Minggu, 24 Oct 2021
Bali Express
Home / Bali
icon featured
Bali

Sebelum Bertugas, Bupati dan Wabup Gianyar Natab Segehan Agung

22 September 2018, 09: 15: 08 WIB | editor : I Putu Suyatra

Sebelum Bertugas, Bupati dan Wabup Gianyar Natab Segehan Agung

NATAB : Bupati Gianyar, I Made Mahayastra dan Wakilnya Anak Agung Gede Mayun natab segehan agung di belakang candi bentar Pemkab Gianyar Jumat (21/9) kemarin. (HUMAS PEMKAB GIANYAR FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, GIANYAR - Bupati Gianyar, I Made Mahayastra dan Wakilnya AA Gede Mayun Jumat (21/9) menjalani ritual natab segehan Agung di belakang candi bentar dalam areal kantor bupati. Ritual itu dipimpin Ida Pedanda Wayahan Bun dari Gria Sanur, Pejeng, Gianyar. Ritual itu bertujuan menetralisasi dan menghilangkan pengaruh negatif, sekaligus penanda dimulainya tugas-tugas mereka.

Pantauan Bali Express (Jawa Pos) di Kantor Bupati Gianyar pagi kemarin menunjukkan, prosesi ini berlansung kyusuk. Baik Bupati Mahayastra maupun Wabup Agung Mayun juga tampak didampingi istri. Dalam prosesi ini kemudian tampak natab bebantenan berupa segehan agung yang sudah digelar di lantai beralaskan tikar. Tampak pula pemangku yang muput upacara, dengan disaksikan beberapa pejabat Pemkab Gianyar.

Baca juga: Guide Bodong di Lovina Bikin Resah, Kerap Menipu Wisatawan

Yang menarik, selama prosesi tersebut mantan Bupati Gianyar, AA Gde Agung Bharata juga turut menyaksikan. Sebelum akhirnya menghampiri dan bercengkrama dengan Bupati dan Wabup Gianyar yang baru.

Usai pelaksanaan natab segehan agung, prosesi dilanjutkan dengan persembahyangan bersama di Padmasana Kantor Bupati Gianyar. Upacara dan persembahyangan yang menjadi penanda dimulainya tugas-tugas mereka memimpin Gianyar.

Ida Pedanda Wayahan Bun di sela-sela upacara menjelaskan, upacara natab segehan agung yang dilaksanakan kemarin merupakan sebuah ritual suguhan  kepada bhutakala. Yang tak lain akumulasi dari pengaruh negatif. Dengan segehan ini, diharapkan dapat menetralisasi dan menghilangkan pengaruh negatif. Sehingga bupati dan wakil bupati dapat menjalankan tugas dengan baik, sesuai dengan program-program untuk pembangunan Gianyar dan kesejahtaraan masyarakat.

“Fungsi segehan agung ini juga sebagai caru, yaitu untuk memohon kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar terbina keharmonisan hidup. Kemudian terhindar dari segala godaan sekala niskala, terutama terhindar dari gangguan para bhuta kala,” terang Ida Pedanda Wayahan Bun. Rangkaian kegiatan juga diisi upacara pemlaspasan Piyasan Padmasana, serta ruang bupati dan wakil bupati.

(bx/wid/yes/JPR)

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia