alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

SE Gubernur Ketat, Tanpa Wisatawan di Bali Covid-19 Merebak

TABANAN, BALI EXPRESS – Adanya Surat Edaran (SE) Gubernur Bali yang mengetatkan kedatangan wisatawan ke Bali dengan aturan rapid antigen dan swab PCR, dinilai bukanlah hal yang buruk oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti.

Menurutnya, siapapun pemimpinnya memang memiliki hak untuk menjaga daerahnya. “Menurut saya tes swab PCR itu salah satu cara untuk menscreen orang yang masuk ke suatu tempat, khususnya yang lewat udara apakah memang betul-betul steril atau tidak,” tegasnya saat dikonfirmasi Jumat (18/12).

Apalagi tanpa wisatawan pun kasus Covid-19 masih terus meningkat di Bali. Sehingga pada libur Natal dan Tahun Baru kali ini, dirinya berharap tidak sampai muncul klaster baru yang dapat menjadi bom waktu yang bisa meledak kapanpun. 

“Justru saat ini kita memang mau recovery, tapi kalau mau memperbaiki suatu kondisi ya jangan ditambahkan dengan kondisi yang unpredictable (tidak dapat diprediksi),” lanjut Bupati Eka.

“Kita welcome saat wisata dibuka, tapi kita harus jaga daerah kita. Boleh datang tapi sehat dulu.  Bagi saya aturan ini bagus untuk lindungi  Bali,” sambungnya.

Maka dari itu, ia tak henti mengimbau masyarakat Tabanan agar senantiasa disiplin menaati protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah di masa pandemi ini. 

Membiasakan dan wajib mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Karena hal itu merupakan kunci agar Covid-19, khususnya di Tabanan dapat diminimalisasi penyebarannya. Di samping itu menjaga imunitas tubuh, lanjutnya,  juga penting.


TABANAN, BALI EXPRESS – Adanya Surat Edaran (SE) Gubernur Bali yang mengetatkan kedatangan wisatawan ke Bali dengan aturan rapid antigen dan swab PCR, dinilai bukanlah hal yang buruk oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti.

Menurutnya, siapapun pemimpinnya memang memiliki hak untuk menjaga daerahnya. “Menurut saya tes swab PCR itu salah satu cara untuk menscreen orang yang masuk ke suatu tempat, khususnya yang lewat udara apakah memang betul-betul steril atau tidak,” tegasnya saat dikonfirmasi Jumat (18/12).

Apalagi tanpa wisatawan pun kasus Covid-19 masih terus meningkat di Bali. Sehingga pada libur Natal dan Tahun Baru kali ini, dirinya berharap tidak sampai muncul klaster baru yang dapat menjadi bom waktu yang bisa meledak kapanpun. 

“Justru saat ini kita memang mau recovery, tapi kalau mau memperbaiki suatu kondisi ya jangan ditambahkan dengan kondisi yang unpredictable (tidak dapat diprediksi),” lanjut Bupati Eka.

“Kita welcome saat wisata dibuka, tapi kita harus jaga daerah kita. Boleh datang tapi sehat dulu.  Bagi saya aturan ini bagus untuk lindungi  Bali,” sambungnya.

Maka dari itu, ia tak henti mengimbau masyarakat Tabanan agar senantiasa disiplin menaati protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah di masa pandemi ini. 

Membiasakan dan wajib mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Karena hal itu merupakan kunci agar Covid-19, khususnya di Tabanan dapat diminimalisasi penyebarannya. Di samping itu menjaga imunitas tubuh, lanjutnya,  juga penting.


Most Read

Artikel Terbaru

/