alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

  Diduga Masalah Ekonomi, Adnyana Gantung Diri

 BADUNG, BALI EXPRESS – Kasus bunuh diri menggegerkan warga lingkungan Muding Buit Kelod, Banjar Muding Kelod, Kerobokan Kaja, Kuta Utara. Senin (20/7) pukul 17.30.  I Nyoman Adnyana,51, ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar mandi rumahnya.

Kasubag Humas Polres Badung, Iptu I Ketut Gede Oka Bawa, menerangkan, korban ditemukan pertama kali oleh keluarganya bernama Agus Novianta,27, saat korban hendak mengunjungi korban. “Awalnya ada acara Mlaspas di salah satu rumah saudara korban, tetapi korban tidak datang. Karena dia tidak datang, saksi Agus ke rumahnya dengan maksud mengantarkan makanan,” ungkap Iptu Oka, Selasa (21/7). 

Saksi yang datang ke rumahnya karena tidak ada respon saat dipanggil, maka saksi Agus masuk dan kaget melihat korban sudah dalam posisi gantung diri. “Saksi langsung meminta pertolongan dan menghubungi petugas,” jelas Iptu Oka.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh Polisi, korban dipastikan gantung diri dengan tali nilon warna coklat sepanjang 2 meter, korban menghadap ke Utara. Saat gantung diri korban mengenakan baju warna hitam, celana pendek warna abu-abu.

“Dari kemaluan korban keluar air mani, kemudian lidah korban menjulur kedepan, dan  anus korban mengeluarkan kotoran. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” beber Kasubag Humas senior ini.  Mengenai motif korban mengakhiri hidupnya dengan tragis, diduga karena kesulitan ekonomi. “Motif korban gantung diri diduga karena himpitan masalah ekonomi,” pungkasnya.

 


 BADUNG, BALI EXPRESS – Kasus bunuh diri menggegerkan warga lingkungan Muding Buit Kelod, Banjar Muding Kelod, Kerobokan Kaja, Kuta Utara. Senin (20/7) pukul 17.30.  I Nyoman Adnyana,51, ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar mandi rumahnya.

Kasubag Humas Polres Badung, Iptu I Ketut Gede Oka Bawa, menerangkan, korban ditemukan pertama kali oleh keluarganya bernama Agus Novianta,27, saat korban hendak mengunjungi korban. “Awalnya ada acara Mlaspas di salah satu rumah saudara korban, tetapi korban tidak datang. Karena dia tidak datang, saksi Agus ke rumahnya dengan maksud mengantarkan makanan,” ungkap Iptu Oka, Selasa (21/7). 

Saksi yang datang ke rumahnya karena tidak ada respon saat dipanggil, maka saksi Agus masuk dan kaget melihat korban sudah dalam posisi gantung diri. “Saksi langsung meminta pertolongan dan menghubungi petugas,” jelas Iptu Oka.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh Polisi, korban dipastikan gantung diri dengan tali nilon warna coklat sepanjang 2 meter, korban menghadap ke Utara. Saat gantung diri korban mengenakan baju warna hitam, celana pendek warna abu-abu.

“Dari kemaluan korban keluar air mani, kemudian lidah korban menjulur kedepan, dan  anus korban mengeluarkan kotoran. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” beber Kasubag Humas senior ini.  Mengenai motif korban mengakhiri hidupnya dengan tragis, diduga karena kesulitan ekonomi. “Motif korban gantung diri diduga karena himpitan masalah ekonomi,” pungkasnya.

 


Most Read

Artikel Terbaru

/