26.5 C
Denpasar
Saturday, February 4, 2023

Ambil Anjing di Jalan Raya, Divonis 3 Bulan Plus 20 Hari

DENPASAR, BALI EXPRESS – Perkara langka disidangkan di Denpasar sekaligus menjadi peringatan bagi warga yang melintas di jalanan. Jadi, jangan asal mengambil sesuatu bila tidak ingin bernasip seperti Chevito Maliki Ybd Nurali.

Informasi di PN Denpasar, Senin (21/11) menyebutkan, Chevito divonis bersalah oleh majelis hakim PN Denpasar yang diketuai Wayan Suarta. Ia harus masuk penjara selama 3 bulan 20 hari. Lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni 4 bulan penjara.

Singkat ceritanya, pada 6 Agustus 2022 lalu sekitar pukul 16.30 Wita, Chevito melintas di depan toko Jalan Kediri, Tuban, Kuta, Badung. Kala itu dia melihat seekor anjing berwarna hitam silver berada di tengah jalan.

Melihat hal itu, spontan Chevito memanggil anjing tersebut. Setelah anjing itu mendekat, anjing itu kemudian dipegang-pegang kepalanya dengan menggunakan tangan kanan. Selanjutnya, dia menggendong anjing itu dan diletakkan di pijakan motor yang dikendarainya.

Tanpa pikir panjang, anjing malang itu dibawa pulang ke rumahnya di kawasan Nusa Dua, Badung. Anjing itu lantas ia jual melalui akun FB seharga Rp 1,4 juta. Tak berapa lama, ada seseorang bernama Steve Gani Suryajaya Adi berminat membelinya. Keduanya pun lantas janjian bertemu.

Tanpa terduga, pembeli tersebut adalah pemilik anjing itu. Celakanya, pembeli saat transaksi mengajak anggota polisi yang lebih dulu menerima laporan adanya anjing hilang. Saat itu juga Chevito digelandang ke kantor polisi dengan tuduhan melakukan pencurian sebagaimana diatur dalam pasal 362 KUHP. “Korban mengaku mengalami kerugian Rp 9 juta,” sebut jaksa Angelica Sovieana Ansanay dalam dakwaannya.

Dalam putusan tersebut, hakim selain menahan terdakwa, juga memerintahkan anjing jenis Schnauzer warna hitam silver dikembalikan pada korban Steve Gani Suryajaya Adi.

 






Reporter: Suharnanto

DENPASAR, BALI EXPRESS – Perkara langka disidangkan di Denpasar sekaligus menjadi peringatan bagi warga yang melintas di jalanan. Jadi, jangan asal mengambil sesuatu bila tidak ingin bernasip seperti Chevito Maliki Ybd Nurali.

Informasi di PN Denpasar, Senin (21/11) menyebutkan, Chevito divonis bersalah oleh majelis hakim PN Denpasar yang diketuai Wayan Suarta. Ia harus masuk penjara selama 3 bulan 20 hari. Lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni 4 bulan penjara.

Singkat ceritanya, pada 6 Agustus 2022 lalu sekitar pukul 16.30 Wita, Chevito melintas di depan toko Jalan Kediri, Tuban, Kuta, Badung. Kala itu dia melihat seekor anjing berwarna hitam silver berada di tengah jalan.

Melihat hal itu, spontan Chevito memanggil anjing tersebut. Setelah anjing itu mendekat, anjing itu kemudian dipegang-pegang kepalanya dengan menggunakan tangan kanan. Selanjutnya, dia menggendong anjing itu dan diletakkan di pijakan motor yang dikendarainya.

Tanpa pikir panjang, anjing malang itu dibawa pulang ke rumahnya di kawasan Nusa Dua, Badung. Anjing itu lantas ia jual melalui akun FB seharga Rp 1,4 juta. Tak berapa lama, ada seseorang bernama Steve Gani Suryajaya Adi berminat membelinya. Keduanya pun lantas janjian bertemu.

Tanpa terduga, pembeli tersebut adalah pemilik anjing itu. Celakanya, pembeli saat transaksi mengajak anggota polisi yang lebih dulu menerima laporan adanya anjing hilang. Saat itu juga Chevito digelandang ke kantor polisi dengan tuduhan melakukan pencurian sebagaimana diatur dalam pasal 362 KUHP. “Korban mengaku mengalami kerugian Rp 9 juta,” sebut jaksa Angelica Sovieana Ansanay dalam dakwaannya.

Dalam putusan tersebut, hakim selain menahan terdakwa, juga memerintahkan anjing jenis Schnauzer warna hitam silver dikembalikan pada korban Steve Gani Suryajaya Adi.

 






Reporter: Suharnanto

Most Read

Artikel Terbaru