25.4 C
Denpasar
Thursday, June 8, 2023

Terkait Gagal Ginjal Akut Misterius

Gus Gaga Minta Pihak Terkait Awasi Peredaran Obat Sirup

GIANYAR, BALI EXPRESS – Kasus gagal ginjal akut misterius ditemukan di Indonesia, termasuk di Bali. Atas kondisi tersebut, Wakil Ketua DPRD Gianyar Ida Bagus Gaga Adi Saputra mengimbau agar pihak berwenang seperti BPOM untuk melakukan sidak ke toko-toko obat dan apotek.

“Apalagi sudah dirilis 5 jenis obat sirup yang ditarik dari peredaran. Sehingga kami imbau pihak berwenang melakukan sidak ke toko obat dan apotek,” ujarnya Jumat (21/10).

Ia pun mengapresiasi langkah cepat Bupati lewat Dinas Kesehatan Gianyar yang telah mengambil langkah cepat. Dimana Dinkes sudah berkoordinasi dengan organisasi profesi Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Gianyar dengan menyebarkan SE dari Kemenkes dan juga turun langsung ke apotek terkait pengawasan langsung obat sirup agar tidak dijual ke masyarakat.

Baca Juga :  Sekda dan Pimpinan OPD Mangkir, Rapat Banggar DPRD Tabanan Berantakan

“Tentu kami harap langkah-langkah strategis lain kiranya perlu dilakukan agar Gianyar benar-benar terbebas dari penyakit tersebut,” lanjutnya.

Hanya saja yang sangat disesalkan adalah, mengapa setelah sekian lama obat itu beredar secara resmi, baru diketahui sebagai obat yang berbahaya? “Bisa dibayangkan berapa banyak dan berapa lama anak-anak telah menkonsumsi obat tersebut, seakan mereka terpaksa dan dipaksa minum racun. Dan yang tidak kalah penting, lakukan pendataan ulang apotek dan toko-toko obat, baik berizin dan belum berizin,” pungkasnya. (ras)


GIANYAR, BALI EXPRESS – Kasus gagal ginjal akut misterius ditemukan di Indonesia, termasuk di Bali. Atas kondisi tersebut, Wakil Ketua DPRD Gianyar Ida Bagus Gaga Adi Saputra mengimbau agar pihak berwenang seperti BPOM untuk melakukan sidak ke toko-toko obat dan apotek.

“Apalagi sudah dirilis 5 jenis obat sirup yang ditarik dari peredaran. Sehingga kami imbau pihak berwenang melakukan sidak ke toko obat dan apotek,” ujarnya Jumat (21/10).

Ia pun mengapresiasi langkah cepat Bupati lewat Dinas Kesehatan Gianyar yang telah mengambil langkah cepat. Dimana Dinkes sudah berkoordinasi dengan organisasi profesi Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Gianyar dengan menyebarkan SE dari Kemenkes dan juga turun langsung ke apotek terkait pengawasan langsung obat sirup agar tidak dijual ke masyarakat.

Baca Juga :  Jadi Motivator Gemar Membaca, Bupati Suwirta Lantik Bunda Literasi

“Tentu kami harap langkah-langkah strategis lain kiranya perlu dilakukan agar Gianyar benar-benar terbebas dari penyakit tersebut,” lanjutnya.

Hanya saja yang sangat disesalkan adalah, mengapa setelah sekian lama obat itu beredar secara resmi, baru diketahui sebagai obat yang berbahaya? “Bisa dibayangkan berapa banyak dan berapa lama anak-anak telah menkonsumsi obat tersebut, seakan mereka terpaksa dan dipaksa minum racun. Dan yang tidak kalah penting, lakukan pendataan ulang apotek dan toko-toko obat, baik berizin dan belum berizin,” pungkasnya. (ras)


Most Read

Artikel Terbaru