alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Pariwisata Menggeliat, Badung Catat 2 Ribu Wisdom Per Hari

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Sejak dibuka untuk kalangan domestik 31 Juli, pariwisata Kabupaten Badung mulai bergairah. Rata-rata sekitar 2 ribu wisatawan domestik (wisdom) tercatat mendatangi ‘Gumi Keris’ tiap hari. Hal ini kian menumbuhkan optimisme bangkitnya pariwisata Badung di tengah pandemi Covid-19.
Berdasarkan catatan Dinas Pariwisata Badung, kunjungan wisdom mulai 31 Juli hingga 20 Agustus mencapai 53.161 orang. Wisatawan tersebut dominan berasal dari Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

 “Kunjungan per harinya sejak dibuka 31 Juli ada dua ribu, bahkan hari kedua mencapai lima ribu. Jadi rata-rata meningkat dua kali lipat,” ungkap Plt Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Badung, Cokorda Raka Darmawan, Jumat (21/8).
Cok Raka Darmawan pun bersyukur, karena hal ini merupakan dampak dari keseriusan pemerintah dan masyarakat di Badung menangani Covid-19.
“Itu artinya kepercayaan wisatawan terhadap cara penanganan Covid-19 tinggi, sehingga mereka tidak khawatir datang ke sini. Kesadaran ini harus terus kita tingkatkan agar pariwisata semakin membaik,” ajak Asisten Administrasi Umum Setda Badung ini.
Mengenai langkah-langkah dalam rangka meningkatkan jumah kunjungan wisatawan, ia mengatakan, telah bersurat kepada pelaku industri pariwisata. Poinnya, bisa memanfaatkan website yang dimiliki Dispar Badung secara gratis. “Promosi kami lakukan secara virtual untuk memberikan keyakinan kepada wisatawan. Saya sudah bersurat kepada seluruh destinasi, pelaku pariwisata agar memanfaatkan media promosi online yang sudah dimiliki Pemkab Badung secara gratis,” jelasnya.
Ditegaskan Cok Raka Darmawan, sangat penting bagi pemangku kepentingan melakukan sosialisasi melalui Satgas Covid dan pelaku pariwisata, bahwa Bali khususnya Badung telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Tak kalah penting, masyarakat juga harus mendukung program ini dengan disiplin mengikuti protokol kesehatan, sehingga wisatawan yakin Bali aman untuk dikunjungi. Ia tak menampik masih ada keraguan dari wisatawan untuk bepergian. Namun setidaknya setelah pariwisara dibuka, ada pergerakan wisatawan dari berbagai kota menikmati libur di Bali. “Mudah-mudahan angka positif  Covid-19 ditekan. Tentunya ini akan berdampak positif bagi pariwisata,” harapnya.

Baca Juga :  Pemeliharaan Obyek Monkey Forest Normal, Tak Ada Karyawan Di-PHK

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Sejak dibuka untuk kalangan domestik 31 Juli, pariwisata Kabupaten Badung mulai bergairah. Rata-rata sekitar 2 ribu wisatawan domestik (wisdom) tercatat mendatangi ‘Gumi Keris’ tiap hari. Hal ini kian menumbuhkan optimisme bangkitnya pariwisata Badung di tengah pandemi Covid-19.
Berdasarkan catatan Dinas Pariwisata Badung, kunjungan wisdom mulai 31 Juli hingga 20 Agustus mencapai 53.161 orang. Wisatawan tersebut dominan berasal dari Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

 “Kunjungan per harinya sejak dibuka 31 Juli ada dua ribu, bahkan hari kedua mencapai lima ribu. Jadi rata-rata meningkat dua kali lipat,” ungkap Plt Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Badung, Cokorda Raka Darmawan, Jumat (21/8).
Cok Raka Darmawan pun bersyukur, karena hal ini merupakan dampak dari keseriusan pemerintah dan masyarakat di Badung menangani Covid-19.
“Itu artinya kepercayaan wisatawan terhadap cara penanganan Covid-19 tinggi, sehingga mereka tidak khawatir datang ke sini. Kesadaran ini harus terus kita tingkatkan agar pariwisata semakin membaik,” ajak Asisten Administrasi Umum Setda Badung ini.
Mengenai langkah-langkah dalam rangka meningkatkan jumah kunjungan wisatawan, ia mengatakan, telah bersurat kepada pelaku industri pariwisata. Poinnya, bisa memanfaatkan website yang dimiliki Dispar Badung secara gratis. “Promosi kami lakukan secara virtual untuk memberikan keyakinan kepada wisatawan. Saya sudah bersurat kepada seluruh destinasi, pelaku pariwisata agar memanfaatkan media promosi online yang sudah dimiliki Pemkab Badung secara gratis,” jelasnya.
Ditegaskan Cok Raka Darmawan, sangat penting bagi pemangku kepentingan melakukan sosialisasi melalui Satgas Covid dan pelaku pariwisata, bahwa Bali khususnya Badung telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Tak kalah penting, masyarakat juga harus mendukung program ini dengan disiplin mengikuti protokol kesehatan, sehingga wisatawan yakin Bali aman untuk dikunjungi. Ia tak menampik masih ada keraguan dari wisatawan untuk bepergian. Namun setidaknya setelah pariwisara dibuka, ada pergerakan wisatawan dari berbagai kota menikmati libur di Bali. “Mudah-mudahan angka positif  Covid-19 ditekan. Tentunya ini akan berdampak positif bagi pariwisata,” harapnya.

Baca Juga :  Akibat Pandemi, Sebelas Paket Pekerjaan Pemkab Klungkung Dibatalkan

Most Read

Artikel Terbaru

/