alexametrics
27.8 C
Denpasar
Friday, July 1, 2022

Tak Kuat Menanjak, Truk Muat Teh 18 Ton ‘Mekirig’

GIANYAR, BALI EXPRESS – Diduga karena kelebihan muatan, sebuah truk bermuatan minuman kemasan Teh Pucuk tidak kuat menanjak di Jalan Prangsada, Banjar Tojan, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Senin (22/11) sekitar pukul 04.00 WITA. Posisi truk yang ‘ngadat’ ditengah jalan itu pun membuat arus lalu lintas tersendat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, truk Hino bernomor polisi DK 8379 DF tersebut datang dari arah selatan menuju utara. Namun setibanya di TKP, truk tersebut ‘mekirig’ karena tak kuat menanjak. Beruntung kernet truk dengan sigap turun dan mengganjal ban truk. Lokasi kejadian sendiri memang cukup rawan dan sering kali terjadi truk tak kuat menanjak. “Dua bulan lalu sempat truk muat beras dan pasir yang tidak kuat nanjak lalu mundur dan masuk ke jurang,” ujar salah seorang warga di TKP.

 

Sementara itu ditemui di lokasi, sopir truk, I Gede Wardana, 57,  asal Negara, mengatakan jika truk yang ia kemudikan membawa muatan minuman kemasan Teh Pucuk seberat 18 ton. Sebelum kejadian dirinya mengambil barang di Malang lalu hendak melakukan bongkar muat di dekat Stadion Dipta. Namun karena jalan di Sukawati ditutup akibat adanya pengerjaan jalan bawah tanah, maka ia terpaksa melintas di Jalan Tojan, Pering. “Kalau lewat Desa Celuk jalannya lebik ekstrim, makanya saja lewat sini (Jalan Tojan) tapi ternyata tidak bisa menanjak,” paparnya.

 

Dirinya bisa saja melintas lewat Kabupaten Klungkung, namun kata dia akan menghabiskan BBM yang lebih banyak dan waktu yang lebih lama. Sedangkan dirinya bekerja secara borongan. “Ini orderan sudah sejak Galungan, tapi tidak ada sopir, jadi harus cepat sampai. Sampai ditempat bongkar muat, akan diambil sama yang pesan pakai pikap,” imbuhnya.

 

Dirinya pun berharap agar pengerjaan jalan bawah tanah penghubung Pasar Seni Sukawati tersebut bisa segera rampung. Sehingga sebagai sopir truk yang biasa mengangkut barang ke Gianyar, ia tak perlu mencari jalan alternatif lagi. “Semoga pengerjaan terowongan di Sukawati dipercepat,” tandasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Diduga karena kelebihan muatan, sebuah truk bermuatan minuman kemasan Teh Pucuk tidak kuat menanjak di Jalan Prangsada, Banjar Tojan, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Senin (22/11) sekitar pukul 04.00 WITA. Posisi truk yang ‘ngadat’ ditengah jalan itu pun membuat arus lalu lintas tersendat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, truk Hino bernomor polisi DK 8379 DF tersebut datang dari arah selatan menuju utara. Namun setibanya di TKP, truk tersebut ‘mekirig’ karena tak kuat menanjak. Beruntung kernet truk dengan sigap turun dan mengganjal ban truk. Lokasi kejadian sendiri memang cukup rawan dan sering kali terjadi truk tak kuat menanjak. “Dua bulan lalu sempat truk muat beras dan pasir yang tidak kuat nanjak lalu mundur dan masuk ke jurang,” ujar salah seorang warga di TKP.

 

Sementara itu ditemui di lokasi, sopir truk, I Gede Wardana, 57,  asal Negara, mengatakan jika truk yang ia kemudikan membawa muatan minuman kemasan Teh Pucuk seberat 18 ton. Sebelum kejadian dirinya mengambil barang di Malang lalu hendak melakukan bongkar muat di dekat Stadion Dipta. Namun karena jalan di Sukawati ditutup akibat adanya pengerjaan jalan bawah tanah, maka ia terpaksa melintas di Jalan Tojan, Pering. “Kalau lewat Desa Celuk jalannya lebik ekstrim, makanya saja lewat sini (Jalan Tojan) tapi ternyata tidak bisa menanjak,” paparnya.

 

Dirinya bisa saja melintas lewat Kabupaten Klungkung, namun kata dia akan menghabiskan BBM yang lebih banyak dan waktu yang lebih lama. Sedangkan dirinya bekerja secara borongan. “Ini orderan sudah sejak Galungan, tapi tidak ada sopir, jadi harus cepat sampai. Sampai ditempat bongkar muat, akan diambil sama yang pesan pakai pikap,” imbuhnya.

 

Dirinya pun berharap agar pengerjaan jalan bawah tanah penghubung Pasar Seni Sukawati tersebut bisa segera rampung. Sehingga sebagai sopir truk yang biasa mengangkut barang ke Gianyar, ia tak perlu mencari jalan alternatif lagi. “Semoga pengerjaan terowongan di Sukawati dipercepat,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/