alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Jualan Togel Online, Nelayan Dijuk Polisi

NEGARA, BALI EXPRESS – Seorang warga yang menjual togel online putaran sidney di Jembrana ditangkap. Warga yang bernama Mas Hidayatus Sufiyan,27 itu ditangkap usai menerima setoran uang pemasangan togel. “Tersangka ditangkap di jalan areal TPI (Tempat Pengalengan Ikan) di Banjar Kelapa Balian, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana usai menerima uang setoran togel,” ujar Kapolsek Negara AKP I Gusti Made Sudarma Putra, Kamis (18/11).

Kepada polisi, tersangka mengaku sudah 4 (dua) bulan menjalani bisnis itu dengan keutungan dalam sehari mencapai Rp 1 juta. Modus penjualan yang dilakukannya yakni dengan memanfaatkan aplikasi whatsapp. “Pemasang cukup mengirimkan no togel yang hendak dipasang ke nomor whatsaap tersangka. Setelah itu mereka bertemu untuk menyerahkan uang pasangan,” imbuhnya.

Bersama tersangka, tim opsnal juga mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) Unit HP merek Vivo Y21 yang berisi pasangan angka togel dan lengkap dengan akun togelnya, uang tunai sebesar Rp 100 ribu (Seratus ribu rupiah), 1 (satu) buku tabungan warna biru Bank BRI Simpedes atas nama pelaku, 1 (satu) buah ATM BRI warna biru. “Selanjutnya dilakukan pengembangan kasus tersebut untuk proses lebih lanjut,” jelasnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka yang beralamat di Banjar Ketapang, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana itu dikenakan pasal 303 ayat ke (2) KUHP ATU Pasal 303 BIS Ayat (1) Ke (1) KUHP, dengan ancaman hukuman kurungan penjara maksimal 10 tahun dan denda sebesar Rp 25 juta.


NEGARA, BALI EXPRESS – Seorang warga yang menjual togel online putaran sidney di Jembrana ditangkap. Warga yang bernama Mas Hidayatus Sufiyan,27 itu ditangkap usai menerima setoran uang pemasangan togel. “Tersangka ditangkap di jalan areal TPI (Tempat Pengalengan Ikan) di Banjar Kelapa Balian, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana usai menerima uang setoran togel,” ujar Kapolsek Negara AKP I Gusti Made Sudarma Putra, Kamis (18/11).

Kepada polisi, tersangka mengaku sudah 4 (dua) bulan menjalani bisnis itu dengan keutungan dalam sehari mencapai Rp 1 juta. Modus penjualan yang dilakukannya yakni dengan memanfaatkan aplikasi whatsapp. “Pemasang cukup mengirimkan no togel yang hendak dipasang ke nomor whatsaap tersangka. Setelah itu mereka bertemu untuk menyerahkan uang pasangan,” imbuhnya.

Bersama tersangka, tim opsnal juga mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) Unit HP merek Vivo Y21 yang berisi pasangan angka togel dan lengkap dengan akun togelnya, uang tunai sebesar Rp 100 ribu (Seratus ribu rupiah), 1 (satu) buku tabungan warna biru Bank BRI Simpedes atas nama pelaku, 1 (satu) buah ATM BRI warna biru. “Selanjutnya dilakukan pengembangan kasus tersebut untuk proses lebih lanjut,” jelasnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka yang beralamat di Banjar Ketapang, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana itu dikenakan pasal 303 ayat ke (2) KUHP ATU Pasal 303 BIS Ayat (1) Ke (1) KUHP, dengan ancaman hukuman kurungan penjara maksimal 10 tahun dan denda sebesar Rp 25 juta.


Most Read

Artikel Terbaru

/