Inna Bali Beach Resort, Sanur, Sabtu (18/6). Penyelenggaraan event ini, dalam upaya memulihkan ekonomi di Bali melalui bersepeda. Pesepeda, diajak berwisata sekaligus berolahraga. Adapun para peserta berasal dari berbagai kota di Indonesia, antara lain Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, Bandung, Semarang, Salatiga, Yogyakarta, Batam, Pontianak, Bontang (Kaltim), Gorontalo, Makassar, Nabire (Papua), Surabaya, Malang, dan Denpasar (Bali).

 

Kegiatan bersepeda ini digelar selama dua hari di Pulau Bali dengan dua rute tujuan. Yakni hari pertama rute Sanur-Kintamani-Sanur, dan hari kedua pada Minggu (19/6) rute Sanur-Uluwatu-Sanur.

 

“Jarak tempuh 116 kilometer dari Sanur menuju Kintamani melewati Landih, lalu sampai di Kintamani dan kembali finish di sini. Kintamani menjadi salah satu yang favorit sehingga kita mencoba membawa mereka ke sana,” ujar Koordinator Jelajah Bike, Jannes Eudes Wawa, saat diwawancara di lokasi.

 

Ia menjelaskan, kegiatan ini mendorong masyarakat untuk menggiatkan ekonomi. Langkah ini memberikan penghasilan bagi masyarakat sekaligus menyelamatkan Indonesia dari kepeterpurukan ekonomi.​ Sebab, sektor pariwisata merupakan salah satu andalan untuk menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat pasca pandemi Covid-19. Yang mana, kehadiran peserta mampu menghidupkan hotel, usaha makanan, sewa kendaraan dan industri kecil lainnya. Jannes menyebutkan, perputaran uang di Bali dari event Jelajah Bali Bike 2022 ini ditaksir mencapai Rp 2,5 miliar lebih.

 

“Kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya menyukseskan penyelenggaraan G20 Indonesia, yakni menggelorakan semangat bebas karbon dalam kehidupan masyarakat. Bersepeda merupakan pilihan untuk mewujudkan itu,” terangnya.

 

Dipilihnya Bali sebagai lokasi bersepeda, lantaran dinilai memiliki daya tarik di segala penjuru. Ditambah pula dengan keramahan masyarakatnya dan budaya yang ditawarkan. “Ini bukan lomba, ini sebetulnya mereka berwisata tetapi di atas sadel sepeda. Ini kan dari berbagai jenis sepeda ada, ini hanya untuk bersenang-senang saja,” katanya.

 

​Salah seorang peserta, Leontinus Alpha Edison asal Jakarta, mengatakan, ini sudah kali keempat dirinya mengikuti touring sepeda. Tujuannya, tidak salah lagi untuk memperoleh gaya hidup sehat. “Kita bersepeda untuk sehat, pandemi sudah cukup lama, dan Bali salah satu yang terkena impact yang cukup berat, ini bagian dari pemulihan untuk Bali. Saya pengalaman touring bersama Jelajah Bike juga di Bali, pada tahun 2021. Waktu itu saya masih newbie. Ini sudah kali keempat saya mengikuti touring,” kata salah satu Co-Founder Tokopedia ini.






Reporter: Rika Riyanti

Most Read

Artikel Terbaru

/