alexametrics
28.8 C
Denpasar
Thursday, June 30, 2022

KPU Bali Ajak Disdukcapil Validkan Data Pemilih Jelang Pemilu Serentak

DENPASAR, BALI EXPRESS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali menggelar rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan jelang Pemilu Serentak 2024. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Sekretariat KPU Provinsi Bali dengan melibatkan instansi terkait, Selasa (21/6).

“Data pemilih yang tidak valid akan berpengaruh pada penetapan alokasi kursi di setiap daerah,” tegas Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan.

Rapat koordinasi ini mengundang Gubernur Bali yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadis PMD Dukcapil) Provinsi Bali. Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali yang diwakili Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Bali.

Agung Lidartawan juga mengajak segenap peserta rakor untuk menjaga sinergi dan kerjasamanya. Hal itu sebagai langkah awal tahapan Pemilu Serentak 2024.

“Mendukung KPU mewujudkan data pemilih yang mutakhir dan valid dalam mensukseskan pelaksaanan Pemilu 2024,” imbuhnya.

Sementara itu, Kadis PMD Dukcapil Bali Putu Anom Agustina menyampaikan dukungannya mewujudkan data pemilih yang sinkron dengan data kependudukan.

Anom mengimbau agar sinergitas dan harmonisasi antara Disdukcapil pada masing-masing kabupaten/kota dengan KPU kabupaten/kota terus dibangun sesuai dengan wewenang dan tugas masing-masing.

Pada sesi diskusi para peserta dari Kadisdukcapil kabupaten/kota se-Bali dan anggota DPRD Komisi I kabupaten/kota aktif menyampaikan permasalahan, masukan dan saran. Semua itu terkait data pemilih yang pada intinya bersedia bersinergi dengan KPU dalam rangka mewujudkan data pemilih yang valid, nantinya juga akan menjadi masukan perbaikan data penduduk bagi pemerintah daerah.

 






Reporter: Putu Agus Adegrantika

DENPASAR, BALI EXPRESS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali menggelar rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan jelang Pemilu Serentak 2024. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Sekretariat KPU Provinsi Bali dengan melibatkan instansi terkait, Selasa (21/6).

“Data pemilih yang tidak valid akan berpengaruh pada penetapan alokasi kursi di setiap daerah,” tegas Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan.

Rapat koordinasi ini mengundang Gubernur Bali yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadis PMD Dukcapil) Provinsi Bali. Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali yang diwakili Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Bali.

Agung Lidartawan juga mengajak segenap peserta rakor untuk menjaga sinergi dan kerjasamanya. Hal itu sebagai langkah awal tahapan Pemilu Serentak 2024.

“Mendukung KPU mewujudkan data pemilih yang mutakhir dan valid dalam mensukseskan pelaksaanan Pemilu 2024,” imbuhnya.

Sementara itu, Kadis PMD Dukcapil Bali Putu Anom Agustina menyampaikan dukungannya mewujudkan data pemilih yang sinkron dengan data kependudukan.

Anom mengimbau agar sinergitas dan harmonisasi antara Disdukcapil pada masing-masing kabupaten/kota dengan KPU kabupaten/kota terus dibangun sesuai dengan wewenang dan tugas masing-masing.

Pada sesi diskusi para peserta dari Kadisdukcapil kabupaten/kota se-Bali dan anggota DPRD Komisi I kabupaten/kota aktif menyampaikan permasalahan, masukan dan saran. Semua itu terkait data pemilih yang pada intinya bersedia bersinergi dengan KPU dalam rangka mewujudkan data pemilih yang valid, nantinya juga akan menjadi masukan perbaikan data penduduk bagi pemerintah daerah.

 






Reporter: Putu Agus Adegrantika

Most Read

Artikel Terbaru

/