alexametrics
26.7 C
Denpasar
Friday, August 12, 2022

Tanam Sayuran dan Palawija, Tabanan Optimalkan Lahan Tidur

TABANAN, BALI EXPRESS – Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga mendampingi Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, melakukan penanaman bibit sayuran dan palawija di lahan tidur yang berlokasi di Jalan Sandat No. 712 Bypas Ir.Soekarno, Tabanan, Jumat (21/8).

Kegiatan yang melibatkan Forkopimda Tababan, beserta jajaran di lingkungan Pemkab Tabanan, Yayasan Ekalawya dan sejumlah stake holder di Tabanan ini, dilakukan sebagai upaya optimalisasi lahan tidur untuk usaha pertanian menuju Tabanan Aman dan Produktif di masa pandemi Covid-19. Sehingga, memberi dukungan kepada masyarakat, khususnya petani, agar tetap semangat melakukan aktivitas pertanian.

“Seperti layaknya bersepeda. Jangan karena ada Covid, kita tidak mengayuh sepeda kita. Kita kayuh saja sampai mana, tapi jangan berhenti. Yang namanya ujian itu bukan hanya sekarang saja, dari zaman dahulu juga ada ujian, cuma bentuk dan kemasannya berbeda,” ujar Bupati Eka. 

Lebih lanjut Bupati Eka berharap, kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat. Di samping itu, ia juga berharap kegiatan terus berlanjut di seluruh tempat atau lahan tidur yang ada di Kabupaten Tabanan, sehingga produktif untuk kesejahteraan masyarakat. “Mudah-mudahan gerakan ini gayung bersambut, tidak sampai disini saja. Kami bersama yayasan bersama stakeholder lainnya, akan terus berupaya bisa memberikan pengabdian di saat-saat kita mengalami ujian yang begitu besar ini,” lanjutnya.

Baca Juga :  Curi Ayam, Pelaku Turut Racuni Anjing Korban di Batungsel

Bupati Eka juga sangat menyadari, yang namanya ujian, bencana, ataupun wabah tersebut, tidak bisa diprediksi. Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat agar bisa bercocok tanam. Minimal untuk memenuhi ketahanan pangan keluarga, sehingga bisa meringankan beban di masa pandemik ini.

“Kita tidak tahu kapan ini akan berakhir. Kita coba untuk bercocok tanam. Hal itu harus tetap dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan kita. Dari pihak kita juga punya bibit sampai satu juta bibit. Itu kita kembangkan untuk dibagikan, baik kepada masyarakat yang kena PHK, dirumahkan atau kepada masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Eka juga meminta kepada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan dan selalu menerapkan protap kesehatan Covid-19, meskipun kondisi perekonomian masyarakat sangat terdampak akibat pandemi ini. “Tidak hanya masyarakat, kita di Pemerintah juga kondisi keuangannya direfocusing untuk kegiatan yang lebih penting, yakni penanganan Covid-19 ini,” tambahnya.

Selain melakukan penanaman bibit sayuran, pada kesempatan itu Bupati Eka beserta undangan yang hadir, menyerahkan secara simbolis 60 paket sembako kepada masyarakat sekitar yang terdampak. Juga  melakukan panen sayuran bayam merah. Bupati Eka meminta agar hasil panen tersebut dibagikan kepada masyarakat sekitar yang terdampak Covid-19.

Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga, mengatakan, kegiatan penanaman sayuran dan palawija merupakan wujud nyata dan tindaklanjut dari apa yang selama ini digaungkan pemerintah, yakni kedaulatan pangan Tabanan. “Kalau kita cuma ngomong saja, tapi tidak dibuktikan dengan aksi kan percuma, jadi kita komandoi dengan membangkitkan lahan tidur untuk dimanfaatkan semaksimal mungkin,” jelas Dirga.

Baca Juga :  Komisi III Desak PDAM Badung Segera Pindah Kantor

Di samping itu, melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat mendorong masyarakat yang telah mendapat bibit agar ditanam di lahan yang baik, bukan malah ditanam asal-asalan. “Nantinya hasil tanam sayuran dan palawija yang kita tanam hari ini akan dibagikan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan I Nyoman Budana menjelaskan, setidaknya terdapat sekitar 153,19 hektare lahan tidur yang tersebar di enam Kecamatan di Tabanan, yaitu di Kecamatan Selemadeg Barat, Selemadeg Timur, Kerambitan, Tabanan, Kediri, dan Marga.

Sebagai tindak lanjut dari arahan Bupati Eka, ia menerangkan, Pemkab Tabanan bekerjasama dengan berbagai pihak swasta melaksanakan demplot berbagai jenis sayuran dan palawija, diantaranya pepaya, cabai, terung, tomat, bayam, jagung, kangkung dan ubi kayu, dengan tetap mengedepankan budidaya ramah lingkungan. 

