alexametrics
29.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Puji Hakim Profesional, Jerinx Bacakan Eksepsi Pekan Depan

DENPASAR, BALI EXPRESS – Berbeda dengan sidang pertama yang berakhir dengan drama walk out (WO), sidang kedua kasus Jerinx, hari ini, Selasa (22/9), secara online berlangsung hingga selesai. 

Majelis Hakim sempat menunda sidang selama 15 menit, karena kuasa hukum yang mendampingi Jerinx belum tiba di ruang sidang Dit Reskrimsus Polda Bali. 

Pada awal persidangan, pihak Jerinx tetap meminta kepada Majelis Hakim agar sidang dilakukan secara tatap muka. Pihak Jerinx mengutarakan kepada Majelis Hakim bahwa pihaknya sedang meminta pendapat kepada Mahkamah Agung (MA) tentang permohonan sidang tatap muka. 

Menanggapi permintaan tersebut, Majelis Hakim kemudian mengatakan bahwa sambil menunggu keputusan Mahkamah Agung, sidang akan tetap dilakukan secara online. “Sampai ada keputusan sidang MA, sidang kita lakukan secara online,” ungkap Majelis Hakim. 

Agenda sidang pada hari ini, Majelis Hakim kembali meminta Jakasa Penuntut Umum (JPU) menjelaskan dakwaan yang disangkakan kepada Jerinx. Setelah dibacakan dan ditanyakan, Jerinx menyatakan mengerti dengan dakwaan yang dibacakan Majelis Hakim. 

Pihak Jerinx menyatakan akan mengajukan eksepsi atau keberatan terhadap dakwaan yang dibacakan Majelis Hakim. 

Ditemui usai persidangan, Kuasa Hukum Jerinx, Sugeng Teguh Santoso, mengungkapkan, jalannya sidang berlangsung lancar. “Persidangan berlangsung dengan baik, Majelis Hakim tadi menunjukkan profesionalitas,” ungkap Sugeng. 

Sugeng menekankan, pihaknya mengapresiasi Majelis Hakim yang akan menunggu sikap Mahkamah Agung terkait permohonan sidang tatap muka. “Tadi Majelis Hakim menyatakan melanjutkan sidang sambil menunggu keputusan MA, dan itu kami apresiasi,” jelasnya lagi.

Sidang akan dilanjutkan pada Selasa (29/9) depan dengan agenda pembacaan eksepsi dari pihak Jerinx. Drummer grup Superman Is Dead ini duduk di kursi pesakitan, karena disangkakan menghina Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali lewat kicauannya di medos yang mengatakan ‘IDI kacung WHO’.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Berbeda dengan sidang pertama yang berakhir dengan drama walk out (WO), sidang kedua kasus Jerinx, hari ini, Selasa (22/9), secara online berlangsung hingga selesai. 

Majelis Hakim sempat menunda sidang selama 15 menit, karena kuasa hukum yang mendampingi Jerinx belum tiba di ruang sidang Dit Reskrimsus Polda Bali. 

Pada awal persidangan, pihak Jerinx tetap meminta kepada Majelis Hakim agar sidang dilakukan secara tatap muka. Pihak Jerinx mengutarakan kepada Majelis Hakim bahwa pihaknya sedang meminta pendapat kepada Mahkamah Agung (MA) tentang permohonan sidang tatap muka. 

Menanggapi permintaan tersebut, Majelis Hakim kemudian mengatakan bahwa sambil menunggu keputusan Mahkamah Agung, sidang akan tetap dilakukan secara online. “Sampai ada keputusan sidang MA, sidang kita lakukan secara online,” ungkap Majelis Hakim. 

Agenda sidang pada hari ini, Majelis Hakim kembali meminta Jakasa Penuntut Umum (JPU) menjelaskan dakwaan yang disangkakan kepada Jerinx. Setelah dibacakan dan ditanyakan, Jerinx menyatakan mengerti dengan dakwaan yang dibacakan Majelis Hakim. 

Pihak Jerinx menyatakan akan mengajukan eksepsi atau keberatan terhadap dakwaan yang dibacakan Majelis Hakim. 

Ditemui usai persidangan, Kuasa Hukum Jerinx, Sugeng Teguh Santoso, mengungkapkan, jalannya sidang berlangsung lancar. “Persidangan berlangsung dengan baik, Majelis Hakim tadi menunjukkan profesionalitas,” ungkap Sugeng. 

Sugeng menekankan, pihaknya mengapresiasi Majelis Hakim yang akan menunggu sikap Mahkamah Agung terkait permohonan sidang tatap muka. “Tadi Majelis Hakim menyatakan melanjutkan sidang sambil menunggu keputusan MA, dan itu kami apresiasi,” jelasnya lagi.

Sidang akan dilanjutkan pada Selasa (29/9) depan dengan agenda pembacaan eksepsi dari pihak Jerinx. Drummer grup Superman Is Dead ini duduk di kursi pesakitan, karena disangkakan menghina Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali lewat kicauannya di medos yang mengatakan ‘IDI kacung WHO’.


Most Read

Artikel Terbaru

/