28.7 C
Denpasar
Tuesday, February 7, 2023

Belum Ada Rekomendasi Mendagri, TPP ASN Tabanan Belum akan Cair

TABANAN, BALI EXPRESS – Kepastian mengenai cair atau tidaknya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan belum lagi ada kejelasannya.

Meskipun Pemkab Tabanan di tahun anggaran ini telah menyampaikan usulan ke Pemerintah Pusat untuk kepentingan TPP tersebut sebesar Rp 277 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan I Gede Susila mengaku sampai sejauh ini, pencairan TPP sesuai dengan yang diusulkan ke Pemerintah Pusat masih dalam proses.

“Masih berproses,” kata Sekda Susila di sela-sela razia minyak goreng yang dilakukan tim gabungan dalam Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Tabanan, Senin (22/3).

Susila juga enggan berkomentar banyak saat disinggung apakah TPP tersebut masuk ke dalam program prioritas atau bukan.

Dia hanya menyebutkan bahwa tambahan penghasilan yang didasarkan pada kinerja dan kehadiran pegawai tersebut sudah berjalan sedemikian rupa. Dan menjadi kewajiban pemerintah daerah kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) bila urusan atau program wajib sudah berjalan.

“Kalau kegiatan wajib sudah jalan, ini akan kami cairkan sesuai surat dari Mendagri (Menteri Dalam Negeri),” sebutnya.

Rekomendasi Mendagri apa sudah turun? “Belum turun,” jawabnya singkat tanpa isyarat apapun ketika dipertegas dengan pertanyaan apakah TPP belum cair dalam waktu dekat. “Masih berproses,” ujarnya mengakhiri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Tabanan sedang menunggu rekomendasi Kemendagri terkait usulan TPP. Apalagi Pemkab Tabanan telah mengusulkan anggaran sebesar Rp 277 miliar untuk kepentingan membayarkan TPP selama setahun penuh.

 






Reporter: Chairul Amri Simabur

TABANAN, BALI EXPRESS – Kepastian mengenai cair atau tidaknya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan belum lagi ada kejelasannya.

Meskipun Pemkab Tabanan di tahun anggaran ini telah menyampaikan usulan ke Pemerintah Pusat untuk kepentingan TPP tersebut sebesar Rp 277 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan I Gede Susila mengaku sampai sejauh ini, pencairan TPP sesuai dengan yang diusulkan ke Pemerintah Pusat masih dalam proses.

“Masih berproses,” kata Sekda Susila di sela-sela razia minyak goreng yang dilakukan tim gabungan dalam Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Tabanan, Senin (22/3).

Susila juga enggan berkomentar banyak saat disinggung apakah TPP tersebut masuk ke dalam program prioritas atau bukan.

Dia hanya menyebutkan bahwa tambahan penghasilan yang didasarkan pada kinerja dan kehadiran pegawai tersebut sudah berjalan sedemikian rupa. Dan menjadi kewajiban pemerintah daerah kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) bila urusan atau program wajib sudah berjalan.

“Kalau kegiatan wajib sudah jalan, ini akan kami cairkan sesuai surat dari Mendagri (Menteri Dalam Negeri),” sebutnya.

Rekomendasi Mendagri apa sudah turun? “Belum turun,” jawabnya singkat tanpa isyarat apapun ketika dipertegas dengan pertanyaan apakah TPP belum cair dalam waktu dekat. “Masih berproses,” ujarnya mengakhiri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Tabanan sedang menunggu rekomendasi Kemendagri terkait usulan TPP. Apalagi Pemkab Tabanan telah mengusulkan anggaran sebesar Rp 277 miliar untuk kepentingan membayarkan TPP selama setahun penuh.

 






Reporter: Chairul Amri Simabur

Most Read

Artikel Terbaru