alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Pengawasan Prokes Jelang Nataru Diperketat

GIANYAR, BALI EXPRESS – Pengawasan penerapan protokol kesehatan (prokes) di Kabupaten Gianyar semakin diperketat menjelang perayaan hari Natal dan Tahun Baru 2022. Pengawasan dilakukan terutama pada lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan kerumunan hingga objek-objek wisata.

Kasat Pol PP Gianyar, I Made Watha, menjelaskan bahwa selama ini pihaknya telah memperketat pengawasan prokes. Terlebih saat ini muncul varian baru virus Covid-19, Omicron. “Kita tidak ingin kembali terjadi lonjakan kasus Covid-19,” ujarnya Selasa (21/12).

Selain itu, sebelumnya pihaknya juga sudah gencar melakukan pengawasan prokes bersama tim gabungan disejumlah objek wisata dan lokasi-lokasi berpotensi menimbilkan kerumunan.

Dan sejauh ini, dari pengamatan di lapangan, masyarakat Gianyar sebagian besar telah tertib dalam penerapan prokes. Menurutnya hal itu terjadi karena sudah semakin paham akan penerapan prokes. “Dan ini akan yerus kita awasi bersama tim gabungan dan bersinergi dengan satgas desa masing-masing,” bebernya.

Semenara itu, saat ditanya mengenai  pesta kembang api saat malam nataru nanti, ia menegaskan jika hal itu dilarang. Ia juga memastikan jika alun-alun Gianyar akan tutup pada pergantian dan sejumlah tempat hiburan lain jam bukanya dibatasi. “Untuk sidak kembang api sendiri sudah sinergitas dengan polres, karena izinya dikeluarkan oleh kepolisian,” tandasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Pengawasan penerapan protokol kesehatan (prokes) di Kabupaten Gianyar semakin diperketat menjelang perayaan hari Natal dan Tahun Baru 2022. Pengawasan dilakukan terutama pada lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan kerumunan hingga objek-objek wisata.

Kasat Pol PP Gianyar, I Made Watha, menjelaskan bahwa selama ini pihaknya telah memperketat pengawasan prokes. Terlebih saat ini muncul varian baru virus Covid-19, Omicron. “Kita tidak ingin kembali terjadi lonjakan kasus Covid-19,” ujarnya Selasa (21/12).

Selain itu, sebelumnya pihaknya juga sudah gencar melakukan pengawasan prokes bersama tim gabungan disejumlah objek wisata dan lokasi-lokasi berpotensi menimbilkan kerumunan.

Dan sejauh ini, dari pengamatan di lapangan, masyarakat Gianyar sebagian besar telah tertib dalam penerapan prokes. Menurutnya hal itu terjadi karena sudah semakin paham akan penerapan prokes. “Dan ini akan yerus kita awasi bersama tim gabungan dan bersinergi dengan satgas desa masing-masing,” bebernya.

Semenara itu, saat ditanya mengenai  pesta kembang api saat malam nataru nanti, ia menegaskan jika hal itu dilarang. Ia juga memastikan jika alun-alun Gianyar akan tutup pada pergantian dan sejumlah tempat hiburan lain jam bukanya dibatasi. “Untuk sidak kembang api sendiri sudah sinergitas dengan polres, karena izinya dikeluarkan oleh kepolisian,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/