alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Bebas dari LP Kerobokan, Bule Lithuania Segera Dideportasi

BADUNG, BALI EXPRESS- Terpidana kasus penganiayaan asal Lithuania, Mantas V, Jumat (22/10) bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II Kerobokan. Sebelumnya, Mantas mendekam di lapas terbesar di Bali itu dalam kasus penganiayaan selama lima bulan.  “Selama dalam masa pidana yang bersangkutan berkelakuan baik dan menaati peraturan yang telah ditetapkan,” ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk dalam keterangan persnya.

Sebagaimana tugas dan fungsinya, menurut Jamaruli Manihuruk, LP Kerobokan telah melaksanakan pembinaan serta bimbingan sosial dan kerohanian kepada Mantas sebelum akhirnya dibebaskan. Pelaksanaan pembebasan telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) pembebasan warga asing seperti pemeriksaan barang bawaan oleh petugas lapas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Saat ini Mantas telah diserah terimakan kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai dengan pengawalan petugas untuk mendapatkan sanksi berupa pendeportasian ke negara asalnya. “Pihak Imigrasi sudah bersurat ke kedutaan negara Lithuania perihal keberadaan warganya yang kini ditempatkan di ruang detensi Imigrasi sambil menunggu jadwal pendeportasian,” imbuh Jamaruli Manihuruk.


BADUNG, BALI EXPRESS- Terpidana kasus penganiayaan asal Lithuania, Mantas V, Jumat (22/10) bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II Kerobokan. Sebelumnya, Mantas mendekam di lapas terbesar di Bali itu dalam kasus penganiayaan selama lima bulan.  “Selama dalam masa pidana yang bersangkutan berkelakuan baik dan menaati peraturan yang telah ditetapkan,” ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk dalam keterangan persnya.

Sebagaimana tugas dan fungsinya, menurut Jamaruli Manihuruk, LP Kerobokan telah melaksanakan pembinaan serta bimbingan sosial dan kerohanian kepada Mantas sebelum akhirnya dibebaskan. Pelaksanaan pembebasan telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) pembebasan warga asing seperti pemeriksaan barang bawaan oleh petugas lapas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Saat ini Mantas telah diserah terimakan kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai dengan pengawalan petugas untuk mendapatkan sanksi berupa pendeportasian ke negara asalnya. “Pihak Imigrasi sudah bersurat ke kedutaan negara Lithuania perihal keberadaan warganya yang kini ditempatkan di ruang detensi Imigrasi sambil menunggu jadwal pendeportasian,” imbuh Jamaruli Manihuruk.


Most Read

Artikel Terbaru

/