alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Pondasi Senderen Tergerus, Warung dan Palinggih di Tabanan Ambles

TABANAN, BALI EXPRESS – Warung milik salah seorang warga di Banjar Tegal Baleran, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan ambles pada Selasa (22/2) dini hari. Tidak hanya sebagian lantai dan dinding warung, kejadian itu juga membuat pelinggih yang ada di depan warung turut ambles.

Diduga, kejadian yang menimpa warung milik I Nengah Sugita tersebut akibat pondasi senderan di bagian bawahnya tergerus luap air sungai. Kebetulan warung itu bersebelahan dengan aliran sungai di sebelah timurnya. Tinggi antara permukaan sungai dengan lantai warung yang ambles itu diperkirakan lebih dari enam meter.

Sesuai laporan yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan, amblesnya warung di timur Kantor Bank Mandiri Tabanan itu terjadi sekitar pukul 02.00.

Apalagi dalam beberapa hari sebelumnya seputaran Kota Tabanan diguyur hujan deras. Sehingga arus sungai di samping warung itu meningkat.

Untungnya, karena terjadi pada dini hari, peristiwa itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Sugita selaku pemilik juga sedang tidur di rumahnya yang berada di selatan warung.

Menurut Sugita, pihaknya sudah melaporkan kondisi senderan tersebut sejak dua tahun lalu ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan. Karena sejak tiga tahun terakhir, bagian bawah pondasi senderan mulai longsor sedikit demi sedikit.

Dia khawatir, kerusakan pada bagian pondasi tersebut akan berimbas pada warungnya yang ada di atasnya. “Tapi sampai kemarin belum ada respon,” kata Sugita.






Reporter: Chairul Amri Simabur

TABANAN, BALI EXPRESS – Warung milik salah seorang warga di Banjar Tegal Baleran, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan ambles pada Selasa (22/2) dini hari. Tidak hanya sebagian lantai dan dinding warung, kejadian itu juga membuat pelinggih yang ada di depan warung turut ambles.

Diduga, kejadian yang menimpa warung milik I Nengah Sugita tersebut akibat pondasi senderan di bagian bawahnya tergerus luap air sungai. Kebetulan warung itu bersebelahan dengan aliran sungai di sebelah timurnya. Tinggi antara permukaan sungai dengan lantai warung yang ambles itu diperkirakan lebih dari enam meter.

Sesuai laporan yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan, amblesnya warung di timur Kantor Bank Mandiri Tabanan itu terjadi sekitar pukul 02.00.

Apalagi dalam beberapa hari sebelumnya seputaran Kota Tabanan diguyur hujan deras. Sehingga arus sungai di samping warung itu meningkat.

Untungnya, karena terjadi pada dini hari, peristiwa itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Sugita selaku pemilik juga sedang tidur di rumahnya yang berada di selatan warung.

Menurut Sugita, pihaknya sudah melaporkan kondisi senderan tersebut sejak dua tahun lalu ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan. Karena sejak tiga tahun terakhir, bagian bawah pondasi senderan mulai longsor sedikit demi sedikit.

Dia khawatir, kerusakan pada bagian pondasi tersebut akan berimbas pada warungnya yang ada di atasnya. “Tapi sampai kemarin belum ada respon,” kata Sugita.






Reporter: Chairul Amri Simabur

Most Read

Artikel Terbaru

/