alexametrics
24.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Jenazah Konfirmasi Covid-19 di Datah Dikremasi

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Prosesi kremasi jenazah pasien terkonfirmasi Covid-19 asal Datah, Kecamatan Abang, Karangasem, berjalan lancar, Rabu (22/7). Kremasi yang dikoordinasi Sekretaris BPBD Karangasem, itu berlangsung pukul 10.00 sampai 11.30 Wita di setra (kuburan) desa setempat.

Belasan orang petugas gabungan, terdiri atas BPBD, Satpol PP Karangasem, Puskesmas Abang II, hingga Koramil, membantu pengangkatan, lalu dilakukan pembakaran jenazah. Beberapa orang kerabat juga hadir dan menyaksikan dari jarak jauh.

Kremasi berlangsung dengan protokol penanganan Covid-19. Petugas telah mengenakan alat pelindung diri (APD) sekali pakai. “Kami sudah sosialisasikan kepada keluarga dan warga. Termasuk berkoordinasi ke pihak terkait, seperti gugus tugas kecamatan, satgas desa dan gotong royong, keamanan, RSUD,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Ketut Arimbawa.

Kata Arimbawa, pengangkatan jenazah dilakukan sampai selesai, sedangkan kremasi dilaksanakan oleh keluarga. Tim melakukan pendampingan dan penyemprotan disinfektan di area sekitar. Pasien meninggal tersebut datanya telah dilaporkan oleh Provinsi Bali, Selasa (21/7) lalu.

Di hari yang sama, Gugus Tugas Covid-19 Karangasem juga telah melaporkan kasus ini dalam data perkembangan akumulatif kasus Korona di Karangasem. Tercatat dua pasien terkonfirmasi positif meninggal. Sedangkan kasus probable, lima orang dinyatakan meninggal. Sehingga total pasien meninggal asal Karangasem berjumlah tujuh orang.

Kepala Dinas Kesehatan Karangasem dr. I Gusti Bagus Putra Pertama membenarkan, dua pasien terakhir dilaporkan meninggal berasal dari Kecamatan Abang dan Manggis. Dia menyebut, pasien yang meninggal rata-rata sudah berusia tua dan ada juga yang memiliki riwayat penyakit penyerta sebelumnya.

Gugus Tugas juga melaporkan data terbaru, Rabu (22/7). Untuk kasus berdasarkan jenis kelamin, pasien asal Karangasem sebagian besar kaum pria dengan persentase 63 persen. Sedangkan sisanya pasien perempuan. “Ada penambahan satu kasus konfirmasi di Desa Ulakan. Sedangkan lima pasien asal Bugbug sembuh,” jelas birokrat asal Sidemen ini. 

Total kasus konfirmasi Covid-19 di Karangasem sebanyak 173 orang. Sebanyak 119 orang di antaranya sembuh, dan sisanya 47 orang masih perawatan. “Kasus Korona tercatat pernah terjadi di 44 desa. Kasus transmisi lokal ada di 38 desa. Maka kami tetap imbau masyarakat tetap terapkan protokol kesehatan mencegah penularan,” pungkasnya.

 


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Prosesi kremasi jenazah pasien terkonfirmasi Covid-19 asal Datah, Kecamatan Abang, Karangasem, berjalan lancar, Rabu (22/7). Kremasi yang dikoordinasi Sekretaris BPBD Karangasem, itu berlangsung pukul 10.00 sampai 11.30 Wita di setra (kuburan) desa setempat.

Belasan orang petugas gabungan, terdiri atas BPBD, Satpol PP Karangasem, Puskesmas Abang II, hingga Koramil, membantu pengangkatan, lalu dilakukan pembakaran jenazah. Beberapa orang kerabat juga hadir dan menyaksikan dari jarak jauh.

Kremasi berlangsung dengan protokol penanganan Covid-19. Petugas telah mengenakan alat pelindung diri (APD) sekali pakai. “Kami sudah sosialisasikan kepada keluarga dan warga. Termasuk berkoordinasi ke pihak terkait, seperti gugus tugas kecamatan, satgas desa dan gotong royong, keamanan, RSUD,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Ketut Arimbawa.

Kata Arimbawa, pengangkatan jenazah dilakukan sampai selesai, sedangkan kremasi dilaksanakan oleh keluarga. Tim melakukan pendampingan dan penyemprotan disinfektan di area sekitar. Pasien meninggal tersebut datanya telah dilaporkan oleh Provinsi Bali, Selasa (21/7) lalu.

Di hari yang sama, Gugus Tugas Covid-19 Karangasem juga telah melaporkan kasus ini dalam data perkembangan akumulatif kasus Korona di Karangasem. Tercatat dua pasien terkonfirmasi positif meninggal. Sedangkan kasus probable, lima orang dinyatakan meninggal. Sehingga total pasien meninggal asal Karangasem berjumlah tujuh orang.

Kepala Dinas Kesehatan Karangasem dr. I Gusti Bagus Putra Pertama membenarkan, dua pasien terakhir dilaporkan meninggal berasal dari Kecamatan Abang dan Manggis. Dia menyebut, pasien yang meninggal rata-rata sudah berusia tua dan ada juga yang memiliki riwayat penyakit penyerta sebelumnya.

Gugus Tugas juga melaporkan data terbaru, Rabu (22/7). Untuk kasus berdasarkan jenis kelamin, pasien asal Karangasem sebagian besar kaum pria dengan persentase 63 persen. Sedangkan sisanya pasien perempuan. “Ada penambahan satu kasus konfirmasi di Desa Ulakan. Sedangkan lima pasien asal Bugbug sembuh,” jelas birokrat asal Sidemen ini. 

Total kasus konfirmasi Covid-19 di Karangasem sebanyak 173 orang. Sebanyak 119 orang di antaranya sembuh, dan sisanya 47 orang masih perawatan. “Kasus Korona tercatat pernah terjadi di 44 desa. Kasus transmisi lokal ada di 38 desa. Maka kami tetap imbau masyarakat tetap terapkan protokol kesehatan mencegah penularan,” pungkasnya.

 


Most Read

Artikel Terbaru

/