alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Hujan Lebat, Senderan Rabat Beton di Penyaringan Amblas

JEMBRANA, BALI EXPRESS – Cuaca Ektrem yang melanda Kabupaten Jembrana akhir-akhir ini mengakibatkan rusaknya sejumlah infrastruktur. Salah satunya berdampak pada amblasnya senderan dan bereman di jalan Pangkung Kuwa Menuju Tembles tepatnya di Banjar Pangkung Kuwo, Desa Penyaringan, Kabupaten Jembrana. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, Selasa (21/6) mengatakan rusaknya beberapa infrastruktur dikarenakan cuaca ekstrem yang terjadi di Jembrana. Seerti sebelumnya juga terjadi gelombang tinggi di wilayah pesisir Jembrana hingga terjadi abrasi.

Petugas dari BPBD Kabupaten Jembrana diakuinya sudah melakukan pengecekan terhadap jalan dan bereman yang dilaporkan rusak akibat hujan deras yang terjadi pada Senin (20/6) lalu. Bereman tersebut dengan lebar 1 m, tinggi senderan 3,10 m, sementara panjang longsor mencapai 14,5 meter.

“Kami sudah melihat langsung kondisinya, jika membahayakan masyarakat akan di pasang gatis pembatas,” ujarnya. 

Artana juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap situasi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini. “Tetap waspada, bencana alam tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi. Namun tetap upayakan dengan melakukan pencegahan, jauhi pepohonan kering, jika berkendara saat hujan lebat disarankan berteduh ditempat aman,” pungkasnya.






Reporter: Gede Riantory Warmadewa

JEMBRANA, BALI EXPRESS – Cuaca Ektrem yang melanda Kabupaten Jembrana akhir-akhir ini mengakibatkan rusaknya sejumlah infrastruktur. Salah satunya berdampak pada amblasnya senderan dan bereman di jalan Pangkung Kuwa Menuju Tembles tepatnya di Banjar Pangkung Kuwo, Desa Penyaringan, Kabupaten Jembrana. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, Selasa (21/6) mengatakan rusaknya beberapa infrastruktur dikarenakan cuaca ekstrem yang terjadi di Jembrana. Seerti sebelumnya juga terjadi gelombang tinggi di wilayah pesisir Jembrana hingga terjadi abrasi.

Petugas dari BPBD Kabupaten Jembrana diakuinya sudah melakukan pengecekan terhadap jalan dan bereman yang dilaporkan rusak akibat hujan deras yang terjadi pada Senin (20/6) lalu. Bereman tersebut dengan lebar 1 m, tinggi senderan 3,10 m, sementara panjang longsor mencapai 14,5 meter.

“Kami sudah melihat langsung kondisinya, jika membahayakan masyarakat akan di pasang gatis pembatas,” ujarnya. 

Artana juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap situasi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini. “Tetap waspada, bencana alam tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi. Namun tetap upayakan dengan melakukan pencegahan, jauhi pepohonan kering, jika berkendara saat hujan lebat disarankan berteduh ditempat aman,” pungkasnya.






Reporter: Gede Riantory Warmadewa

Most Read

Artikel Terbaru

/