25.4 C
Denpasar
Thursday, June 8, 2023

Ngamuk dan Kerap Resahkan Warga, Dua ODGJ Diamankan Satpol PP

GANYAR, BALI EXPRESS – Dua Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) diamankan Satpol PP Gianyar dalam sehari, Jumat (21/5).

 

Mereka adalah I Ketut Sumita, 45, warga Banjar Bayad, Desa Kedisan, Kecamatan Tegalalang, Gianyar dan I Made Kutapati, 34, warga Banjar Cucukan, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Keduanya pun langsung dibawa ke RSJ Bangli.

 

Kasatpol PP Gianyar, I Made Watha, menjelaskan jika kedua ODGJ itu diamankan lantaran mengamuk dan membuat keluarga serta tetangganya resah. “Sehingga tim dibagi dua, tim pertama ke Bayad dan tim lainnya ke Cucukan,” tegasnya.

 

Ditambahkannya jika ODGJ yang pertama diamankan adalah Sumita di Banjar Bayad. Dimana Sumita yang bertelanjang dada ditemukan di pinggir jalan. Petugas kemudian membujuk Sumita hingga akhirnya mau menggunakan baju dan dibawa ke RSJ Bangli.

Baca Juga :  Polda Bali Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada di Tengah Guyuran Hujan

 

Regu kedua, yang ke Banjar Cucukan dibantu oleh pegawai Pemda Gianyar yang juga spesialis penjinak ODGJ, Wayan Nasta. ODGJ Kutapati memang beberapa kali mengamuk di wilayah desanya.

 

Menurut Nasta sekitar pukul 10.00 WITA dirinya dihubungi Satpol PP Gianyar untuk membujuk ODGJ di Banjar Cucukan. “Informasi dari keluarganya yang bersangkutan kumat dan mengamuk,” ujarnya.

 

Disampaikan pula jika Kutapati sering mengamuk dan membawa sajam. Bahkan beberapa waktu lalu, kata Nasta, yang bersangkutan masuk ke rumah-rumah warga sehingga membuat warga resah.

 

Selanjutnya tim Satpol PP Gianyar pun berangkat menuju TKP. Dan setibanya di TKP, pihaknya mendapati yang bersangkutan sedang ada di kamarnya. “Nah saat kita tiba di TKP, yang bersangkutan sudah tenang, dan ada di salam kamarnya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tepergok Congkel Kotak Sesari di Pura, Pelaku Kabur Tinggalkan Motor

 

Sehingga dengan mudah yang bersangkutan diamankan dan selanjutnya dibawa ke RSJ Bangli. Sejatinya Kutapati pun sudah pernahasuk RSJ, namun sudah pulang beberaoa tahun lalu. “Saya lupa tahun berapa yang jelas sekarang kumat dan kita antar lagi ke RSJ Bangli,” tandasnya.


GANYAR, BALI EXPRESS – Dua Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) diamankan Satpol PP Gianyar dalam sehari, Jumat (21/5).

 

Mereka adalah I Ketut Sumita, 45, warga Banjar Bayad, Desa Kedisan, Kecamatan Tegalalang, Gianyar dan I Made Kutapati, 34, warga Banjar Cucukan, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Keduanya pun langsung dibawa ke RSJ Bangli.

 

Kasatpol PP Gianyar, I Made Watha, menjelaskan jika kedua ODGJ itu diamankan lantaran mengamuk dan membuat keluarga serta tetangganya resah. “Sehingga tim dibagi dua, tim pertama ke Bayad dan tim lainnya ke Cucukan,” tegasnya.

 

Ditambahkannya jika ODGJ yang pertama diamankan adalah Sumita di Banjar Bayad. Dimana Sumita yang bertelanjang dada ditemukan di pinggir jalan. Petugas kemudian membujuk Sumita hingga akhirnya mau menggunakan baju dan dibawa ke RSJ Bangli.

Baca Juga :  Gelar Pesta Saat Nataru Akan Disanksi

 

Regu kedua, yang ke Banjar Cucukan dibantu oleh pegawai Pemda Gianyar yang juga spesialis penjinak ODGJ, Wayan Nasta. ODGJ Kutapati memang beberapa kali mengamuk di wilayah desanya.

 

Menurut Nasta sekitar pukul 10.00 WITA dirinya dihubungi Satpol PP Gianyar untuk membujuk ODGJ di Banjar Cucukan. “Informasi dari keluarganya yang bersangkutan kumat dan mengamuk,” ujarnya.

 

Disampaikan pula jika Kutapati sering mengamuk dan membawa sajam. Bahkan beberapa waktu lalu, kata Nasta, yang bersangkutan masuk ke rumah-rumah warga sehingga membuat warga resah.

 

Selanjutnya tim Satpol PP Gianyar pun berangkat menuju TKP. Dan setibanya di TKP, pihaknya mendapati yang bersangkutan sedang ada di kamarnya. “Nah saat kita tiba di TKP, yang bersangkutan sudah tenang, dan ada di salam kamarnya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kayu Dimakan Rayap, Plafon SDN 4 Penebel Jebol

 

Sehingga dengan mudah yang bersangkutan diamankan dan selanjutnya dibawa ke RSJ Bangli. Sejatinya Kutapati pun sudah pernahasuk RSJ, namun sudah pulang beberaoa tahun lalu. “Saya lupa tahun berapa yang jelas sekarang kumat dan kita antar lagi ke RSJ Bangli,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru