alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Selamat Jalan Menwa Senior ‘Pak Udin’

BALI EXPRESS, DENPASAR – Sempat berjuang melawan sakit, salah satu tokoh senior Korps Menwa Ugracena, Sjafruddin Mayang menghembuskan nafas terakhirnya, Kamis (22/11) pada usia 58 tahun. Jenazah almarhum dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Jalan Pendidikan, Sidakarya. Ketua Manajemen Monumen Resimen Mahasiswa Ugraçena tersebut meninggalkan istri, Zachrolina dan dua putri, Dina Riska Farhani Mayang dan Dian Nur Laili Mayang.

Dina, anak sulung almarhum menyatakan pihak keluarga sangat kehilangan sosok sang ayah. Namun demikian, keluarga berupaya ikhlas, karena Tuhan telah berkehendak. “Beliau adalah sosok yang sangat berwibawa dan sebagai panutan kami,” ungkapnya usai pemakaman.

Baca Juga :  Banjir dan Longsor Terjang Lima Lokasi di Kerambitan

Salah satu sikap almarhum yang menginspirasi, kata Dina, jiwa sosial yang kental. Pria kelahiran 16 Agustus 1960 di atas KM Tabinta tersebut dikatakan sederhana dan ringan tangan. “Beliau sangat total dalam kerja sosial. Itu sangat menginspirasi kami,” tegasnya seraya memohon maaf jika selama hidup almarhum sempat berbuat salah.

Sementara itu, Ketua Korps Menwa Ugraçena, Bagus Ngurah Rai, juga menyatakan bela sungkawa bersama jajarannya. Mantan Kepsta RRI Singaraja ini mengaku sangat kehilangan Wakil Sekretaris Korps Menwa Indonesia Bali itu, yang selain rekan di organisasi, juga sahabat dalam keseharian. “Kami tidak menyangka beliau pergi secepat ini,” ungkapnya di sela pemakaman.

Bagus Ngurah Rai mengenang almarhum yang akrab disapa ‘Pak Udin’ itu sebagai sosok yang santun dan mudah bergaul. Meski usianya sudah senja, namun dikenal sangat aktif dalam berbagai organisasi sosial. Salah satunya Menwa yang bergerak dalam penanaman bela negara di lingkungan generasi muda. Oleh karena itu, berpulangnya lulusan Undiknas tersebut benar-benar menyisakan kesedihan yang mendalam. “Tapi walau bagaimanapun, kita hanya bisa mendoakan alamarhum sebaik-baiknya. Semoga Tuhan memberikan tempat terbaik,” ujarnya.

Baca Juga :  PHDI se-Bali Tolak Proyek Bali Crossing

Almarhum sebelumnya sempat dirawat di ruang ICU RSUP Sanglah. Berdasarkan informasi, Wakil Ketua Korps Menwa Kabupaten Badung itu mengidap infeksi usus. Sebelum dikebumikan, jenazah almarhum dimandikan di rumah duka, Perumahan Dalung Permai, Blok E Nomor 32, Banjar Lingga Bumi, Kuta Utara, Badung. Selanjutnya disholatkan di Mushollah Baitul Izzah dan diberangkatkan ke TPU Sidakarya.


BALI EXPRESS, DENPASAR – Sempat berjuang melawan sakit, salah satu tokoh senior Korps Menwa Ugracena, Sjafruddin Mayang menghembuskan nafas terakhirnya, Kamis (22/11) pada usia 58 tahun. Jenazah almarhum dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Jalan Pendidikan, Sidakarya. Ketua Manajemen Monumen Resimen Mahasiswa Ugraçena tersebut meninggalkan istri, Zachrolina dan dua putri, Dina Riska Farhani Mayang dan Dian Nur Laili Mayang.

Dina, anak sulung almarhum menyatakan pihak keluarga sangat kehilangan sosok sang ayah. Namun demikian, keluarga berupaya ikhlas, karena Tuhan telah berkehendak. “Beliau adalah sosok yang sangat berwibawa dan sebagai panutan kami,” ungkapnya usai pemakaman.

Baca Juga :  HUT Kota Amlapura, Mas Sumatri Berikan Wawasan pada Masyarakat

Salah satu sikap almarhum yang menginspirasi, kata Dina, jiwa sosial yang kental. Pria kelahiran 16 Agustus 1960 di atas KM Tabinta tersebut dikatakan sederhana dan ringan tangan. “Beliau sangat total dalam kerja sosial. Itu sangat menginspirasi kami,” tegasnya seraya memohon maaf jika selama hidup almarhum sempat berbuat salah.

Sementara itu, Ketua Korps Menwa Ugraçena, Bagus Ngurah Rai, juga menyatakan bela sungkawa bersama jajarannya. Mantan Kepsta RRI Singaraja ini mengaku sangat kehilangan Wakil Sekretaris Korps Menwa Indonesia Bali itu, yang selain rekan di organisasi, juga sahabat dalam keseharian. “Kami tidak menyangka beliau pergi secepat ini,” ungkapnya di sela pemakaman.

Bagus Ngurah Rai mengenang almarhum yang akrab disapa ‘Pak Udin’ itu sebagai sosok yang santun dan mudah bergaul. Meski usianya sudah senja, namun dikenal sangat aktif dalam berbagai organisasi sosial. Salah satunya Menwa yang bergerak dalam penanaman bela negara di lingkungan generasi muda. Oleh karena itu, berpulangnya lulusan Undiknas tersebut benar-benar menyisakan kesedihan yang mendalam. “Tapi walau bagaimanapun, kita hanya bisa mendoakan alamarhum sebaik-baiknya. Semoga Tuhan memberikan tempat terbaik,” ujarnya.

Baca Juga :  Jaya Negara Jadikan Indikator Anggaran Beri Azas Manfaat Masyarakat

Almarhum sebelumnya sempat dirawat di ruang ICU RSUP Sanglah. Berdasarkan informasi, Wakil Ketua Korps Menwa Kabupaten Badung itu mengidap infeksi usus. Sebelum dikebumikan, jenazah almarhum dimandikan di rumah duka, Perumahan Dalung Permai, Blok E Nomor 32, Banjar Lingga Bumi, Kuta Utara, Badung. Selanjutnya disholatkan di Mushollah Baitul Izzah dan diberangkatkan ke TPU Sidakarya.


Most Read

Artikel Terbaru

/