alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Terpeleset Saat Sambung Pipa, Mendra Tewas di Dasar Jurang

SUKASADA, BALI EXPRESS – Sungguh malang nasib Ketut Mendra, 61. Pria asal Desa Selat, Kecamatan Sukasada ini, meregang nyawa setelah terjatuh ke jurang sedalam 100 meter saat hendak menyambungkan pipa air, Rabu (19/8) sekira pukul 12.30 Wita di hutan Desa Selat.

Peristiwa naas ini bermula sekitar pukul 07.30 Wita, korban Mendra bersama keponakannya Kadek Arnawa, 45, pergi ke sekitar lokasi kejadian di kawasan hutan Desa  Selat untuk menyambungkan pipa air. Saat korban berusaha menyambungkan pipa air, korban terpeleset dan jatuh ke jurang sedalam 100 meter.

Melihat pamannya terjatuh, Arnawa bergegas memberikan pertolongan. Namun lacur, karena medan cukup terjal untuk menjangkau dasar jurang membuat saksi  Arnawa tak bisa berbuat banyak. Ia pun pulang ke rumah untuk mencari bantuan. Hingga sejumlah warga turun melakukan evakuasi.

Baca Juga :  Terpeleset, Kakek Ditemukan Membusuk di Pinggir Sungai

Kondisi medan yang terjal membuat proses evakuasi mengalami sedikit kendala. Korban Mendra baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 18.30 Wita. Namun sayang, ketika dievakuasi korban Mendra sudah dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka.

Dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Sukasada, Kompol Nyoman Landung, membenarkan kejadian itu. Kata Landung, pasca menerima laporan anggota langsung menuju ke lokasi dan ke rumah duka. “Anggota sudah datang ke lokasi. Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka kepala belakang, patah kaki kanan dan luka robek telapak kaki kiri,” kata Kompol Landung, Kamis (30/8) siang.

Dikatakannya, pihak keluarga korban sudah mengikhlaskan kejadian ini. “Pihak keluarga sudah ikhlas. Selain itu pihak keluarga korban, baik itu istri dan anaknya menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban,” pungkas Kompol Landung.

Baca Juga :  Air Terjun Suwat Jadi Objek Wisata, Tiket Masuk Rp 10 Ribu

 

 

 


SUKASADA, BALI EXPRESS – Sungguh malang nasib Ketut Mendra, 61. Pria asal Desa Selat, Kecamatan Sukasada ini, meregang nyawa setelah terjatuh ke jurang sedalam 100 meter saat hendak menyambungkan pipa air, Rabu (19/8) sekira pukul 12.30 Wita di hutan Desa Selat.

Peristiwa naas ini bermula sekitar pukul 07.30 Wita, korban Mendra bersama keponakannya Kadek Arnawa, 45, pergi ke sekitar lokasi kejadian di kawasan hutan Desa  Selat untuk menyambungkan pipa air. Saat korban berusaha menyambungkan pipa air, korban terpeleset dan jatuh ke jurang sedalam 100 meter.

Melihat pamannya terjatuh, Arnawa bergegas memberikan pertolongan. Namun lacur, karena medan cukup terjal untuk menjangkau dasar jurang membuat saksi  Arnawa tak bisa berbuat banyak. Ia pun pulang ke rumah untuk mencari bantuan. Hingga sejumlah warga turun melakukan evakuasi.

Baca Juga :  Tak Lapor Diri, Empat Orang Duktang Terjaring Razia

Kondisi medan yang terjal membuat proses evakuasi mengalami sedikit kendala. Korban Mendra baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 18.30 Wita. Namun sayang, ketika dievakuasi korban Mendra sudah dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka.

Dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Sukasada, Kompol Nyoman Landung, membenarkan kejadian itu. Kata Landung, pasca menerima laporan anggota langsung menuju ke lokasi dan ke rumah duka. “Anggota sudah datang ke lokasi. Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka kepala belakang, patah kaki kanan dan luka robek telapak kaki kiri,” kata Kompol Landung, Kamis (30/8) siang.

Dikatakannya, pihak keluarga korban sudah mengikhlaskan kejadian ini. “Pihak keluarga sudah ikhlas. Selain itu pihak keluarga korban, baik itu istri dan anaknya menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban,” pungkas Kompol Landung.

Baca Juga :  Diduga Terpeleset, Peternak Desa Duda Tewas Tertindih Rumput

 

 

 


Most Read

Artikel Terbaru

/