alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Kasus Covid-19 Meningkat, Desa/Kelurahan di Denpasar Gencarkan Patroli

DENPASAR, BALI EXPRES ­– Guna meminimalisir merebaknya kembali kasus Covid-19 di Kota Denpasar, desa/kelurahan merapatkan barisan untuk menjaga keamanan serta kedisiplinan di wilayah masing-masing, terutama terkait penerapan protokol kesehatan. Mengingat, saat ini kasus Covid-19 di Denpasar kembali menunjukkan grafik peningkatan. 

Selain melakukan patroli secara dialogis, juga menyosialisasikan Peraturan Gubernur Nomor 46 tahun 2020 dan Peraturan Walikota Nomor 48 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru. Kegiatan patroli tersebut secara serentak dilakukan, Sabtu (19/9) malam. Desa yang melakukan patroli, di antaranya Desa Dangin Puri Kangin, Desa Peguyangan Kaja dan Desa Dauh Puri Kaja.

Dikonfirmasi, Minggu (20/9) siang, Perbekel Desa Dangin Puri Kangin I Wayan Sulatra menyampaikan,  pelaksanaan patroli dialogis dan sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 48 Tahun 2020 saat ini menyasar warga yang berada di lingkugan Banjar Kreneng. Selain itu juga menyasar para pelaku usaha serta tempat-tempat keramaian. “Kegiatan ini secara rutin kami laksanakan di tujuh banjar yang ada di lingkungan Desa Dangin Puri Kangin. Kami berharap dengan dilaksanakan patroli pemantauan ini dapat meningkatkan keamanan wilayah sekaligus menekankan masyarakat akan pentingnya mengikuti protokol kesehatan dalam memerangi pandemi virus Covid-19,” papar Sulatra.

Sementara itu, Perbekel Desa Dauh Puri Kaja, I Gusti Ketut Sucipta mengatakan,  dua ruang publik yakni kawasan Taman Kota Lumintang dan Pasar Wangaya menjadi sasaran patroli dan sosialisasi prokes pada Sabtu malam. Sebab, hampir seluruh wilayah di Bali dan Indonesia masih terjadi penambahan kasus aktif Covid-19. “Pada Sabtu malam kami telah menggelar patroli dan sosialisasi prokes sebagai kegiatan rutin. Di samping memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, juga memberikan informasi terkait peningkatan disiplin bersama dalam penerapan prokes,” terangnya.

Di sisi lain, Perbekel Desa Peguyangan Kaja, Made Parmita menyampaikan, patroli dialogis dan sosialisasi Peraturan Gubernur No. 46 tahun 2020 dan Perwali No. 48 Tahun 2020 diintensifkan di wilayah Desa Peguyangan Kaja oleh seluruh jajaran terkait untuk memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Kegiatan Patroli Dialogis ini sudah sejak lama digerakkan di wilayahnya. “Jika sebelum Pandemi lebih dititikberatkan pada patroli pemantauan wilayah untuk mengantisipasi gangguan ketertiban umum, seperti geng motor liar, maka semenjak pandemi Covid-19 ini kegiatan patroli ini digabung dengan Satgas Desa Adat dan Desa Dinas serta unsur lainnya untuk mengadakan sosialisasi penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat,” terangnya. 

Monitoring dan sosialisasi serta edukasi penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan  Cegah COVID-19 pada tatanan adaptasi kebiasaan baru juga dilakukan di areal Pasar Ketapian maupun sekitarnya secara berkala dan berkelanjutan oleh Lurah Sumerta bersama Satgas Amanusa Polsek Dentim didampingi GTPP Covid-19 Kelurahan Sumerta, bersama Satgas Solidaritas dan Gotong Royong Banjar/Lingkungan setempat dan Satgas Unit Pasar Ketapian, Minggu (20/9) pagi.

Lurah Sumerta, I Wayan Eka Apriana mengatakan, dari hasil kegiatan ditemukan 5 pelanggar yang selanjutnya diberikan teguran serta pemberian masker baru kepada pengunjung yang menggunakan masker yang kotor maupun menggunakan masker tidak sesuai dengan protokol kesehatan. “Kami melakukan monitoring dan sosialisasi dengan cara mendatangi pasar, memberikan imbauan dan teguran kepada pedagang dan pengunjung pasar serta pengendara yang melintas di depan pasar yang kurang benar tentang tata cara mengenakan masker,” kata dia.

Sementara, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, di tempat terpisah mengatakan, Pemkot Denpasar senantiasa bersinergi dengan seluruh pihak dalam memaksimalkan penanganan penyebaran Covid-19 dengan sosialisasi protokol kesehatan. “Kami mengajak semua masyarakat untuk berpartisipasi mencegah penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan,” ajak Dewa Rai.


