alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Vaksinasi di Kawasan Sanur Dilakukan Serentak di 12 Titik

DENPASAR, BALI EXPRESS – Vaksinasi di kawasan Sanur yang ditarget menjadi kawasan zona hijau dilakukan serentak, Senin (23/3) di 12 titik. 

Ke-12 titik itu, yakni di Betngandang, SMKN 3 Denpasar, Banjar Medura, Banjar Dangin Peken, Pasar Intaran, Lapangan YPS, Banjar Samawang, Pasar Sindu, Pekandelan, Bali International School dan Hotel Prime Plaza. Adapun jenis vaksin yang digunakan adalah AstraZeneca.

Jalannya vaksinasi di kawasan Sanur ini disambut antusias  warga. Seperti di Banjar Dangin Peken, Desa Pakraman Intaran, Desa Sanur Kauh. Dalam hari pertama tersebut, sebanyak 100 orang mengikuti vaksin.

Hal itu dikatakan Kepala Dusun Banjar Dangin Peken, Kadek Dendy Jambyantara saat ditemui di lokasi vaksinasi di gedung sekolah lama di sebelah Banjar Dangin Peken. “Sudah terjadwalkan. Dalam satu hari itu maksimal 100 orang, dimana setiap jamnya ada 20 orang yang divaksin. Warga dilayani hingga jam 2 siang, dan mulainya jam 8 pagi,” ujar Dendy Jambyantara. 

Di lokasi ini total warga yang divaksin sebanyak kurang lebih 1.200 orang yang meliputi Banjar Dangin Peken dan Banjar Penyaringan. “Ya disini dua banjar, makanya jumlahnya banyak. Kalau sesuai rencana, semuanya tuntas dalam enam hari ke depan,” ungkapnya. 

Dalam persiapan sosialisasi vaksinasi ini, dikatakan sudah dilakukan sejak dua hari lalu. Tapi, dalam prosesnya, masih banyak calon penerima vaksin yang kebingungan dengan tahapannya. Namun, setelah dijelaskan oleh pihak tim vaksinator dari Puskesmas II Denpasar Selatan, semuanya berjalan lancar. 

Untuk melancarkan jalannya proses vaksinasi serta tidak terjadi kerumunan, lanjut Dendy Jambyantara, hanya yang terdaftar pada hari itu saja yang datang ke lokasi. 

Kemudian, sembari menunggu namanya dipanggil, calon penerima vaksin menunggu di tempat yang sudah ditentukan dengan protokol kesehatan yang diterapkan. “Kebanyakan yang datang hari pertama ini lansia,” imbuhnya. 

Harapan pihaknya, dengan vaksinasi ini, kondisi Sanur bisa kembali pulih seperti dahulu lagi, dan perekonomian kembali bangkit, terutama sektor pariwisata. 

“Di lingkungan Banjar Dangin Peken, banyak warga kami yang terdampak. Semoga dengan program pemerintah ini, bisa mengembalikan kondisi ekonomi, khususnya di wilayah Sanur. Sehingga, saat pariwisata Sanur dibuka, wisatawan dengan warga lokal serta pelaku pariwisata bisa nyaman saat berinteraksi,” tandasnya. 


DENPASAR, BALI EXPRESS – Vaksinasi di kawasan Sanur yang ditarget menjadi kawasan zona hijau dilakukan serentak, Senin (23/3) di 12 titik. 

Ke-12 titik itu, yakni di Betngandang, SMKN 3 Denpasar, Banjar Medura, Banjar Dangin Peken, Pasar Intaran, Lapangan YPS, Banjar Samawang, Pasar Sindu, Pekandelan, Bali International School dan Hotel Prime Plaza. Adapun jenis vaksin yang digunakan adalah AstraZeneca.

Jalannya vaksinasi di kawasan Sanur ini disambut antusias  warga. Seperti di Banjar Dangin Peken, Desa Pakraman Intaran, Desa Sanur Kauh. Dalam hari pertama tersebut, sebanyak 100 orang mengikuti vaksin.

Hal itu dikatakan Kepala Dusun Banjar Dangin Peken, Kadek Dendy Jambyantara saat ditemui di lokasi vaksinasi di gedung sekolah lama di sebelah Banjar Dangin Peken. “Sudah terjadwalkan. Dalam satu hari itu maksimal 100 orang, dimana setiap jamnya ada 20 orang yang divaksin. Warga dilayani hingga jam 2 siang, dan mulainya jam 8 pagi,” ujar Dendy Jambyantara. 

Di lokasi ini total warga yang divaksin sebanyak kurang lebih 1.200 orang yang meliputi Banjar Dangin Peken dan Banjar Penyaringan. “Ya disini dua banjar, makanya jumlahnya banyak. Kalau sesuai rencana, semuanya tuntas dalam enam hari ke depan,” ungkapnya. 

Dalam persiapan sosialisasi vaksinasi ini, dikatakan sudah dilakukan sejak dua hari lalu. Tapi, dalam prosesnya, masih banyak calon penerima vaksin yang kebingungan dengan tahapannya. Namun, setelah dijelaskan oleh pihak tim vaksinator dari Puskesmas II Denpasar Selatan, semuanya berjalan lancar. 

Untuk melancarkan jalannya proses vaksinasi serta tidak terjadi kerumunan, lanjut Dendy Jambyantara, hanya yang terdaftar pada hari itu saja yang datang ke lokasi. 

Kemudian, sembari menunggu namanya dipanggil, calon penerima vaksin menunggu di tempat yang sudah ditentukan dengan protokol kesehatan yang diterapkan. “Kebanyakan yang datang hari pertama ini lansia,” imbuhnya. 

Harapan pihaknya, dengan vaksinasi ini, kondisi Sanur bisa kembali pulih seperti dahulu lagi, dan perekonomian kembali bangkit, terutama sektor pariwisata. 

“Di lingkungan Banjar Dangin Peken, banyak warga kami yang terdampak. Semoga dengan program pemerintah ini, bisa mengembalikan kondisi ekonomi, khususnya di wilayah Sanur. Sehingga, saat pariwisata Sanur dibuka, wisatawan dengan warga lokal serta pelaku pariwisata bisa nyaman saat berinteraksi,” tandasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/