alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Percepat Pelayanan Kesehatan, Suwirta Dorong Pemanfaatan Digitalisasi

KLUNGKUNG, BALI EXPRESS- Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengunjungi pusat pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Banjarangkan, Kamis (22/4). Kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta percepatan pelayanan kesehatan melalui pemanfaatan digitalisasi.

Pelayanan kesehatan yang dikunjungi adalah Puskesmas Banjarangkan I di Desa Tusan dan Puskesmas Banjarangkan II di Dusun Losan, Desa Takmung. Suwirta menegaskan bahwa kegiatan itu untuk meningkatkan pelayanan di masing-masing puskesmas, sehingga preventif dan promotif bisa dilakukan dengan baik. Karena apabila pelayanan di puskesmas sudah baik, maka kuratif akan bisa dikurangi yang berarti masyarakat akan sehat. “Selain itu, di zaman digitalisasi semua petugas puskesmas supaya beradaptasi menggunakan berbagai program database, seperti e-Resep, e- Rekam Medik dan e-Antre. Semua aplikasi tersebut bisa dikoneksikan menjadi satu, bisa dikontrol dengan lebih mudah dan efisien,” terang Suwirta.

Baca Juga :  Ini Sikap Para Tokoh Spritual Soal Suara Kulkul di Puri Klungkung (1)

Bupati Suwirta mendorong dimulainya penerapan konsep pengurangan pemakaian kertas dengan beralih sistem digitalisasi. Dengan konsep ini diharapkan database pasien akan lebih aman, mudah diakses dan efisien.

Pada kesempatan itu, Suwirta juga menyempatkan diri mencoba sistem rujukan pada program database dari BPJS Kesehatan. Suwirta mengeluhkan selama ini proses rujukan dari puskesmas malah diarahkan ke rumah sakit swasta bukan ke RSUD Klungkung. Menurutnya hal ini tidak baik dan merugikan pemerintah daerah. Padahal pemerintah telah mengeluarkan dana yang cukup besar untuk program UHC BPJS Kesehatan.

Atas kondisi itu, Suwirta langsung melayangkan protes kepada BPJS Kesehatan Klungkung melalui sambungan telepone. Menurutnya, rujukan dari puskesmas bisa langsung ke RSUD Klungkung yang memiliki alat kesehatan dan dokter yang lebih lengkap. Mendapat protes dari orang nomor satu di Klungkung, BPJS Kesehatan Klungkung lantas berjanji untuk mengubah sistem rujukan tersebut.

Baca Juga :  Warga Mengwi Pertanyakan Dampak Pembangunan Tol Terhadap Subak


KLUNGKUNG, BALI EXPRESS- Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengunjungi pusat pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Banjarangkan, Kamis (22/4). Kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta percepatan pelayanan kesehatan melalui pemanfaatan digitalisasi.

Pelayanan kesehatan yang dikunjungi adalah Puskesmas Banjarangkan I di Desa Tusan dan Puskesmas Banjarangkan II di Dusun Losan, Desa Takmung. Suwirta menegaskan bahwa kegiatan itu untuk meningkatkan pelayanan di masing-masing puskesmas, sehingga preventif dan promotif bisa dilakukan dengan baik. Karena apabila pelayanan di puskesmas sudah baik, maka kuratif akan bisa dikurangi yang berarti masyarakat akan sehat. “Selain itu, di zaman digitalisasi semua petugas puskesmas supaya beradaptasi menggunakan berbagai program database, seperti e-Resep, e- Rekam Medik dan e-Antre. Semua aplikasi tersebut bisa dikoneksikan menjadi satu, bisa dikontrol dengan lebih mudah dan efisien,” terang Suwirta.

Baca Juga :  Urus SKCK Tanpa Berkerumun, Polres Gianyar Terapkan Sistem Online

Bupati Suwirta mendorong dimulainya penerapan konsep pengurangan pemakaian kertas dengan beralih sistem digitalisasi. Dengan konsep ini diharapkan database pasien akan lebih aman, mudah diakses dan efisien.

Pada kesempatan itu, Suwirta juga menyempatkan diri mencoba sistem rujukan pada program database dari BPJS Kesehatan. Suwirta mengeluhkan selama ini proses rujukan dari puskesmas malah diarahkan ke rumah sakit swasta bukan ke RSUD Klungkung. Menurutnya hal ini tidak baik dan merugikan pemerintah daerah. Padahal pemerintah telah mengeluarkan dana yang cukup besar untuk program UHC BPJS Kesehatan.

Atas kondisi itu, Suwirta langsung melayangkan protes kepada BPJS Kesehatan Klungkung melalui sambungan telepone. Menurutnya, rujukan dari puskesmas bisa langsung ke RSUD Klungkung yang memiliki alat kesehatan dan dokter yang lebih lengkap. Mendapat protes dari orang nomor satu di Klungkung, BPJS Kesehatan Klungkung lantas berjanji untuk mengubah sistem rujukan tersebut.

Baca Juga :  Didatangi Satpol PP, Trek-trekan di GOR Swecapura Bubar


Most Read

Artikel Terbaru

/