DENPASAR, BALI EXPRES ­– Guna meminimalisir merebaknya kembali kasus Covid-19 di Kota Denpasar, desa/kelurahan merapatkan barisan untuk menjaga keamanan serta kedisiplinan di wilayah masing-masing, terutama terkait penerapan protokol kesehatan. Mengingat, saat ini kasus Covid-19 di Denpasar kembali menunjukkan grafik peningkatan. 

Selain melakukan patroli secara dialogis, juga menyosialisasikan Peraturan Gubernur Nomor 46 tahun 2020 dan Peraturan Walikota Nomor 48 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru. Kegiatan patroli tersebut secara serentak dilakukan, Sabtu (19/9) malam. Desa yang melakukan patroli, di antaranya Desa Dangin Puri Kangin, Desa Peguyangan Kaja dan Desa Dauh Puri Kaja.

Dikonfirmasi, Minggu (20/9) siang, Perbekel Desa Dangin Puri Kangin I Wayan Sulatra menyampaikan,  pelaksanaan patroli dialogis dan sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 48 Tahun 2020 saat ini menyasar warga yang berada di lingkugan Banjar Kreneng. Selain itu juga menyasar para pelaku usaha serta tempat-tempat keramaian. “Kegiatan ini secara rutin kami laksanakan di tujuh banjar yang ada di lingkungan Desa Dangin Puri Kangin. Kami berharap dengan dilaksanakan patroli pemantauan ini dapat meningkatkan keamanan wilayah sekaligus menekankan masyarakat akan pentingnya mengikuti protokol kesehatan dalam memerangi pandemi virus Covid-19,” papar Sulatra.

Sementara itu, Perbekel Desa Dauh Puri Kaja, I Gusti Ketut Sucipta mengatakan,  dua ruang publik yakni kawasan Taman Kota Lumintang dan Pasar Wangaya menjadi sasaran patroli dan sosialisasi prokes pada Sabtu malam. Sebab, hampir seluruh wilayah di Bali dan Indonesia masih terjadi penambahan kasus aktif Covid-19. “Pada Sabtu malam kami telah menggelar patroli dan sosialisasi prokes sebagai kegiatan rutin. Di samping memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, juga memberikan informasi terkait peningkatan disiplin bersama dalam penerapan prokes,” terangnya.

Di sisi lain, Perbekel Desa Peguyangan Kaja, Made Parmita menyampaikan, patroli dialogis dan sosialisasi Peraturan Gubernur No. 46 tahun 2020 dan Perwali No. 48 Tahun 2020 diintensifkan di wilayah Desa Peguyangan Kaja oleh seluruh jajaran terkait untuk memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Kegiatan Patroli Dialogis ini sudah sejak lama digerakkan di wilayahnya. “Jika sebelum Pandemi lebih dititikberatkan pada patroli pemantauan wilayah untuk mengantisipasi gangguan ketertiban umum, seperti geng motor liar, maka semenjak pandemi Covid-19 ini kegiatan patroli ini digabung dengan Satgas Desa Adat dan Desa Dinas serta unsur lainnya untuk mengadakan sosialisasi penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat,” terangnya. 

Monitoring dan sosialisasi serta edukasi penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan  Cegah COVID-19 pada tatanan adaptasi kebiasaan baru juga dilakukan di areal Pasar Ketapian maupun sekitarnya secara berkala dan berkelanjutan oleh Lurah Sumerta bersama Satgas Amanusa Polsek Dentim didampingi GTPP Covid-19 Kelurahan Sumerta, bersama Satgas Solidaritas dan Gotong Royong Banjar/Lingkungan setempat dan Satgas Unit Pasar Ketapian, Minggu (20/9) pagi.

Lurah Sumerta, I Wayan Eka Apriana mengatakan, dari hasil kegiatan ditemukan 5 pelanggar yang selanjutnya diberikan teguran serta pemberian masker baru kepada pengunjung yang menggunakan masker yang kotor maupun menggunakan masker tidak sesuai dengan protokol kesehatan. “Kami melakukan monitoring dan sosialisasi dengan cara mendatangi pasar, memberikan imbauan dan teguran kepada pedagang dan pengunjung pasar serta pengendara yang melintas di depan pasar yang kurang benar tentang tata cara mengenakan masker,” kata dia.

Sementara, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, di tempat terpisah mengatakan, Pemkot Denpasar senantiasa bersinergi dengan seluruh pihak dalam memaksimalkan penanganan penyebaran Covid-19 dengan sosialisasi protokol kesehatan. “Kami mengajak semua masyarakat untuk berpartisipasi mencegah penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan,” ajak Dewa Rai.


Most Read

Artikel Terbaru

/