alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Api Dupa Menjalar ke Kasur, Rumah Hangus

KARANGASEM, BALI EXPRESS – Suasana muram dirasakan Gusti Lanang Toya dan keluarganya saat Hari Raya Kuningan, Sabtu (20/11) pagi. Warga Banjar Tengah, Desa/Kecamatan Sidemen, Karangasem itu dirundung duka lantaran tempat tinggalnya diamuk si jago merah, sekitar pukul 07.30.

Rumah berukuran 7×6 meter itu terbakar diduga akibat abu dupa yang masih menyala mengenai beberapa barang dalam kamar. Hasil penyelidikan polisi, dupa itu diduga dibawa anak korban dari salah satu pura dekat rumah lalu dipakai main-main di dalam kamar.

Kapolsek Sidemen AKP I Nyoman Merta Kariana menyebut, abu dupa yang diduga masih menyala itu mengenai pakaian. Kemudian timbullah titik api dan menjalar hingga membakar kasur kapuk kemudian menhanguskan seisi rumah. “Diduga dupa banten yang diambil di pura dekat rumahnya,” ujar Merta Kariana.

Sekian menit berselang, beberapa kerabat korban melihat asap sudah mengepul dari dalam rumah. Api terlihat membara. Warga dan korban tampak panik. Mereka berusaha memadamkan api secara manual, dibantu aparat yang sudah tiba di lokasi.

Atap rumah ludes, hanya tersisa dinding. Mantan Kasatresnarkoba Polres Karangasem ini mengatakan, korban diperkirakan rugi puluhan juta. “Untungnya anggota keluarga selamat. Tidak ada korban jiwa atau korban luka. Kami juga sudah berikan bantuan sembako sekadar ringankan beban korban,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan I Nyoman Siki Ngurah mengatakan telah menurunkan tiga armada pemadam dari Pos Karangasem. Penanganan hanya butuh waktu 55 menit dan berakhir sekira pukul 09.48.  Beruntung api tak sampai menjalar ke tempat lain. “Tapi barang-barang rusak dan uang tunai juga ada terbakar,” kata Siki Ngurah.


KARANGASEM, BALI EXPRESS – Suasana muram dirasakan Gusti Lanang Toya dan keluarganya saat Hari Raya Kuningan, Sabtu (20/11) pagi. Warga Banjar Tengah, Desa/Kecamatan Sidemen, Karangasem itu dirundung duka lantaran tempat tinggalnya diamuk si jago merah, sekitar pukul 07.30.

Rumah berukuran 7×6 meter itu terbakar diduga akibat abu dupa yang masih menyala mengenai beberapa barang dalam kamar. Hasil penyelidikan polisi, dupa itu diduga dibawa anak korban dari salah satu pura dekat rumah lalu dipakai main-main di dalam kamar.

Kapolsek Sidemen AKP I Nyoman Merta Kariana menyebut, abu dupa yang diduga masih menyala itu mengenai pakaian. Kemudian timbullah titik api dan menjalar hingga membakar kasur kapuk kemudian menhanguskan seisi rumah. “Diduga dupa banten yang diambil di pura dekat rumahnya,” ujar Merta Kariana.

Sekian menit berselang, beberapa kerabat korban melihat asap sudah mengepul dari dalam rumah. Api terlihat membara. Warga dan korban tampak panik. Mereka berusaha memadamkan api secara manual, dibantu aparat yang sudah tiba di lokasi.

Atap rumah ludes, hanya tersisa dinding. Mantan Kasatresnarkoba Polres Karangasem ini mengatakan, korban diperkirakan rugi puluhan juta. “Untungnya anggota keluarga selamat. Tidak ada korban jiwa atau korban luka. Kami juga sudah berikan bantuan sembako sekadar ringankan beban korban,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan I Nyoman Siki Ngurah mengatakan telah menurunkan tiga armada pemadam dari Pos Karangasem. Penanganan hanya butuh waktu 55 menit dan berakhir sekira pukul 09.48.  Beruntung api tak sampai menjalar ke tempat lain. “Tapi barang-barang rusak dan uang tunai juga ada terbakar,” kata Siki Ngurah.


Most Read

Artikel Terbaru

/