alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Dari Sembilan Pasar di Gianyar, Baru Tiga Yang Direvitalisasi

GIANYAR, BALI EXPRESS – Dari 9 pasar yang ada di Kabupaten Gianyar, baru 3 pasar yang direvitalisasi. Namun kondisi pasar yang belum direvitalisasi terbilang masih representatif untuk kegiatan perekonomian masyarakat.

 

Salah satu pasar yang harusnya segera direvitalisasi adalah Pasar Umum Blahbatuh. Dimana berdasarkan pantauan di lapangan, kondisinya cukup mengkhawatirkan. Sejumlah titik atap bocor, serta terkesan kumuh karena muncul aroma tak sedap dari buah-buahan serta sampah yang jatuh membusuk. Disamping itu saluran sanitasi juga terkadang tidak berfungsi, hingga membuat pasar menjadi becek ketika hujan.

 

Terkait hal tersebut, Eka mengatakan, pasar Blahbatuh diakui kodisinya memang demikian. “Mamang perlu di revitalisasi, dulu sudah disiapkan pasar bantuan dari Dana TP bertempat di pasar yadnya, namun belum bisa menampung seluruh pedagang,” ujarnya. 

 

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar, Ni Luh Gede Eka Suary, apabila pasar tersebut masih bisa digunakan untuk bertransaksi maka pasar tersebut tergolong masih layak. “Sedangkan untuk revitalisasi kita gunakan skala prioritas,” ujarnya Senin (22/3).

 

Kata dia pasar-pasar yang belum direvitalisasi itu nantinya akan direvitalisasi secara bertahap. Hanya saja semuanya disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah maupun bantuan dari pusat. “Sekarang sudah ada 3 yang direvitalisasi,” imbuhnya.

 

Ia menyebutkan untuk pasar yang belum direvitalisasi diantaranya Pasar Blahbatuh, Pasar Tegalalang, Pasar Payangan, Pasar Tampaksiring, dan  Pasar Ubud. Sementara yang sudah di revitalisasi, Pasar Sukawati, Pasar Gianyar yang masih dalam proses revitalisasi. “Tambah pasar seni satu dan pasar hewan Semabaung satu, jadi 9 pasar,” sambungnya sembari mengatakan jika revitalisasi pasar ini merupakan program kerja Bupati Mahayastra yang menginginkan semua pasar di Gianyar bersih, tidak becek tidak bau, dan memiliki standar yang sama. 


GIANYAR, BALI EXPRESS – Dari 9 pasar yang ada di Kabupaten Gianyar, baru 3 pasar yang direvitalisasi. Namun kondisi pasar yang belum direvitalisasi terbilang masih representatif untuk kegiatan perekonomian masyarakat.

 

Salah satu pasar yang harusnya segera direvitalisasi adalah Pasar Umum Blahbatuh. Dimana berdasarkan pantauan di lapangan, kondisinya cukup mengkhawatirkan. Sejumlah titik atap bocor, serta terkesan kumuh karena muncul aroma tak sedap dari buah-buahan serta sampah yang jatuh membusuk. Disamping itu saluran sanitasi juga terkadang tidak berfungsi, hingga membuat pasar menjadi becek ketika hujan.

 

Terkait hal tersebut, Eka mengatakan, pasar Blahbatuh diakui kodisinya memang demikian. “Mamang perlu di revitalisasi, dulu sudah disiapkan pasar bantuan dari Dana TP bertempat di pasar yadnya, namun belum bisa menampung seluruh pedagang,” ujarnya. 

 

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar, Ni Luh Gede Eka Suary, apabila pasar tersebut masih bisa digunakan untuk bertransaksi maka pasar tersebut tergolong masih layak. “Sedangkan untuk revitalisasi kita gunakan skala prioritas,” ujarnya Senin (22/3).

 

Kata dia pasar-pasar yang belum direvitalisasi itu nantinya akan direvitalisasi secara bertahap. Hanya saja semuanya disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah maupun bantuan dari pusat. “Sekarang sudah ada 3 yang direvitalisasi,” imbuhnya.

 

Ia menyebutkan untuk pasar yang belum direvitalisasi diantaranya Pasar Blahbatuh, Pasar Tegalalang, Pasar Payangan, Pasar Tampaksiring, dan  Pasar Ubud. Sementara yang sudah di revitalisasi, Pasar Sukawati, Pasar Gianyar yang masih dalam proses revitalisasi. “Tambah pasar seni satu dan pasar hewan Semabaung satu, jadi 9 pasar,” sambungnya sembari mengatakan jika revitalisasi pasar ini merupakan program kerja Bupati Mahayastra yang menginginkan semua pasar di Gianyar bersih, tidak becek tidak bau, dan memiliki standar yang sama. 


Most Read

Artikel Terbaru

/