alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Disambar Petir, Gedong Penyimpenan di Pura Dalem Puri Tebesaya Terbakar

GIANYAR, BALI EXPRESS – Pelinggih gedong penyimpenan di Pura Dalem Puri, Banjar Tebesaya, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar, terbakar Minggu (20/3) sekitar pukul 14.00 WITA. Pelinggih itu terbakar setelah terkena petir yang menyambar saat hujan lebat turun.

 

Informasi di lapangan menyebutkan jika peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Jero Mangku Pura Dalem Puri Tebesaya, Mangku Gusti Ngurah Putra yang sekitar pukul 13.40 WITA datang ke Pura Dalem Puri Tebesaya untuk menghaturkan banten serangkaian hari Kajeng Kliwon Uwudan. Ketika itu  kondisi di lokasi sedang turun hujan deras disertai angin kencang dengan kilatan petir dan gemuruh yang menggelegar. Hal itu pun membuat saksi terkejut dan melihat sebagian menur atau ujung salah satu pelinggih yang ada di Pura Dalem Puri yang terbuat dari tanah liat terjatuh. Selanjutnya saksi menoleh keatas dan melihat muncul asap disertai kobaran api dari atap pelinggih gedong penyimpenan.

 

Kemudian saksi bergegas keluar dari areal Pura Dalem Puri untuk memberitahu dan meminta tolong kepada warga yang ada di luar Pura Dalem Puri untuk memadamkan api. Salah seorang warga kemudian menghubungi Pemadam Kebakaran Gianyar dan 4 unit armada Pemadam Kebakaran pun meluncur ke TKP. “Adapun yang terbakar adalah atap bangunan pelinggih gedong penyimpenan Pura Dalem Puri yang terbuat dari ijuk dan mudah terbakar,” ujarnya.

 

Beruntung, benda-benda sakral yang ada didalamnya berhasil diselamatkan, mulai dari pratima berupa patung dewi, pratima berupa pusaka atau senjata, serta pratima yang terbuat dari bunga emas. “Karena seluruh benda tersebut disimpan dalam safety box yang ada diletakkan dalam pelinggih gedong penyimpenan tersebut,” imbuhnya.

 

Kendatipun demikian, peristiwa tersebut menyebabkan pengempon Pura Dalem Puri Tebesaya mengalami kerugian material mencapai Rp 300 Juta. Sedangkan mengenai penyebab kebakaran, kata dia diduga akibat tersambar petir saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah sekitar dan tiba-tiba terdengar suara gemuruh disertai petir. “Terlebih pelinggih gedong penyimpenan ini posisinya cukup tinggi yakni ketinggiannya kurang lebih 15 meter dan tidak berisi penangkal petir. Beruntung tidak ada korban jiwa,” tandasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Pelinggih gedong penyimpenan di Pura Dalem Puri, Banjar Tebesaya, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar, terbakar Minggu (20/3) sekitar pukul 14.00 WITA. Pelinggih itu terbakar setelah terkena petir yang menyambar saat hujan lebat turun.

 

Informasi di lapangan menyebutkan jika peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Jero Mangku Pura Dalem Puri Tebesaya, Mangku Gusti Ngurah Putra yang sekitar pukul 13.40 WITA datang ke Pura Dalem Puri Tebesaya untuk menghaturkan banten serangkaian hari Kajeng Kliwon Uwudan. Ketika itu  kondisi di lokasi sedang turun hujan deras disertai angin kencang dengan kilatan petir dan gemuruh yang menggelegar. Hal itu pun membuat saksi terkejut dan melihat sebagian menur atau ujung salah satu pelinggih yang ada di Pura Dalem Puri yang terbuat dari tanah liat terjatuh. Selanjutnya saksi menoleh keatas dan melihat muncul asap disertai kobaran api dari atap pelinggih gedong penyimpenan.

 

Kemudian saksi bergegas keluar dari areal Pura Dalem Puri untuk memberitahu dan meminta tolong kepada warga yang ada di luar Pura Dalem Puri untuk memadamkan api. Salah seorang warga kemudian menghubungi Pemadam Kebakaran Gianyar dan 4 unit armada Pemadam Kebakaran pun meluncur ke TKP. “Adapun yang terbakar adalah atap bangunan pelinggih gedong penyimpenan Pura Dalem Puri yang terbuat dari ijuk dan mudah terbakar,” ujarnya.

 

Beruntung, benda-benda sakral yang ada didalamnya berhasil diselamatkan, mulai dari pratima berupa patung dewi, pratima berupa pusaka atau senjata, serta pratima yang terbuat dari bunga emas. “Karena seluruh benda tersebut disimpan dalam safety box yang ada diletakkan dalam pelinggih gedong penyimpenan tersebut,” imbuhnya.

 

Kendatipun demikian, peristiwa tersebut menyebabkan pengempon Pura Dalem Puri Tebesaya mengalami kerugian material mencapai Rp 300 Juta. Sedangkan mengenai penyebab kebakaran, kata dia diduga akibat tersambar petir saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah sekitar dan tiba-tiba terdengar suara gemuruh disertai petir. “Terlebih pelinggih gedong penyimpenan ini posisinya cukup tinggi yakni ketinggiannya kurang lebih 15 meter dan tidak berisi penangkal petir. Beruntung tidak ada korban jiwa,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/