alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

8 Dirusak, 6 Kompor Gas Rombong PKL di Pedungan Dicuri

DENPASAR, BALI EXPRESS – Rombong milik pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Pulau Belitung, tepatnya di depan PT Muara Perkasa, Banjar Geladag, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, disantroni maling, Sabtu (20/3) sekitar pukul 02.30 Wita. Ada delapan rombong yang dirusak, untuk menggasak kompor yang tersimpan di dalamnya.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh para pemilik saat akan mempersiapkan dagangan untuk berjualan. Mereka dikejutkan katena rombong rusak, terutama pada bagian gemboknya. Saat dicek ternyata kompor gas yang disimpan di dalam rombong raib. 

“Ada enam kompor yang hilang, termasuk selang gasnya,” tandas salah satu pedagang yang menjual lontong sayur, Bayu Ferdianto,  Minggu (21/3).

“Memang rombong jualan biasannya ditinggal disini, kompor sama selang gas kami simpan di dalam rombong, kalau tabung gasnya kami bawa pulang,” pungkasnya. 

Disebutkannya, pencurian itu baru pertama kali terjadi, sejak berdagang selama beberapa tahun. Peristiwa itu diduga terjadi saat hujan deras, dan warga di sekitar sempat menyaksikan adanya sekelompok pemuda yang berteduh di lokasi sekitar pukul 01.00 Wita.

“Bukannya menuduh ya,  tapi warga sekitar sempat melihat ada beberapa anak muda yang berteduh sekitar pukul 01.00, kebetulan lokasi sudah sepi karena di masa pandemi pedagang hanya beroperasi sampai pukul 22.00 Wita saja,” beber pedagang lain bernama Aris yang menjual gorengan.

Ketika disinggung apakah akan menempuh jalur hukum, mereka mengaku tidak akan melaporkan kejadian ini karena kerugian yang dialami tidak terlalu besar. 

Para pedagang yang berasal dari berbagai daerah di luar Bali, seperti Surabaya, Banyuwangi, Madura dan Bandung tersebut, memilih untuk memperbaiki keadaan rombong yang rusak. Namun mereka mengaku tidak akan tinggal diam jika hal seperti ini sampai terjadi lagi, mereka tidak akan lagi segan dan akan langsung melaporkannya ke polisi. (ges)


DENPASAR, BALI EXPRESS – Rombong milik pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Pulau Belitung, tepatnya di depan PT Muara Perkasa, Banjar Geladag, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, disantroni maling, Sabtu (20/3) sekitar pukul 02.30 Wita. Ada delapan rombong yang dirusak, untuk menggasak kompor yang tersimpan di dalamnya.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh para pemilik saat akan mempersiapkan dagangan untuk berjualan. Mereka dikejutkan katena rombong rusak, terutama pada bagian gemboknya. Saat dicek ternyata kompor gas yang disimpan di dalam rombong raib. 

“Ada enam kompor yang hilang, termasuk selang gasnya,” tandas salah satu pedagang yang menjual lontong sayur, Bayu Ferdianto,  Minggu (21/3).

“Memang rombong jualan biasannya ditinggal disini, kompor sama selang gas kami simpan di dalam rombong, kalau tabung gasnya kami bawa pulang,” pungkasnya. 

Disebutkannya, pencurian itu baru pertama kali terjadi, sejak berdagang selama beberapa tahun. Peristiwa itu diduga terjadi saat hujan deras, dan warga di sekitar sempat menyaksikan adanya sekelompok pemuda yang berteduh di lokasi sekitar pukul 01.00 Wita.

“Bukannya menuduh ya,  tapi warga sekitar sempat melihat ada beberapa anak muda yang berteduh sekitar pukul 01.00, kebetulan lokasi sudah sepi karena di masa pandemi pedagang hanya beroperasi sampai pukul 22.00 Wita saja,” beber pedagang lain bernama Aris yang menjual gorengan.

Ketika disinggung apakah akan menempuh jalur hukum, mereka mengaku tidak akan melaporkan kejadian ini karena kerugian yang dialami tidak terlalu besar. 

Para pedagang yang berasal dari berbagai daerah di luar Bali, seperti Surabaya, Banyuwangi, Madura dan Bandung tersebut, memilih untuk memperbaiki keadaan rombong yang rusak. Namun mereka mengaku tidak akan tinggal diam jika hal seperti ini sampai terjadi lagi, mereka tidak akan lagi segan dan akan langsung melaporkannya ke polisi. (ges)


Most Read

Artikel Terbaru

/