alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Simpan Tembakau Gorila di Sadel Motor, Mahasiswa Diringkus

DENPASAR  BALI EXPRESS – Seorang mahasiswa bernama Arya, 21, ditangkap Satuan Polresta Denpasar setelah mengedarkan narkoba di wilayah Denpasar Barat. Tersangka ditangkap, Jumat (3/7) di Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat.

Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan, Minggu  (19/7) menerangkan, tersangka mengedarkan tembakau gorila. “Kami mendapat laporan masyarakat terkait adanya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Kami kemudian melakukan penyelidikan. Pada hari Jumat (3/7) kami melakukan pengintaian dan berhasil menangkap tersangka yang sedang menempel narkoba,” ungkap Jansen.

Setelah ditangkap oleh petugas, tersangka digeledah dan ditemukan barang bukti berupa tembakau gorila di bawah sadel sepeda motor yang tersangka gunakan. “Kami menemukan lima paket tembakau gorila dalam klip plastik yang siap diedarkan,” ungkapnya kembali.

Polisi kemudian melakukan penggeledahan ke kos tersangka yang berada di Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat. Tetapi dalam kamar kos tersangka tidak ditemukan barang bukti.

Tersangka nekat mengedarkan barang haram tersebut karena faktor ekonomi. “Setiap transaksi dia mendapat upah Rp 50 ribu,” Jelas Kombespol Jansen.

Mengenai sumber barang tersebut, tersangka mengaku mendapat barang dari seseorang bernama Adi yang hingga kini masih dikembangkan polisi. Mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Denpasar tersebut diduga sudah lama menjalankan bisnis sebagai pengedar narkoba.

Akibat perbuatannya, tersangka harus mendekam di sel Mapolresta Denpasar. Tersangka dikenakan Pasal 112 Ayat 1 UU RI Nomor 35 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara hingga 12 tahun.


DENPASAR  BALI EXPRESS – Seorang mahasiswa bernama Arya, 21, ditangkap Satuan Polresta Denpasar setelah mengedarkan narkoba di wilayah Denpasar Barat. Tersangka ditangkap, Jumat (3/7) di Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat.

Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan, Minggu  (19/7) menerangkan, tersangka mengedarkan tembakau gorila. “Kami mendapat laporan masyarakat terkait adanya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Kami kemudian melakukan penyelidikan. Pada hari Jumat (3/7) kami melakukan pengintaian dan berhasil menangkap tersangka yang sedang menempel narkoba,” ungkap Jansen.

Setelah ditangkap oleh petugas, tersangka digeledah dan ditemukan barang bukti berupa tembakau gorila di bawah sadel sepeda motor yang tersangka gunakan. “Kami menemukan lima paket tembakau gorila dalam klip plastik yang siap diedarkan,” ungkapnya kembali.

Polisi kemudian melakukan penggeledahan ke kos tersangka yang berada di Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat. Tetapi dalam kamar kos tersangka tidak ditemukan barang bukti.

Tersangka nekat mengedarkan barang haram tersebut karena faktor ekonomi. “Setiap transaksi dia mendapat upah Rp 50 ribu,” Jelas Kombespol Jansen.

Mengenai sumber barang tersebut, tersangka mengaku mendapat barang dari seseorang bernama Adi yang hingga kini masih dikembangkan polisi. Mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Denpasar tersebut diduga sudah lama menjalankan bisnis sebagai pengedar narkoba.

Akibat perbuatannya, tersangka harus mendekam di sel Mapolresta Denpasar. Tersangka dikenakan Pasal 112 Ayat 1 UU RI Nomor 35 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara hingga 12 tahun.


Most Read

Artikel Terbaru

/