27.6 C
Denpasar
Thursday, September 29, 2022

Dugaan Korupsi UPTD PUPRKIM, 26 Saksi Diperiksa

DENPASAR, BALI EXPRESS-Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Bali melanjutkan pemeriksaan saksi saksi dalam perkara dugaan korupsi pendapatan dan belanja di UPTD PUPRKIM Denpasar.

Menurut Kasipenkum dan Humas Kejati Bali, A Luga Harlianto hingga Kamis (22/9) sebanyak 26 orang saksi telah diperiksa penyidik. “Kalau untuk materi belum bisa disampaikan ya..yang jelas kasus ini terkait dengan pengelolaan pendapatan dan belanja tahun 2018 dan 2020,”ujar Luga Harlianto.

Guna memperkuat alat bukti penyidikan perkara ini sambung Luga Harlianto penyidik telah menyita sejumlah dokumen kantor. Beberapa dokumen yang disita tersebut sebagian dilakukan sewaktu tim penyidik melakukan penggeledahan di Kantor UPTD PUPRKIM di Jalan Cokroaminoto, Denpasar,Senin (12/9) lalu.

Baca Juga :  Dikira Bangkai Kucit, Pemancing Temukan Mayat Bayi di Tukad Badung

Selama penggeledahan yang memakan waktu hampir sehari itu ditemukan sejumlah alat bukti yang mengarah telah terjadi tindak pidana korupsi. Ditanya terkait dengan penetapan tersangka, Luga Harlianto mengatakan belum bisa disampaikan saat ini. “Nanti kalau sudah selesai pasti dibeber semuanya,” tandas Luga Harlianto sembari menambahkan penyidikan mulai dilakukan Agustus lalu.






Reporter: Suharnanto

DENPASAR, BALI EXPRESS-Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Bali melanjutkan pemeriksaan saksi saksi dalam perkara dugaan korupsi pendapatan dan belanja di UPTD PUPRKIM Denpasar.

Menurut Kasipenkum dan Humas Kejati Bali, A Luga Harlianto hingga Kamis (22/9) sebanyak 26 orang saksi telah diperiksa penyidik. “Kalau untuk materi belum bisa disampaikan ya..yang jelas kasus ini terkait dengan pengelolaan pendapatan dan belanja tahun 2018 dan 2020,”ujar Luga Harlianto.

Guna memperkuat alat bukti penyidikan perkara ini sambung Luga Harlianto penyidik telah menyita sejumlah dokumen kantor. Beberapa dokumen yang disita tersebut sebagian dilakukan sewaktu tim penyidik melakukan penggeledahan di Kantor UPTD PUPRKIM di Jalan Cokroaminoto, Denpasar,Senin (12/9) lalu.

Baca Juga :  Tinggal Dibersihkan, Perbaikan Jalan Putus Sanggulan Pekan Ini Rampung

Selama penggeledahan yang memakan waktu hampir sehari itu ditemukan sejumlah alat bukti yang mengarah telah terjadi tindak pidana korupsi. Ditanya terkait dengan penetapan tersangka, Luga Harlianto mengatakan belum bisa disampaikan saat ini. “Nanti kalau sudah selesai pasti dibeber semuanya,” tandas Luga Harlianto sembari menambahkan penyidikan mulai dilakukan Agustus lalu.






Reporter: Suharnanto

Most Read

Artikel Terbaru

/