“Melalui demplot ini diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif. Dalam upaya meningkatkan produksi pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani,” tandasnya.


TABANAN, BALI EXPRESS – Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga mendampingi Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, melakukan penanaman bibit sayuran dan palawija di lahan tidur yang berlokasi di Jalan Sandat No. 712 Bypas Ir.Soekarno, Tabanan, Jumat (21/8).

Kegiatan yang melibatkan Forkopimda Tababan, beserta jajaran di lingkungan Pemkab Tabanan, Yayasan Ekalawya dan sejumlah stake holder di Tabanan ini, dilakukan sebagai upaya optimalisasi lahan tidur untuk usaha pertanian menuju Tabanan Aman dan Produktif di masa pandemi Covid-19. Sehingga, memberi dukungan kepada masyarakat, khususnya petani, agar tetap semangat melakukan aktivitas pertanian.

“Seperti layaknya bersepeda. Jangan karena ada Covid, kita tidak mengayuh sepeda kita. Kita kayuh saja sampai mana, tapi jangan berhenti. Yang namanya ujian itu bukan hanya sekarang saja, dari zaman dahulu juga ada ujian, cuma bentuk dan kemasannya berbeda,” ujar Bupati Eka. 

Lebih lanjut Bupati Eka berharap, kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat. Di samping itu, ia juga berharap kegiatan terus berlanjut di seluruh tempat atau lahan tidur yang ada di Kabupaten Tabanan, sehingga produktif untuk kesejahteraan masyarakat. “Mudah-mudahan gerakan ini gayung bersambut, tidak sampai disini saja. Kami bersama yayasan bersama stakeholder lainnya, akan terus berupaya bisa memberikan pengabdian di saat-saat kita mengalami ujian yang begitu besar ini,” lanjutnya.

Baca Juga :  Pohon dan Tiang Listrik Tumbang di Tabanan

Bupati Eka juga sangat menyadari, yang namanya ujian, bencana, ataupun wabah tersebut, tidak bisa diprediksi. Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat agar bisa bercocok tanam. Minimal untuk memenuhi ketahanan pangan keluarga, sehingga bisa meringankan beban di masa pandemik ini.

“Kita tidak tahu kapan ini akan berakhir. Kita coba untuk bercocok tanam. Hal itu harus tetap dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan kita. Dari pihak kita juga punya bibit sampai satu juta bibit. Itu kita kembangkan untuk dibagikan, baik kepada masyarakat yang kena PHK, dirumahkan atau kepada masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Eka juga meminta kepada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan dan selalu menerapkan protap kesehatan Covid-19, meskipun kondisi perekonomian masyarakat sangat terdampak akibat pandemi ini. “Tidak hanya masyarakat, kita di Pemerintah juga kondisi keuangannya direfocusing untuk kegiatan yang lebih penting, yakni penanganan Covid-19 ini,” tambahnya.

Selain melakukan penanaman bibit sayuran, pada kesempatan itu Bupati Eka beserta undangan yang hadir, menyerahkan secara simbolis 60 paket sembako kepada masyarakat sekitar yang terdampak. Juga  melakukan panen sayuran bayam merah. Bupati Eka meminta agar hasil panen tersebut dibagikan kepada masyarakat sekitar yang terdampak Covid-19.

Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga, mengatakan, kegiatan penanaman sayuran dan palawija merupakan wujud nyata dan tindaklanjut dari apa yang selama ini digaungkan pemerintah, yakni kedaulatan pangan Tabanan. “Kalau kita cuma ngomong saja, tapi tidak dibuktikan dengan aksi kan percuma, jadi kita komandoi dengan membangkitkan lahan tidur untuk dimanfaatkan semaksimal mungkin,” jelas Dirga.

Baca Juga :  Tiga Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalur Denpasar - Singaraja

Di samping itu, melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat mendorong masyarakat yang telah mendapat bibit agar ditanam di lahan yang baik, bukan malah ditanam asal-asalan. “Nantinya hasil tanam sayuran dan palawija yang kita tanam hari ini akan dibagikan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan I Nyoman Budana menjelaskan, setidaknya terdapat sekitar 153,19 hektare lahan tidur yang tersebar di enam Kecamatan di Tabanan, yaitu di Kecamatan Selemadeg Barat, Selemadeg Timur, Kerambitan, Tabanan, Kediri, dan Marga.

Sebagai tindak lanjut dari arahan Bupati Eka, ia menerangkan, Pemkab Tabanan bekerjasama dengan berbagai pihak swasta melaksanakan demplot berbagai jenis sayuran dan palawija, diantaranya pepaya, cabai, terung, tomat, bayam, jagung, kangkung dan ubi kayu, dengan tetap mengedepankan budidaya ramah lingkungan. 

“Melalui demplot ini diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif. Dalam upaya meningkatkan produksi pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/