alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Anak 4 Tahun Terlantar di Jalanan Sidakarya, Terluka dan Kaki Patah

DENPASAR, BALI EXPRESS – Warga di Jalan Bedugul, Sidakarya, Denpasar Selatan dihebohkan adanya seorang anak perempuan berusia 4 tahun yang terlantar pada Selasa (19/7) pagi. Mirisnya, kondisi balita yang mengaku bernama Naya itu memprihatinkan, karena penuh dengan luka.

Informasi yang dihimpun Koran Bali Express (Jawa Pos Grup), Naya pertama kali ditemukan oleh warga bernama Nyoman Bagia tepat di depan Kios Masage, Jalan Bedugul, sekitar pukul 07.15. Prebekel Desa Sidakarya I Wayan Madrayasa yang dikonfirmasi via telepon pun membenarkan hal tersebut. Dijelaskannya, Naya meringis kesakitan saat ditemukan.

“Iya kesakitan, tapi anaknya tidak menangis, mungkin sudah semalaman dia di sana, sampai kencing di celana juga,” tuturnya. Temuan ini lantas dilaporkan kepada pihaknya dan gadis malang itu dibawa ke rumah Prebekel di Jalan Sidakarya No 91. Di sana Naya dibersihkan dan diberikan pakaian ganti oleh istri Madrayasa.

Baca Juga :  Prihatin ASN Terlibat Kasus Narkoba, Gus Gaga Dorong ASN Rutin Tes Urin

Namun mereka terkejut karena melihat banyak luka di tubuh gadis kecil ini, seperti lecet, memar atau lebam, dan terus melenguh sakit di pinggul serta kakinya. Ketika ditanya mengenai orang tuanya, Naya mengaku sang ayah bernama Tedi dan ibu bernama Novi.

“Anaknya sudah bisa bicara, dia ucap nama orang tuanya, cuma alamat rumahnya dia tidak tahu, dugaan sementara kami, ada oknum yang sengaja menelantarkan anak ini, atau bahkan mungkin disakiti lebih dulu,” tambah Madrayasa. Kemudian, Prebekel melaporkan perihal ini ke Dinas Sosial Kota Denpasar dan diteruskan ke Komisi Perlindungan Anak.

Sekitar pukul 12.00, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar turut datang untuk mengantar Naya ke RS Wangaya. Sehingga anak itu bisa mendapat pemeriksaan dan perawatan terhadap luka-lukanya. Ironisnya saat diperiksa oleh petugas medis, Naya dinyatakan mengalami patah kaki.

Baca Juga :  Soal Anak 4 Tahun Terlantar yang Patah Kaki, Diduga Perbuatan Ayah Tiri

Kini masalah tersebut tengah ditangani Dinas Sosial. Bagi masyarakat yang mengenali orang tua dari bocah itu, diharapkan menghubungi pihak terkait. Sementara itu, peristiwa juga dilaporkan ke Polsek Denpasar Selatan melalui Bhabinkamtibmas.

Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Made Teja Dwi Permana mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Sosial dalam menangani masalah ini. “Betul ada laporan, kami langsung koordinasi dengan Dinsos dan BPBD, sudah dirawat di Wangaya,” kata dia.






Reporter: I Gede Paramasutha

DENPASAR, BALI EXPRESS – Warga di Jalan Bedugul, Sidakarya, Denpasar Selatan dihebohkan adanya seorang anak perempuan berusia 4 tahun yang terlantar pada Selasa (19/7) pagi. Mirisnya, kondisi balita yang mengaku bernama Naya itu memprihatinkan, karena penuh dengan luka.

Informasi yang dihimpun Koran Bali Express (Jawa Pos Grup), Naya pertama kali ditemukan oleh warga bernama Nyoman Bagia tepat di depan Kios Masage, Jalan Bedugul, sekitar pukul 07.15. Prebekel Desa Sidakarya I Wayan Madrayasa yang dikonfirmasi via telepon pun membenarkan hal tersebut. Dijelaskannya, Naya meringis kesakitan saat ditemukan.

“Iya kesakitan, tapi anaknya tidak menangis, mungkin sudah semalaman dia di sana, sampai kencing di celana juga,” tuturnya. Temuan ini lantas dilaporkan kepada pihaknya dan gadis malang itu dibawa ke rumah Prebekel di Jalan Sidakarya No 91. Di sana Naya dibersihkan dan diberikan pakaian ganti oleh istri Madrayasa.

Baca Juga :  Pemancing Menduga Boneka di Atas Batu, Ternyata Mayat Bayi

Namun mereka terkejut karena melihat banyak luka di tubuh gadis kecil ini, seperti lecet, memar atau lebam, dan terus melenguh sakit di pinggul serta kakinya. Ketika ditanya mengenai orang tuanya, Naya mengaku sang ayah bernama Tedi dan ibu bernama Novi.

“Anaknya sudah bisa bicara, dia ucap nama orang tuanya, cuma alamat rumahnya dia tidak tahu, dugaan sementara kami, ada oknum yang sengaja menelantarkan anak ini, atau bahkan mungkin disakiti lebih dulu,” tambah Madrayasa. Kemudian, Prebekel melaporkan perihal ini ke Dinas Sosial Kota Denpasar dan diteruskan ke Komisi Perlindungan Anak.

Sekitar pukul 12.00, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar turut datang untuk mengantar Naya ke RS Wangaya. Sehingga anak itu bisa mendapat pemeriksaan dan perawatan terhadap luka-lukanya. Ironisnya saat diperiksa oleh petugas medis, Naya dinyatakan mengalami patah kaki.

Baca Juga :  Tumbang, Trembesi Timpa Pura Prajapati Desa Pakraman Denpasar

Kini masalah tersebut tengah ditangani Dinas Sosial. Bagi masyarakat yang mengenali orang tua dari bocah itu, diharapkan menghubungi pihak terkait. Sementara itu, peristiwa juga dilaporkan ke Polsek Denpasar Selatan melalui Bhabinkamtibmas.

Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Made Teja Dwi Permana mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Sosial dalam menangani masalah ini. “Betul ada laporan, kami langsung koordinasi dengan Dinsos dan BPBD, sudah dirawat di Wangaya,” kata dia.






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/