alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Congkel Rumah Kontrakan, Melarikan Diri, Berakhir di Kantor Polisi

BALI EXPRESS, TABANAN – Seorang pria bernama Iqbal Yulianto, 34 diamankan jajaran Polsek Kota Tabanan, lantaran berusaha melakukan pencurian di sebuah rumah kontrakan di Banjar Tanah Pegat, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, Selasa (20/8) pukul 09.15. 

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa itu bermula ketika sekitar pukul 09.15 salah seorang saksi I Putu Suparta bersama I Wayan Sudarsana sedang minum kopi. Keduanya duduk di bengkel dekat rumah kontrakan yang dihuni Made Sukarja, 34, asal Banjar Batuaji Kawan Kelod, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan.

 

Asyik menyeruput kopi sambil mengobrol, kedua saksi mendengar suara mencurigakan. Asalnya dari rumah kontrakan korban. Setelah dicek, ternyata ada seorang pria sedang mencongkel jendela kamar tidur menggunakan linggis kecil. Suparta pun bertanya kepada pria tersebut. Bukannya menyahut, pria itu malah balik kanan dan mengambil langkah seribu. Saking ketakutan, tersangka nekat melompati tembok pagar sebelah timur.

 

Suparta dan Sudarsana tak tinggal diam. Tanpa membuang waktu langsung mengejar pelaku. Sayang, tak berhasil. Suparta kemudian memilih melapor ke Bhabinkamtibmas Desa Gubug. Informasi pun diteruskan ke Polsek Tabanan. Dengan sigap aparat bergerak dan berhasil mengantongi identitas pelaku.

 

Tim Kepolisian Polsek Tabanan dipimpin Kanit Reskrim bersama masyarakat berusaha mencari pelaku. Tak disangka, pria bernama Iqbal Yulianto tersebut dipergoki sedang dibonceng pengemudi ojek online. Kontan saja, pelaku yang beralamat di Dusun Loncatan RT 003 RW 005, Desa Mangaran, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur tersebut langsung diteriaki maling.

 

Pelaku yang panik sempat berusaha menarik gas sepeda motor. Pengemudi ojek online, Budi Candra Kelana tak mau kalah. Dengan sigap ia berusaha mempertahankan kemudi. Rem tangan ditekan, kunci kontak dicabut. Sepeda motor pun mati seketika. Kian panik, pelaku langsung melompat dan kembali berupaya melarikan diri.

 

 “Namun dengan bantuan masyarakat, jajaran Polsek Tabanan berhasil mengamankan pelaku beserta barang buktinya. Pelaku dibawa ke Mapolsek Tabanan,” ujar Kapolsek Kota Tabanan Kompol I Wayan Nuriata.

 

Bersama pelaku, turut diamankan satu unit sepeda motor Honda Kharisma warna hitam silver DK 6772 FN beserta kunci kontak, satu buah linggis kecil warna biru, satu buah tas gendong  warna hitam, satu buah obeng merk viper dengan pegangan warna bening dan hijau, dan tiga buah serpihan kayu kecil. “Pelaku belum sempat masuk ke dalam rumah karena keburu ketahuan oleh warga yang sedang ngopi di bengkel,” imbuh Nuriata.

 

Korban mengatakan, setelah diperiksa, tidak ada barang-barang miliknya yang hilang. Saat kejadian, rumah korban dalam keadaan kosong. Sebab korban bekerja di SMK PGRI 2 Mengwi Badung. “Korban kemudian mendapatkan telepon dari saksi I Wayan Suwika bahwa rumah kontrakannya dicongkel sehingga korban pulang. Ternyata memang benar jendela kamar tidur terdapat bekas congkelan, namun jendela tidak terbuka dan barang – barang tidak ada yang hilang,” pungkasnya.


BALI EXPRESS, TABANAN – Seorang pria bernama Iqbal Yulianto, 34 diamankan jajaran Polsek Kota Tabanan, lantaran berusaha melakukan pencurian di sebuah rumah kontrakan di Banjar Tanah Pegat, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, Selasa (20/8) pukul 09.15. 

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa itu bermula ketika sekitar pukul 09.15 salah seorang saksi I Putu Suparta bersama I Wayan Sudarsana sedang minum kopi. Keduanya duduk di bengkel dekat rumah kontrakan yang dihuni Made Sukarja, 34, asal Banjar Batuaji Kawan Kelod, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan.

 

Asyik menyeruput kopi sambil mengobrol, kedua saksi mendengar suara mencurigakan. Asalnya dari rumah kontrakan korban. Setelah dicek, ternyata ada seorang pria sedang mencongkel jendela kamar tidur menggunakan linggis kecil. Suparta pun bertanya kepada pria tersebut. Bukannya menyahut, pria itu malah balik kanan dan mengambil langkah seribu. Saking ketakutan, tersangka nekat melompati tembok pagar sebelah timur.

 

Suparta dan Sudarsana tak tinggal diam. Tanpa membuang waktu langsung mengejar pelaku. Sayang, tak berhasil. Suparta kemudian memilih melapor ke Bhabinkamtibmas Desa Gubug. Informasi pun diteruskan ke Polsek Tabanan. Dengan sigap aparat bergerak dan berhasil mengantongi identitas pelaku.

 

Tim Kepolisian Polsek Tabanan dipimpin Kanit Reskrim bersama masyarakat berusaha mencari pelaku. Tak disangka, pria bernama Iqbal Yulianto tersebut dipergoki sedang dibonceng pengemudi ojek online. Kontan saja, pelaku yang beralamat di Dusun Loncatan RT 003 RW 005, Desa Mangaran, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur tersebut langsung diteriaki maling.

 

Pelaku yang panik sempat berusaha menarik gas sepeda motor. Pengemudi ojek online, Budi Candra Kelana tak mau kalah. Dengan sigap ia berusaha mempertahankan kemudi. Rem tangan ditekan, kunci kontak dicabut. Sepeda motor pun mati seketika. Kian panik, pelaku langsung melompat dan kembali berupaya melarikan diri.

 

 “Namun dengan bantuan masyarakat, jajaran Polsek Tabanan berhasil mengamankan pelaku beserta barang buktinya. Pelaku dibawa ke Mapolsek Tabanan,” ujar Kapolsek Kota Tabanan Kompol I Wayan Nuriata.

 

Bersama pelaku, turut diamankan satu unit sepeda motor Honda Kharisma warna hitam silver DK 6772 FN beserta kunci kontak, satu buah linggis kecil warna biru, satu buah tas gendong  warna hitam, satu buah obeng merk viper dengan pegangan warna bening dan hijau, dan tiga buah serpihan kayu kecil. “Pelaku belum sempat masuk ke dalam rumah karena keburu ketahuan oleh warga yang sedang ngopi di bengkel,” imbuh Nuriata.

 

Korban mengatakan, setelah diperiksa, tidak ada barang-barang miliknya yang hilang. Saat kejadian, rumah korban dalam keadaan kosong. Sebab korban bekerja di SMK PGRI 2 Mengwi Badung. “Korban kemudian mendapatkan telepon dari saksi I Wayan Suwika bahwa rumah kontrakannya dicongkel sehingga korban pulang. Ternyata memang benar jendela kamar tidur terdapat bekas congkelan, namun jendela tidak terbuka dan barang – barang tidak ada yang hilang,” pungkasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/