alexametrics
27.8 C
Denpasar
Friday, July 1, 2022

RSUD Klungkung Tetap Siagakan 67 Bed untuk Pasien Covid-19

SEMARAPURA, BALI EXPRESS- Pasien Covid-19 di RSUD Klungkung sudah melandai. Kini tinggal merawat satu orang.  Meski demikian, tetap menyiagakan 67 bed (tempat tidur).  Hal ini dibenarkan Direktur RSUD Klungkung dr I Nyoman Kesuma.

Kesuma mengungkapkan, pasien itu dirawat di ruang ICU. Kondisinya sudah mulai membaik. Sesuai rencana dilakukan swab test, Sabtu (23/10). “Kalau hasilnya negatif, dan tidak ada gejala, maka lusa boleh pulang,” ujar Kesuma, Jumat (22/10).

Meskipun setelah pasien itu pulang, tak lagi merawat pasien Covid-19, Kesuma memastikan bahwa rumah sakit setempat tetap menyiagakan ruang isolasi pasien Covid-19 dengan kapasitas 67 bed, berada di Ruang Mangga, Kedondong, ICU dan Ruang Manggis yang khusus untuk ibu hamil. Demikian pula dengan tenaga kesehatan tetap siaga di ruangan tersebut.  Hal tersebut untuk mengantisipasi apabila ada pasien Covid-19 butuh perawatan. Jumlah bed yang disediakan ini berkurang dari sebelumnya yang mencapai 167 bed.   “Pasien tidak bisa kami perkirakan kapan datangnya. Bisa saja malam datang,” jelasnya.

Ruang isolasi dipertahankan masih melihat perkembangkan kasus. Mengingat, saat ini pandemi masih terjadi, hanya melandai. Kesuma pun mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Seperti rajin mencuci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan dan lainnya yang pada intinya mencegah penyebaran virus Korona. Bagi yang belum ikut vaksinasi agar segera. Apalagi yang rentan terpapar virus. “Jangan lalai, jangan menganggap Covid sudah musnah,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung Ni Made Adi Swapatni menyebutkan, ada 12 orang masih menjalani isolasi karena terpapar Covid-19 di Klungkung. Sebanyak 10 orang di antaranya isolasi terpusat desa, satu orang dirawat di RSUD Klungkung, dan satu orang lagi di isolasi terpusat Provinsi Bali.


SEMARAPURA, BALI EXPRESS- Pasien Covid-19 di RSUD Klungkung sudah melandai. Kini tinggal merawat satu orang.  Meski demikian, tetap menyiagakan 67 bed (tempat tidur).  Hal ini dibenarkan Direktur RSUD Klungkung dr I Nyoman Kesuma.

Kesuma mengungkapkan, pasien itu dirawat di ruang ICU. Kondisinya sudah mulai membaik. Sesuai rencana dilakukan swab test, Sabtu (23/10). “Kalau hasilnya negatif, dan tidak ada gejala, maka lusa boleh pulang,” ujar Kesuma, Jumat (22/10).

Meskipun setelah pasien itu pulang, tak lagi merawat pasien Covid-19, Kesuma memastikan bahwa rumah sakit setempat tetap menyiagakan ruang isolasi pasien Covid-19 dengan kapasitas 67 bed, berada di Ruang Mangga, Kedondong, ICU dan Ruang Manggis yang khusus untuk ibu hamil. Demikian pula dengan tenaga kesehatan tetap siaga di ruangan tersebut.  Hal tersebut untuk mengantisipasi apabila ada pasien Covid-19 butuh perawatan. Jumlah bed yang disediakan ini berkurang dari sebelumnya yang mencapai 167 bed.   “Pasien tidak bisa kami perkirakan kapan datangnya. Bisa saja malam datang,” jelasnya.

Ruang isolasi dipertahankan masih melihat perkembangkan kasus. Mengingat, saat ini pandemi masih terjadi, hanya melandai. Kesuma pun mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Seperti rajin mencuci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan dan lainnya yang pada intinya mencegah penyebaran virus Korona. Bagi yang belum ikut vaksinasi agar segera. Apalagi yang rentan terpapar virus. “Jangan lalai, jangan menganggap Covid sudah musnah,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung Ni Made Adi Swapatni menyebutkan, ada 12 orang masih menjalani isolasi karena terpapar Covid-19 di Klungkung. Sebanyak 10 orang di antaranya isolasi terpusat desa, satu orang dirawat di RSUD Klungkung, dan satu orang lagi di isolasi terpusat Provinsi Bali.


Most Read

Artikel Terbaru

/