alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Serentak di Zona Hijau, Gubernur Koster Tinjau Vaksinasi di Sayan 

DENPASAR, BALI EXPRESS – Gubernur Bali Wayan Koster bersama rombongan memantu langsung vaksinasi di Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Gianyar, Senin (22/3). 

Mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini, juga menginformasikan bahwa mulai  Senin 22 Maret 2021 sampai 4 April 2021 (14 hari) dilaksanakan vaksinasi di tiga Zona Hijau yang menjadi destinasi wisata sebanyak 170.487 orang. Mulai dari Kawasan Ubud, meliputi Kelurahan Ubud, Kedewatan, Sayan, dan Petulu, total sebanyak 47.045 orang.

Kawasan Nusa Dua dan sekitarnya, meliputi ITDC, Kelurahan Benoa, Tanjung Benoa, Jimbaran, dan Tuban total sebanyak 87.715 orang, dan Kawasan Sanur, meliputi Desa Sanur, Sanur Kauh, serta Sanur Kaja total sebanyak 35.727 orang. 

“Jumlah Vaksin yang diperlukan mencapai 5.720.232 dosis, kemudian jumlah vaksin yang sudah diterima sebanyak 710.480 Dosis (200.000 AZ), dan jumlah vaksin tambahan yang diperlukan sebanyak 5.009.752 dosis,” imbuh Gubernur Bali asal Desa Sembiran Buleleng ini. 

Untuk mensukseskan vaksinasi ini, Gubernur Wayan Koster mengungkapkan sumber daya yang diperlukan berupa tenaga vaksinator sejumlah 716 orang. Sumber tenaga vaksinator ini berasal dari tenaga Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota dan TNI/Polri.

“Ada juga tenaga pendukung vaksinasi sebanyak 4.296 orang, tenaga kesehatan 2.864 orang, tenaga non kesehatan 1.432 orang. Selain itu, sumber tenaga pendukung lainnya juga sangat diperlukan, meliputi tenaga Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota, TNI/Polri, dan tenaga setempat,” tambahnya.

Gubernur Koster juga memberikan solusi dalam kegiatan vaksinasi bisa memanfaatkan tempat di fasilitas kesehatan, gedung milik pemerintah pusat, gedung milik pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota, gedung milik TNI/Polri.

Selain itu, juga gedung milik perguruan tinggi, gedung/aula sekolah, hotel, pusat perbelanjaan, pasar tradisional, wantilan desa adat, tempat lainnya yang memenuhi syarat. 

“Selama kegiatan fasilitas pendukung seperti laptop, printer, jaringan internet, meja, dan kursi, ambulans serta petugas medis harus siap di tempat vaksinasi,” tegasnya.

Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, kembali menegaskan Provinsi Bali menarget jumlah penduduk sasaran yang akan divaksinasi di Bali sebanyak 3 juta orang. 

Target tersebut disampaikan saat rapat koordinasi dengan bupati/walikota di Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar,  Senin (22/3). 

 Dikatakannya, tercatat penduduk yang sudah divaksinasi di Bali sebanyak 139.884 orang. Untuk mencapai vaksinasi sebanyak tiga juta orang tersebut, berarti lagi 2.860.116 penduduk Bali belum divaksinasi. “Saat ini saya sedang berjuang agar 2.860.116 orang ini segera mendapatkan vaksinasi,” tegasnya. 

 


DENPASAR, BALI EXPRESS – Gubernur Bali Wayan Koster bersama rombongan memantu langsung vaksinasi di Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Gianyar, Senin (22/3). 

Mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini, juga menginformasikan bahwa mulai  Senin 22 Maret 2021 sampai 4 April 2021 (14 hari) dilaksanakan vaksinasi di tiga Zona Hijau yang menjadi destinasi wisata sebanyak 170.487 orang. Mulai dari Kawasan Ubud, meliputi Kelurahan Ubud, Kedewatan, Sayan, dan Petulu, total sebanyak 47.045 orang.

Kawasan Nusa Dua dan sekitarnya, meliputi ITDC, Kelurahan Benoa, Tanjung Benoa, Jimbaran, dan Tuban total sebanyak 87.715 orang, dan Kawasan Sanur, meliputi Desa Sanur, Sanur Kauh, serta Sanur Kaja total sebanyak 35.727 orang. 

“Jumlah Vaksin yang diperlukan mencapai 5.720.232 dosis, kemudian jumlah vaksin yang sudah diterima sebanyak 710.480 Dosis (200.000 AZ), dan jumlah vaksin tambahan yang diperlukan sebanyak 5.009.752 dosis,” imbuh Gubernur Bali asal Desa Sembiran Buleleng ini. 

Untuk mensukseskan vaksinasi ini, Gubernur Wayan Koster mengungkapkan sumber daya yang diperlukan berupa tenaga vaksinator sejumlah 716 orang. Sumber tenaga vaksinator ini berasal dari tenaga Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota dan TNI/Polri.

“Ada juga tenaga pendukung vaksinasi sebanyak 4.296 orang, tenaga kesehatan 2.864 orang, tenaga non kesehatan 1.432 orang. Selain itu, sumber tenaga pendukung lainnya juga sangat diperlukan, meliputi tenaga Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota, TNI/Polri, dan tenaga setempat,” tambahnya.

Gubernur Koster juga memberikan solusi dalam kegiatan vaksinasi bisa memanfaatkan tempat di fasilitas kesehatan, gedung milik pemerintah pusat, gedung milik pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota, gedung milik TNI/Polri.

Selain itu, juga gedung milik perguruan tinggi, gedung/aula sekolah, hotel, pusat perbelanjaan, pasar tradisional, wantilan desa adat, tempat lainnya yang memenuhi syarat. 

“Selama kegiatan fasilitas pendukung seperti laptop, printer, jaringan internet, meja, dan kursi, ambulans serta petugas medis harus siap di tempat vaksinasi,” tegasnya.

Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, kembali menegaskan Provinsi Bali menarget jumlah penduduk sasaran yang akan divaksinasi di Bali sebanyak 3 juta orang. 

Target tersebut disampaikan saat rapat koordinasi dengan bupati/walikota di Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar,  Senin (22/3). 

 Dikatakannya, tercatat penduduk yang sudah divaksinasi di Bali sebanyak 139.884 orang. Untuk mencapai vaksinasi sebanyak tiga juta orang tersebut, berarti lagi 2.860.116 penduduk Bali belum divaksinasi. “Saat ini saya sedang berjuang agar 2.860.116 orang ini segera mendapatkan vaksinasi,” tegasnya. 

 


Most Read

Artikel Terbaru

/