alexametrics
29.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Diduga Akibat Sakit Jantung, Pemulung Meninggal di Pesiapan

TABANAN, BALI EXPRESS – Seorang pemulung ditemukan tak bernyawa di areal Terminal Pesiapan, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Senin petang (21/9) sekitar pukul 19.45 Wita. Diduga korban meninggal dunia karena sakit.

Informasi di lapangan menyebutkan bahwa penemuan jenazah Subaedah, 55, asal Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Probolinggo, Jawa Timur tersebut, bermula ketika salah seorang pedagang di areal Terminal Pesiapan melihat korban yang sehari-hari bekerja mengumpulkan barang  rongsokan itu, tidur di bangku tempat jualan di sebelah barat pintu keluar Terminal Pesiapan sekitar pukul 19.45 Wita. 

Saat itu saksi merasa curiga karena korban tak bergerak. Saksi kemudian memberitahukan hal tersebut kepada anggota polisi yang kebetulan berada di dekat tempat kejadian perkara (TKP) untuk bersama-sama mengecek korban.

Kapolsek Tabanan, Kompol I Nyoman Sukanada, mengatakan, sesampainya di TKP, personel  Polsek Kota Tabanan mengamati posisi tidur korban. 

Dijelaskannya, karena kondisi pandemi Covid-19 membuat tidak ada satu orang pun berani menyentuh korban. Selanjutnya Polsek Tabanan menghubungi tim medis BRSU Tabanan. “Setelah tim medis datang lengkap dengan alat pelindung diri (APD), kondisi korban dicek dan  ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke ruang jenazah ke BRSU Tabanan.

“Sementara diduga korban meninggal dunia karenaa sakit jantung yang diderita. Menurut keterangan teman dekat korban, korban Subaedah memang sempat cerita bahwa ia menderita sakit jantung,” paparnya.

Korban sudah lama tinggal di Tabanan, mengontrak tanah di kompleks rongsokan di utara Hotel Kuskus Pesiapan. “Kabar duka ini sudah kita informasikan ke keluarga korban di Probolinggo yang saat ini sedang dalam perjalanan untuk menjemput jenazah korban di Tabanan,” tandasnya. 


TABANAN, BALI EXPRESS – Seorang pemulung ditemukan tak bernyawa di areal Terminal Pesiapan, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Senin petang (21/9) sekitar pukul 19.45 Wita. Diduga korban meninggal dunia karena sakit.

Informasi di lapangan menyebutkan bahwa penemuan jenazah Subaedah, 55, asal Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Probolinggo, Jawa Timur tersebut, bermula ketika salah seorang pedagang di areal Terminal Pesiapan melihat korban yang sehari-hari bekerja mengumpulkan barang  rongsokan itu, tidur di bangku tempat jualan di sebelah barat pintu keluar Terminal Pesiapan sekitar pukul 19.45 Wita. 

Saat itu saksi merasa curiga karena korban tak bergerak. Saksi kemudian memberitahukan hal tersebut kepada anggota polisi yang kebetulan berada di dekat tempat kejadian perkara (TKP) untuk bersama-sama mengecek korban.

Kapolsek Tabanan, Kompol I Nyoman Sukanada, mengatakan, sesampainya di TKP, personel  Polsek Kota Tabanan mengamati posisi tidur korban. 

Dijelaskannya, karena kondisi pandemi Covid-19 membuat tidak ada satu orang pun berani menyentuh korban. Selanjutnya Polsek Tabanan menghubungi tim medis BRSU Tabanan. “Setelah tim medis datang lengkap dengan alat pelindung diri (APD), kondisi korban dicek dan  ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke ruang jenazah ke BRSU Tabanan.

“Sementara diduga korban meninggal dunia karenaa sakit jantung yang diderita. Menurut keterangan teman dekat korban, korban Subaedah memang sempat cerita bahwa ia menderita sakit jantung,” paparnya.

Korban sudah lama tinggal di Tabanan, mengontrak tanah di kompleks rongsokan di utara Hotel Kuskus Pesiapan. “Kabar duka ini sudah kita informasikan ke keluarga korban di Probolinggo yang saat ini sedang dalam perjalanan untuk menjemput jenazah korban di Tabanan,” tandasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/