alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Ada Aktivitas Pembangunan, Komisi I Sidak Rencana Lokasi KP2B

TABANAN, BALI EXPRESS – Komisi I DPRD Tabanan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Selasa (20/4). Inspeksi tersebut dilakukan untuk memantau rencana penerapan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

Di samping itu, inspeksi itu juga dilakukan untuk menindaklanjuti laporan warga perihal adanya pembangunan di kawasan pertanian pangan. Sesuai rencana, di KP2B di masing-masing desa wajib tersedia minimal 15 persen.

“Kami melakukan kunjungan lapangan sekaligus memantau rencana penerapan KP2B itu,” jelas Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Putra Nurcahyadi.

Dia juga tidak memungkiri inspeksi ini dilatari adanya pengaduan warga perihal aktivitas pembangunan pada kawasan yang direncanakan menjadi KP2B itu. Sehingga dalam inspeksi itu beberapa organisasi perangkat daerah atau OPD dilibatkan. Salah satunya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tabanan.

Baca Juga :  Tidur Pintu Tak Dikunci, Lima Handphone Raib

Dari hasil pantauan di lapangan, status KP2B belum ditetapkan. Sehingga warga yang sedang melakukan aktivitas pembangunan di kawasan yang dijadikan persoalan itu diarahkan untuk mengurus perizinan.

“Kalau (KP2B) belum ditetapkan kami arahkan untuk mengurus proses perizinannya. Karena di kawasan tersebut boleh diperuntukkan sebagai tempat tinggal sepuluh persen dari luasan yang ada. Itupun selama tidak ada persoalan atau keberatan dari penyandingnya,” jelasnya lagi.

Di sisi lain, menurut dia, ke depannya bilan KP2B ditetapkan, maka masyarakat diharapkan menjaga ketersediaan lahan pertanian pangan. Termasuk mengendalikan aktivitas pembangunan di kawasan itu sendiri.

“Kami sudah mengarahkan ke proses perizinan,” katanya, seraya menjelaskan bila memang dari sisi perizinan tidak memungkinkan, aktivitas pembangunan bisa saja distop, ” pungkasnya.

Baca Juga :  Kepatuhan Jaga Jarak Paling Kendor Saat Pilkada


TABANAN, BALI EXPRESS – Komisi I DPRD Tabanan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Selasa (20/4). Inspeksi tersebut dilakukan untuk memantau rencana penerapan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

Di samping itu, inspeksi itu juga dilakukan untuk menindaklanjuti laporan warga perihal adanya pembangunan di kawasan pertanian pangan. Sesuai rencana, di KP2B di masing-masing desa wajib tersedia minimal 15 persen.

“Kami melakukan kunjungan lapangan sekaligus memantau rencana penerapan KP2B itu,” jelas Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Putra Nurcahyadi.

Dia juga tidak memungkiri inspeksi ini dilatari adanya pengaduan warga perihal aktivitas pembangunan pada kawasan yang direncanakan menjadi KP2B itu. Sehingga dalam inspeksi itu beberapa organisasi perangkat daerah atau OPD dilibatkan. Salah satunya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tabanan.

Baca Juga :  Bupati Klungkung Tegur Pedagang Buang Sampah Sembarangan

Dari hasil pantauan di lapangan, status KP2B belum ditetapkan. Sehingga warga yang sedang melakukan aktivitas pembangunan di kawasan yang dijadikan persoalan itu diarahkan untuk mengurus perizinan.

“Kalau (KP2B) belum ditetapkan kami arahkan untuk mengurus proses perizinannya. Karena di kawasan tersebut boleh diperuntukkan sebagai tempat tinggal sepuluh persen dari luasan yang ada. Itupun selama tidak ada persoalan atau keberatan dari penyandingnya,” jelasnya lagi.

Di sisi lain, menurut dia, ke depannya bilan KP2B ditetapkan, maka masyarakat diharapkan menjaga ketersediaan lahan pertanian pangan. Termasuk mengendalikan aktivitas pembangunan di kawasan itu sendiri.

“Kami sudah mengarahkan ke proses perizinan,” katanya, seraya menjelaskan bila memang dari sisi perizinan tidak memungkinkan, aktivitas pembangunan bisa saja distop, ” pungkasnya.

Baca Juga :  Saingi Jatim, Bea Balik Nama Angkutan Umum Turun


Most Read

Artikel Terbaru

/