alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Usai Nonton Calonarang, Mobil Kepunyaan Ortu Hilang

TABANAN, BALI EXPRESS – I Made Suka Nadiyana,44, dari Banjar Bangin Pangkung, Desa Tista, Kecamatan Kerambitan dibikin rugi sekitar Rp 200 juta. Menyusul hilangnya mobil kepunyaannya, Expander berplat DK 1255 HE.

Kejadiannya pada Jumat lalu (17/12) dini hari. Sekitar pukul 01.30. Lokasinya di depan warungnya sendiri. Dan warung itu kebetulan tidak jauh dari rumahnya juga.

Kasus yang menimpa Suka Nadiyana telah dilaporkan ke Polsek Kerambitan. Dan sejauh ini, kasusnya masih dalam penyelidikan. Seperti yang dikatakan Kapolsek Kerambitan, Kompol Bambang Gede Artha.

“Masih dalam penyelidikan” kata Bambang, Minggu (19/12).

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh menyebutkan, dugaan pencurian mobil itu terungkap oleh anak korban, Ni Kadek Ayu Anindya Maharani.

Kebetulan waktu itu, anak korban baru saja pulang dari menonton calonarang di wantilan desa. Begitu tiba warung yang kebetulan dekat dengan tempat tinggalnya, dia mendapati mobil Expander tersebut tidak ada.

Yang ada hanya mobil pikap Suzuki Carry DK 8216 GY hitam yang juga kepunyaan ayahnya.

Anak korban kemudian menanyakan keberadaan mobil Expander tersebut kepada saksi lainnya. Yakni Ni Wayan Yantiasih yang kebetulan bekerja sebagai karyawan di toko orang tuanya.

Namun, saksi kedua justru mengaku tidak mengetahuinya. Singkat cerita, anak korban lantas melaporkannya ke ayahnya. Sampai akhirnya, kehilangan itu dilaporkan sebagai dugaan pencurian ke Polsek Kerambitan.

Dugaan sementara, seperti disampaikan Bambang, pelaku dugaan pencurian tersebut membawa kabur mobil itu dengan memanfaatkan kunci yang ditaruh di rak kaca pada warung korban.

“Sesuai dengan hasil pemeriksaan sementara kepada beberapa saksi dan olah TKP (tempat kejadian perkara),” pungkasnya.






Reporter: Chairul Amri Simabur

TABANAN, BALI EXPRESS – I Made Suka Nadiyana,44, dari Banjar Bangin Pangkung, Desa Tista, Kecamatan Kerambitan dibikin rugi sekitar Rp 200 juta. Menyusul hilangnya mobil kepunyaannya, Expander berplat DK 1255 HE.

Kejadiannya pada Jumat lalu (17/12) dini hari. Sekitar pukul 01.30. Lokasinya di depan warungnya sendiri. Dan warung itu kebetulan tidak jauh dari rumahnya juga.

Kasus yang menimpa Suka Nadiyana telah dilaporkan ke Polsek Kerambitan. Dan sejauh ini, kasusnya masih dalam penyelidikan. Seperti yang dikatakan Kapolsek Kerambitan, Kompol Bambang Gede Artha.

“Masih dalam penyelidikan” kata Bambang, Minggu (19/12).

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh menyebutkan, dugaan pencurian mobil itu terungkap oleh anak korban, Ni Kadek Ayu Anindya Maharani.

Kebetulan waktu itu, anak korban baru saja pulang dari menonton calonarang di wantilan desa. Begitu tiba warung yang kebetulan dekat dengan tempat tinggalnya, dia mendapati mobil Expander tersebut tidak ada.

Yang ada hanya mobil pikap Suzuki Carry DK 8216 GY hitam yang juga kepunyaan ayahnya.

Anak korban kemudian menanyakan keberadaan mobil Expander tersebut kepada saksi lainnya. Yakni Ni Wayan Yantiasih yang kebetulan bekerja sebagai karyawan di toko orang tuanya.

Namun, saksi kedua justru mengaku tidak mengetahuinya. Singkat cerita, anak korban lantas melaporkannya ke ayahnya. Sampai akhirnya, kehilangan itu dilaporkan sebagai dugaan pencurian ke Polsek Kerambitan.

Dugaan sementara, seperti disampaikan Bambang, pelaku dugaan pencurian tersebut membawa kabur mobil itu dengan memanfaatkan kunci yang ditaruh di rak kaca pada warung korban.

“Sesuai dengan hasil pemeriksaan sementara kepada beberapa saksi dan olah TKP (tempat kejadian perkara),” pungkasnya.






Reporter: Chairul Amri Simabur

Most Read

Artikel Terbaru

/