alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Emosi dan Mabuk, Residivis Hajar Bapak Tiri

TABANAN, BALIEXPRESS – Rasa kesal ditambah pengaruh minuman beralkohol membuat I Made Rista Adi Saputra alias Bogel,22, kalap. Bahkan sampai harus berurusan dengan Polisi.

Sebabnya, waktu mabuk dia menghajar bapak tirinya, Busaeri,32. Saking bertubi-tubinya pukulan yang dilepaskan, korban pusing dan satu giginya patah.

Penganiayaan itu terjadi pada Minggu (20/2) lalu, sekitar pukul 20.30, di rumahnya, Banjar/Desa Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur.

Korban yang tidak terima akhirnya mempolisikan pelaku. Dan pelaku akhirnya ditangkap beberapa saat setelah kejadian di Pasar Senggol Bajera, Kecamatan Selemadeg.

Kapolsek Selemadeg Timur, AKP Ni Komang Sri Subakti, membenarkan penangkapan tersebut.

“Pelaku diamankan di Pasar Senggol Bajera,” jelas Subakti, Selasa (22/2).

Secara singkat dia menyebutkan, penganiayaan itu terjadi saat korban dan istrinya baru pulang setelah mengantar anaknya berobat di Batuaji, Kecamatan Kerambitan

Sampai rumah, pelaku minta korban mengantarkannya ke Bajera. Tapi permintaan pelaku ditolak karena kelelahan.

Korban kemudian meminta pelaku minta tolong kepada kakaknya agar bisa diantarkan ke Bajera.

Namun pelaku bilang, kakaknya tidak ada di rumah. Pelaku saat itu sudah emosi dan mulai memarahi korban.

Apalagi pelaku dalam pengaruh alkohol. Bahkan pelaku diduga sempat menyerang korban dengan pecahan botol minuman keras.

Bukannya mereda, pelaku yang masih emosi kemudian menendang korban. Kemudian memukulnya berulang kali.

Pukulan yang mendarat di bagian wajah itu membuat korban pusing dan salah satu giginya patah.

Selain pelaku, petugas juga menyita pecahan botol minuman keras yang diduga dipakai pelaku menyerang korban.

“Pelaku ini rupanya residivis kasus yang sama. Sempat juga kasus penggelapan dan curas (pencurian dengan kekerasan),” pungkasnya.






Reporter: Chairul Amri Simabur

TABANAN, BALIEXPRESS – Rasa kesal ditambah pengaruh minuman beralkohol membuat I Made Rista Adi Saputra alias Bogel,22, kalap. Bahkan sampai harus berurusan dengan Polisi.

Sebabnya, waktu mabuk dia menghajar bapak tirinya, Busaeri,32. Saking bertubi-tubinya pukulan yang dilepaskan, korban pusing dan satu giginya patah.

Penganiayaan itu terjadi pada Minggu (20/2) lalu, sekitar pukul 20.30, di rumahnya, Banjar/Desa Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur.

Korban yang tidak terima akhirnya mempolisikan pelaku. Dan pelaku akhirnya ditangkap beberapa saat setelah kejadian di Pasar Senggol Bajera, Kecamatan Selemadeg.

Kapolsek Selemadeg Timur, AKP Ni Komang Sri Subakti, membenarkan penangkapan tersebut.

“Pelaku diamankan di Pasar Senggol Bajera,” jelas Subakti, Selasa (22/2).

Secara singkat dia menyebutkan, penganiayaan itu terjadi saat korban dan istrinya baru pulang setelah mengantar anaknya berobat di Batuaji, Kecamatan Kerambitan

Sampai rumah, pelaku minta korban mengantarkannya ke Bajera. Tapi permintaan pelaku ditolak karena kelelahan.

Korban kemudian meminta pelaku minta tolong kepada kakaknya agar bisa diantarkan ke Bajera.

Namun pelaku bilang, kakaknya tidak ada di rumah. Pelaku saat itu sudah emosi dan mulai memarahi korban.

Apalagi pelaku dalam pengaruh alkohol. Bahkan pelaku diduga sempat menyerang korban dengan pecahan botol minuman keras.

Bukannya mereda, pelaku yang masih emosi kemudian menendang korban. Kemudian memukulnya berulang kali.

Pukulan yang mendarat di bagian wajah itu membuat korban pusing dan salah satu giginya patah.

Selain pelaku, petugas juga menyita pecahan botol minuman keras yang diduga dipakai pelaku menyerang korban.

“Pelaku ini rupanya residivis kasus yang sama. Sempat juga kasus penggelapan dan curas (pencurian dengan kekerasan),” pungkasnya.






Reporter: Chairul Amri Simabur

Most Read

Artikel Terbaru

/