alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Wisatawan Kunjungi Tenganan Pegringsingan Mulai Naik

KARANGASEM, BALI EXPRESS – Pandemi Covid-19 membuat pariwisata Bali terpuruk. Terbukti beberapa tempat wisata menjadi sepi pengunjung. Tak terkecuali di Desa Tenganan Pegringsingan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.

Namun, seiring berjalannya waktu, keterpurukan tersebut berhasil dilewati, dan kini Tenganan Pegringsingan kembali mulai dikunjungi wisatawan.

Hal tersebut diakui langsung Ketua Pengelola Desa Wisata Tenganan Pegringsingan Putu Wiyadnyana.
Menurutnya kunjungan wisatawan ke Desa Bali Aga tersebut mengalami penurunan ketika Covid-19 di Bali marak. “Awal 2020 nol pengunjung sampai pertengahan 2021 masih (nol),” ujarnya, Selasa (19/7).

Wiyadnyana menuturkan, peningkatan kunjungan wisatawan mulai dirasakan pihaknya sejak kunjungan Menparekraf Sandiaga Uno pada pertengahan tahun 2021 lalu. “Pertengahan tahun (2021) sudah mulai ada. Lebih signifikan lagi setelah kunjungan Menparekraf, mungkin karena publikasinya,” terangnya.

Baca Juga :  Hotel dan Restoran di Karangasem Masih Andalkan Promo

Bahkan hingga kini kunjungan wisatawan disebutnya semakin meningkat. Antara wisatawan domestik dan mancanegara diakui berimbang. “Grafiknya terus naik,” tegasnya.

Untuk bisa berkunjung ke Tenganan Pegringsingan, pengelola desa wisata tidak mematok harga kepada wisatawan. Hanya berupa donasi seiklasnya, para wisatawan sudah bisa menyaksikan keindahan alam dan budaya. “Tidak ada atraksi buatan disini,” tandasnya.

Ia menambahkan, terkecuali untuk wisatawan yang membeli paket wisata. Disana terdapat dua paket wisata, yakni tour desa dan tracking. Kedua paket tersebut memberikan makan siang terhadap wisatawan. “Kalau tour desa hanya keliling desa. Atraksinya ada yang melihat penenun hingga menganyam. Sedangkan tracking mulai dari Desa Kastala, Bebandem,” pungkasnya. (dir)

Baca Juga :  Pelaku Pariwisata Bali Keberatan Tarif VoA Disebut Bakal Naik 3 Kali Lipat

 


KARANGASEM, BALI EXPRESS – Pandemi Covid-19 membuat pariwisata Bali terpuruk. Terbukti beberapa tempat wisata menjadi sepi pengunjung. Tak terkecuali di Desa Tenganan Pegringsingan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.

Namun, seiring berjalannya waktu, keterpurukan tersebut berhasil dilewati, dan kini Tenganan Pegringsingan kembali mulai dikunjungi wisatawan.

Hal tersebut diakui langsung Ketua Pengelola Desa Wisata Tenganan Pegringsingan Putu Wiyadnyana.
Menurutnya kunjungan wisatawan ke Desa Bali Aga tersebut mengalami penurunan ketika Covid-19 di Bali marak. “Awal 2020 nol pengunjung sampai pertengahan 2021 masih (nol),” ujarnya, Selasa (19/7).

Wiyadnyana menuturkan, peningkatan kunjungan wisatawan mulai dirasakan pihaknya sejak kunjungan Menparekraf Sandiaga Uno pada pertengahan tahun 2021 lalu. “Pertengahan tahun (2021) sudah mulai ada. Lebih signifikan lagi setelah kunjungan Menparekraf, mungkin karena publikasinya,” terangnya.

Baca Juga :  Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan Ke Pantai Kuta Meningkat 100 Persen

Bahkan hingga kini kunjungan wisatawan disebutnya semakin meningkat. Antara wisatawan domestik dan mancanegara diakui berimbang. “Grafiknya terus naik,” tegasnya.

Untuk bisa berkunjung ke Tenganan Pegringsingan, pengelola desa wisata tidak mematok harga kepada wisatawan. Hanya berupa donasi seiklasnya, para wisatawan sudah bisa menyaksikan keindahan alam dan budaya. “Tidak ada atraksi buatan disini,” tandasnya.

Ia menambahkan, terkecuali untuk wisatawan yang membeli paket wisata. Disana terdapat dua paket wisata, yakni tour desa dan tracking. Kedua paket tersebut memberikan makan siang terhadap wisatawan. “Kalau tour desa hanya keliling desa. Atraksinya ada yang melihat penenun hingga menganyam. Sedangkan tracking mulai dari Desa Kastala, Bebandem,” pungkasnya. (dir)

Baca Juga :  Bali Hari Ini Tambah 44 Kasus Positif Covid-19, Denpasar Terbanyak

 


Most Read

Artikel Terbaru

/