alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, May 16, 2022

Kejari Gianyar Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana

GIANYAR, BALI EXPRESS – Serangkaian Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-60 tahun 2020, Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar memusnahkan sejumlah barang bukti tindak pidana di halaman kantor setempat, Senin (20/7).

Kepala Kejaksaan Negeri Gianyar, Agung Mardiwibowo, mengungkapkan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti rampasan dari terdakwa yang sudah divonis bersalah serta berkekuatan hukum tetap oleh Pengadilan Negeri Gianyar dari bulan Juli 2019.

Disampaikan Agung Mardiwibowo, barang bukti terbanyak berupa narkotika jenis ganja sebanyak  1,114 kilogram milik terpidana Mario Sulaeman yang telah ditetapkan sebagai tersangka dengan pidana penjara 11 tahun dan denda Rp 2 miliar. Serta barang bukti dari terpidana I Gede Kamiar Widyawan dengan kepemilikan narkotika jenis sabu 37,07 gram dan jenis pil ekstasi sebanyak 72 butir. Di samping barang bukti jenis narkotika, dimusnahkan pula barang bukti lainnya, seperti senjata api, pisau, mesin sensor, mesin circle, cangkul, sekop, dan lainnya. 

Dalam rangkaian menyambut Hari Bhakti Adhyaksa, lanjutnya,  Kejaksaan Negeri Gianyar telah melakukan berbagai kegiatan.  Seperti bakti sosial dengan membagikan 60 paket sembako kepada yayasan dan panti asuhan serta anjangsana purnawirawan jaksa.

Mengenai capaian selama setahun belakangan, Agung Mardiwibowo menceritakan bahwa Kejari Gianyar telah menangani 205 perkara tindak pidana umum yang sudah inkracht serta 1 tindak pidana khusus berupa tindak pidana korupsi,  yang statusnya juga telah inkracht atau sudah berkekuatan hukum tetap.

Kejari Gianyar juga memiliki berbagai terobosan seperti jaksa masuk sekolah, dan jaksa ramah pelajar. JUga membuka gerai layanan publik pada acara car free day di area CFD Gianyar. Di samping itu, pada bidang perdata dan tata usaha negara, Kejari Gianyar juga telah menandatangani 171 MoU dengan  Pemda, BLUD RS Payangan maupun BUMN dan perbekel di wilayah hukum Kejari Gianyar.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Serangkaian Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-60 tahun 2020, Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar memusnahkan sejumlah barang bukti tindak pidana di halaman kantor setempat, Senin (20/7).

Kepala Kejaksaan Negeri Gianyar, Agung Mardiwibowo, mengungkapkan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti rampasan dari terdakwa yang sudah divonis bersalah serta berkekuatan hukum tetap oleh Pengadilan Negeri Gianyar dari bulan Juli 2019.

Disampaikan Agung Mardiwibowo, barang bukti terbanyak berupa narkotika jenis ganja sebanyak  1,114 kilogram milik terpidana Mario Sulaeman yang telah ditetapkan sebagai tersangka dengan pidana penjara 11 tahun dan denda Rp 2 miliar. Serta barang bukti dari terpidana I Gede Kamiar Widyawan dengan kepemilikan narkotika jenis sabu 37,07 gram dan jenis pil ekstasi sebanyak 72 butir. Di samping barang bukti jenis narkotika, dimusnahkan pula barang bukti lainnya, seperti senjata api, pisau, mesin sensor, mesin circle, cangkul, sekop, dan lainnya. 

Dalam rangkaian menyambut Hari Bhakti Adhyaksa, lanjutnya,  Kejaksaan Negeri Gianyar telah melakukan berbagai kegiatan.  Seperti bakti sosial dengan membagikan 60 paket sembako kepada yayasan dan panti asuhan serta anjangsana purnawirawan jaksa.

Mengenai capaian selama setahun belakangan, Agung Mardiwibowo menceritakan bahwa Kejari Gianyar telah menangani 205 perkara tindak pidana umum yang sudah inkracht serta 1 tindak pidana khusus berupa tindak pidana korupsi,  yang statusnya juga telah inkracht atau sudah berkekuatan hukum tetap.

Kejari Gianyar juga memiliki berbagai terobosan seperti jaksa masuk sekolah, dan jaksa ramah pelajar. JUga membuka gerai layanan publik pada acara car free day di area CFD Gianyar. Di samping itu, pada bidang perdata dan tata usaha negara, Kejari Gianyar juga telah menandatangani 171 MoU dengan  Pemda, BLUD RS Payangan maupun BUMN dan perbekel di wilayah hukum Kejari Gianyar.


Most Read

Artikel Terbaru

/